www.kompas.com
Abrasi mengikis daratan di kawasan pesisir Surabaya, dengan garis pantai yang tertimbun sedimen lumpur dan sampah kiriman pada Selasa (29/9/2029). Berbagai metode penanaman bibit mangrove pernah dicoba pada lokasi paling terdampak kiriman sampah di hutan mangrove ini. Namun, tingkat kegagalan penanaman mangrove masih tetap sangat tinggi karena akar tumbuhan tertimbun sampah. Ini diperparah lokasi hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki melintasi medan yang berat. Bahkan di beberapa area terdekat dengan laut atau di atas (bekas) aliran sungai harus merangkak dan mencium bau sampah yang menyengat.(Manda Firmansyah/Kompas.com)