www.kompas.com
Bunker ini berfungsi sebagai titik penerimaan utama sebelum sampah diolah menjadi bahan bakar alternatif atau produk RDF. Sebelum sampah diturunkan ke dalam bunker, setiap truk pengangkut (compacting truck) wajib membuang cairan lindi (air sampah) di area khusus. Hal ini dilakukan untuk memastikan kadar air sampah yang masuk ke bunker tetap terkendali, sehingga mempermudah proses pencacahan dan pengeringan pada tahap selanjutnya.(Manda Firmansyah/Kompas.com)