Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 5 April 2024, 10:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Samator Indo Gas Tbk menggelar acara buka puasa bersama yang mengusung tema Green Ngabuburit: Tree for City, di Taman Waduk Ria Rio, Selasa (2/4/2024).

Menghadirkan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, program Safari Ramadhan tahun 2024 yang digelar oleh Samator Group dilaksanakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) bekerja sama dengan beberapa pihak mulai dari jajaran dinas pemerintahan hingga rekan-rekan dari panti asuhan setempat.

Green Ngabuburit: Tree for City diselenggarakan di tiga kota yakni, Banjarbaru, Kamis  (21/3/2024) di RTH Al-Munawarrah, dilanjutkan yang kedua di Jakarta Timur, Selasa (2/4/2024) di Taman Waduk Ria Rio, dan ditutup di Kota Surabaya Kamis (4/4/2024) di Kebun Bibit Wonorejo.

President Director and CEO PT Samator Indo Gas Tbk Rachmat Harsono mengatakan, isu tingginya polusi udara di Kota Jakarta menjadi sorotan sejak tahun lalu.

Baca juga: Peneliti BRIN Kembangkan Metode Daur Ulang Baterai Litium Ramah Lingkungan

Indeks Kualitas Udara (IKU) di Jakarta saat ini menunjukkan angka 169 dengan polutan utama PM 2.5 sehingga dapat dikategorikan memiliki kualitas udara yang tidak sehat.

Penanaman pohon di RTH juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan karena bersihnya lingkungan tidak hanya menciptakan ruang yang nyaman untuk aktivitas, tetapi juga membantu mewujudkan kesehatan fisik dan mental bagi masyarakat yang mengunjungi serta memperkaya ekosistem sekitar.

"Seperti yang kita lakukan saat ini, berkegiatan di RTH memiliki banyak manfaat mulai dari peningkatan produktivitas dan kreativitas serta dapat meningkatkan kondisi kesehatan khususnya pada bulan suci Ramadhan ini," tutur Rachmat.

Kegiatan diawali dengan prosesi penanaman lima bibit pohon flamboyan dan philodendron.

Selain itu juga dilakukan penyerahan 50 bibit Pohon Palem Kipas, Lili Paris, dan Pucuk Merah dari Samator Group kepada Kelurahan Manggarai.

Bibit pohon ini juga merupakan simbolisasi dari semangat serta optimisme Samator Group menyongsong 50 tahun Samator Emas pada 2025 nanti.

Baca juga: BRIN Dorong Industri Riset Kosmetik Lokal Berbahan Ramah Lingkungan

Pada saat yang bersamaan, sebanyak 26 anak Panti Asuhan Muslimin Jaya dan Chairunnisa tampak antusias mengikuti kegiatan melukis bertemakan lingkungan.

Melukis di RTH menjadi sarana Samator Group dalam memfasilitasi kreativitas anak-anak serta memperkenalkan generasi muda dengan nilai-nilai perlindungan lingkungan dan membangun kesadaran akan pentingnya mempertahankan alam semesta bagi kita dan generasi yang akan datang.

Rachmat mengatakan, konsep baru dalam acara Safari Ramadhan ini juga merupakan komitmen kami sebagai perusahaan terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG).

"Kami menyadari bahwa perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat adalah bagian penting dari pembangunan bisnis yang berkelanjutan," imbuh Rachmat.

Melalui Green Ngabuburit: Tree for City, Samator Group terus berkomitmen dalam kontribusi nyata menciptakan perusahaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta memberi manfaat positif bagi masyarakat sekitar.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Universitas Pattimura Dorong Digitalisasi Musik Ambon untuk Perkuat Hak Cipta
Universitas Pattimura Dorong Digitalisasi Musik Ambon untuk Perkuat Hak Cipta
LSM/Figur
Lapisan Es Antarktika Terus Meleleh Sepanjang Abad meski Emisi Dipangkas
Lapisan Es Antarktika Terus Meleleh Sepanjang Abad meski Emisi Dipangkas
Pemerintah
PBB: Panas Ekstrem Ancam Keselamatan Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir
PBB: Panas Ekstrem Ancam Keselamatan Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir
Pemerintah
OJK : Infrastruktur Pasar Karbon RI Paling Kompleks di Dunia, 2026 - 2027 Jadi Fase Krusial
OJK : Infrastruktur Pasar Karbon RI Paling Kompleks di Dunia, 2026 - 2027 Jadi Fase Krusial
Pemerintah
Kisah Suhendra, Bangkit dari Bangkrut Usai Jadi Rantai Pasok IWIP
Kisah Suhendra, Bangkit dari Bangkrut Usai Jadi Rantai Pasok IWIP
Swasta
Studi: Anak-Anak Masyarakat Adat Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim
Studi: Anak-Anak Masyarakat Adat Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim
Pemerintah
Blackout Iberia Jadi Pelajaran, Indonesia Perlu Perkuat Jaringan Listrik
Blackout Iberia Jadi Pelajaran, Indonesia Perlu Perkuat Jaringan Listrik
LSM/Figur
Raksasa Bisnis Dunia Desak Reformasi Keuangan Demi Hentikan Kerusakan Alam
Raksasa Bisnis Dunia Desak Reformasi Keuangan Demi Hentikan Kerusakan Alam
Pemerintah
Momentum Kesepakatan BRICS bagi Ambisi 100 GW PLTS Indonesia
Momentum Kesepakatan BRICS bagi Ambisi 100 GW PLTS Indonesia
LSM/Figur
Dari Perca Tenun NTT Jadi Produk Bernilai Tinggi lewat Teknik Sashiko Jepang
Dari Perca Tenun NTT Jadi Produk Bernilai Tinggi lewat Teknik Sashiko Jepang
Pemerintah
Badan Baru: Di Mana Ruang Kelola Masyarakat Gambut?
Badan Baru: Di Mana Ruang Kelola Masyarakat Gambut?
Pemerintah
Dari Biopori hingga Maggot, Warga Surabaya Bangun Ekosistem Kampung Ramah Lingkungan
Dari Biopori hingga Maggot, Warga Surabaya Bangun Ekosistem Kampung Ramah Lingkungan
LSM/Figur
Limbah Cairan Perasan Rumput Laut Diolah Jadi Kemasan Pintar Dukung Keamanan Pangan
Limbah Cairan Perasan Rumput Laut Diolah Jadi Kemasan Pintar Dukung Keamanan Pangan
LSM/Figur
AI Masuk Dunia Pendidikan, UNESCO Dorong Penguatan Kompetensi Guru
AI Masuk Dunia Pendidikan, UNESCO Dorong Penguatan Kompetensi Guru
LSM/Figur
Banjir Bandang Berulang di Sumatera, Pakar Minta Tata Ruang Diubah
Banjir Bandang Berulang di Sumatera, Pakar Minta Tata Ruang Diubah
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau