Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puluhan Ribu Mahasiswa Daftar Jadi Gojek Campus Ambassador

Kompas.com, 9 Januari 2024, 07:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Program Gojek Campus Ambassador 2023 yang digagas Gojek, unit bisnis on-demand service PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk tuntas dihelat.

Program yang dimulai sejak awal September dan mendapat 72.000 pendaftar ditutup dengan penentuan dua pemenang tingkat nasional dan 44 pemenang tingkat kota dari seluruh Indonesia.

Sebanyak 478 Gojek Campus Ambassador yang terpilih berhasil mengenalkan pemanfaatan teknologi Gojek untuk memudahkan kehidupan sehari-hari kepada ratusan ribu pengguna baru serta pelanggan dalam waktu tiga bulan saja.

Data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menunjukkan, pengguna internet di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 82 juta orang.

Dengan capaian tersebut, Indonesia berada pada peringkat ke-8 di dunia. Dari jumlah pengguna internet tersebut, 80 persen di antaranya adalah remaja berusia 15-19 tahun.

Baca juga: Gojek Gandeng Gramedia Academy Luluskan Ribuan Anak Mitra Driver

Head of Regions Gojek Gede Manggala mengatakan, anak muda tumbuh dan berkembang dengan dikelilingi teknologi.

Namun, belum banyak yang memanfaatkan teknologi digital dengan optimal untuk memudahkan aktivitas keseharian mereka.

"Padahal, pengetahuan dan penguasaan atas solusi-solusi berbasis teknologi digital menjadi kompetensi yang harus dimiliki oleh talenta-talenta masa depan," ujarnya, dalam rilis pers, Senin (8/1/2024).

Gede menambahkan, melalui program Gojek Campus Ambassador, perusahaan tidak sekadar mengenalkan pemanfaatan teknologi untuk memudahkan keseharian anak muda, namun juga membekali dengan berbagai pelatihan soft skill dan hard skill agar bisa kompetitif di tengah persaingan yang ketat untuk membangun karir  masa depan.

Harapannya, mereka bukan hanya menjadi konsumen teknologi, namun sebaiknya juga mampu memanfaatkan teknologi untuk menjadi solusi agar lebih produktif.”

Selain mendapatkan uang saku dan ditraktir berbagai layanan Gojek, seluruh Gojek Campus Ambassador yang telah terpilih mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari Critical Thinking and Problem Solving oleh perwakilan tim Gojek, Personal Branding for Career Preparation oleh Profesional HR dan kreator konten Vina Muliana.

Juga diberikan pelatihan Exclusive Sharing Session bersama Jerome Polin untuk mengetahui rahasia di balik kesuksesan Jerome untuk menjadi figur publik yang berprestasi dalam akademis, bisnis, dan media sosial.

Pemenang Nasional Gojek Campus Ambassador asal Medan Mahriza Haq mengatakan, manfaat paling berharga  adalah bisa membangun jaringan nasional dari seluruh kampus se-kota Medan dan se-Indonesia, serta belajar langsung dari perusahaan teknologi kelas dunia seperti Gojek.

"Saya juga senang bisa mewakili Kota Medan, bisa mewakili kampus saya yaitu Politeknik Ganesha Medan dan berbagi ilmu dengan teman-teman di kampus, dan tak lupa pula berbagi pengalaman di dunia media sosial yang saya miliki," cetusnya.

Dua pemenang nasional berhak mendapatkan tabungan pendidikan sebesar total Rp 40 juta, sementara tiga pemenang dari masing-masing kota mendapatkan tabungan pendidikan sebesar Rp 2 juta.

Seluruh pemenang Gojek Campus Ambassador saat ini tengah bersiap untuk belajar langsung dari tim Gojek melalui program magang pada 2024.

Selain itu, 478 alumni Gojek Campus Ambassador berkesempatan ikut serta dalam berbagai program Gojek yang akan diselenggarakan pada 2024. 

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
AHY: Jangan Sampai Talenta dan Pakar Teknologi Kabur dari Indonesia
AHY: Jangan Sampai Talenta dan Pakar Teknologi Kabur dari Indonesia
Pemerintah
Hilangnya Biodiversitas Tanaman Kurangi Kemampuan Padang Rumput Serap Karbon
Hilangnya Biodiversitas Tanaman Kurangi Kemampuan Padang Rumput Serap Karbon
Pemerintah
Hutan Mangrove di Surabaya Timur Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Seperti TPA
Hutan Mangrove di Surabaya Timur Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Seperti TPA
LSM/Figur
Langkah Nyata Industri Fashion, Bentuk Aliansi Demi Kurangi Limbah Tekstil
Langkah Nyata Industri Fashion, Bentuk Aliansi Demi Kurangi Limbah Tekstil
Pemerintah
Konflik Bersenjata Hancurkan Lahan Pertanian Global, Ancam Potensi Pangan Dunia
Konflik Bersenjata Hancurkan Lahan Pertanian Global, Ancam Potensi Pangan Dunia
Pemerintah
Adopsi AI Makin Masif, Bank Fokus Terapkan Responsible AI
Adopsi AI Makin Masif, Bank Fokus Terapkan Responsible AI
Pemerintah
Kemenhut Pilih Wehea-Kelay sebagai Lokasi Percontohan Multiusaha Kehutanan
Kemenhut Pilih Wehea-Kelay sebagai Lokasi Percontohan Multiusaha Kehutanan
Pemerintah
Ekonomi Biru Indonesia Butuh Pembiayaan Inovatif, Hilirisasi Rumput Laut Jadi Peluang
Ekonomi Biru Indonesia Butuh Pembiayaan Inovatif, Hilirisasi Rumput Laut Jadi Peluang
Pemerintah
Ilmuwan yang Terlalu Percaya Solusi Teknologi Cenderung Pasif Hadapi Krisis Iklim
Ilmuwan yang Terlalu Percaya Solusi Teknologi Cenderung Pasif Hadapi Krisis Iklim
Pemerintah
AHY Soroti Pencemaran dan Sedimentasi Sungai, Dorong Pengelolaan Air Terpadu
AHY Soroti Pencemaran dan Sedimentasi Sungai, Dorong Pengelolaan Air Terpadu
Pemerintah
Program FOLU dan PBNU Rintis Pemanfaatan Hutan Selain Tebu di Blitar Jatim
Program FOLU dan PBNU Rintis Pemanfaatan Hutan Selain Tebu di Blitar Jatim
LSM/Figur
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum
BUMN
Pengurangan Emisi Krusial untuk Tekan Penyakit Bawaan Nyamuk
Pengurangan Emisi Krusial untuk Tekan Penyakit Bawaan Nyamuk
LSM/Figur
Kota Rendah Karbon Butuh Tata Kelola Terintegrasi dan Kolaborasi Antardaerah
Kota Rendah Karbon Butuh Tata Kelola Terintegrasi dan Kolaborasi Antardaerah
LSM/Figur
AI dan Transisi Energi Buka Peluang Investasi, Indonesia Perlu Siapkan Talenta
AI dan Transisi Energi Buka Peluang Investasi, Indonesia Perlu Siapkan Talenta
Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau