Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

APP Group Raih Penghargaan Primaniyarta "Eksportir Sustainable" di Ajang TEI 2024

Kompas.com, 10 Oktober 2024, 11:00 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, anak usaha APP Group, berhasil meraih penghargaan Primaniyarta kategori "Eksportir Sustainable" dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 (9/10/2024).

TEI 2024 merupakan ajang pameran dagang terbesar di Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan. Penghargaan Primaniyarta sendiri merupakan penghargaan tertinggi bagi eksportir berprestasi dalam mendorong ekspor produk unggulan Indonesia.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dalam pemasaran di era digital, "sekarang sudah eranya digital. Pemasaran produk Indonesia tidak bisa lagi konvensional."

"Kita harus memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Saya menyambut baik Trade Expo Indonesia untuk memasarkan produk-produk unggulan kita ke pasar International," ungkap Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan sama, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menambahkan, "Trade Expo Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan, dengan total transaksi mencapai Rp475 triliun, berkat kerja keras bersama dan dukungan penuh dari Presiden Jokowi."

Managing Director APP Group Suhendra Wiriadinata menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk nasional yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan.

"Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan," ungkapnya.

"Kami percaya bahwa memperkuat kehadiran produk Indonesia di pasar internasional harus sejalan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan pendekatan berkelanjutan, kami yakin produk-produk Indonesia akan semakin diminati di pasar global," tambah Suhendra.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, anak usaha APP Group, berhasil meraih penghargaan Primaniyarta kategori Eksportir Sustainable dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 (9/10/2024).
DOK. APP GROUP PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, anak usaha APP Group, berhasil meraih penghargaan Primaniyarta kategori Eksportir Sustainable dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 (9/10/2024).

Sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas pasar internasional dan menjalin kemitraan strategis, APP Group juga menandatangani lima Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai pihak di TEI 2024.

"Kerja sama ini menunjukkan kepercayaan mitra internasional terhadap APP Group. Kami terus berfokus pada kualitas dan keberlanjutan untuk memastikan bahwa produk kami dapat berkontribusi positif di pasar global, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan, sehingga memberikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan," terang Suhendra.

Dalam pameran TEI 2024, APP Group memamerkan produk kertas unggulan yang telah diekspor ke lebih dari 150 negara.

Baca juga: Konsisten Jalankan Program Keberlanjutan, Dirut BRI Sunarso Sabet Penghargaan Sustainable Leader of the Year in Social Impact Lestari Awards 2024

Sebagai bagian dari Sustainability Roadmap Vision (SRV) 2030, APP Group memastikan bahwa produk, seperti kertas fotokopi, kertas cetak, kertas kemasan, dan tisu, diproduksi dengan prinsip keberlanjutan, dan telah diakui dengan sertifikasi internasional seperti PEFC dan SVLK.

Komitmen SRV 2030 ini mencakup peningkatan efisiensi produksi, pelestarian hutan, dan memastikan produk yang ramah lingkungan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Walhi NTB Desak Pemerintah Moratorium IPR di 60 Titik
Walhi NTB Desak Pemerintah Moratorium IPR di 60 Titik
LSM/Figur
Banjir Rob Kian Meluas, Akademisi Unair Peringatkan Dampak Jangka Panjang bagi Pesisir Indonesia
Banjir Rob Kian Meluas, Akademisi Unair Peringatkan Dampak Jangka Panjang bagi Pesisir Indonesia
Pemerintah
Kalimantan dan Sumatera Jadi Pusat Kebakaran Hutan dan Lahan Selama 25 Tahun Terakhir
Kalimantan dan Sumatera Jadi Pusat Kebakaran Hutan dan Lahan Selama 25 Tahun Terakhir
LSM/Figur
Indonesia Perlu Belajar dari India untuk Transisi Energi
Indonesia Perlu Belajar dari India untuk Transisi Energi
LSM/Figur
Respons PT TPL usai Prabowo Minta Perusahaan Diaudit dan Dievaluasi
Respons PT TPL usai Prabowo Minta Perusahaan Diaudit dan Dievaluasi
Swasta
DLH DKI Siapkan 148 Truk Tertutup untuk Angkut Sampah ke RDF Rorotan
DLH DKI Siapkan 148 Truk Tertutup untuk Angkut Sampah ke RDF Rorotan
Pemerintah
Perancis Perketat Strategi Net Zero, Minyak dan Gas Siap Ditinggalkan
Perancis Perketat Strategi Net Zero, Minyak dan Gas Siap Ditinggalkan
Pemerintah
3.000 Gletser Diprediksi Hilang Setiap Tahun pada 2040
3.000 Gletser Diprediksi Hilang Setiap Tahun pada 2040
LSM/Figur
IATA Prediksi Produksi SAF 2025 1,9 Juta Ton, Masih Jauh dari Target
IATA Prediksi Produksi SAF 2025 1,9 Juta Ton, Masih Jauh dari Target
Pemerintah
Dorong Keselamatan Kerja, Intiwi Pamerkan Teknologi Las Berbasis VR Manufacturing Indonesia 2025
Dorong Keselamatan Kerja, Intiwi Pamerkan Teknologi Las Berbasis VR Manufacturing Indonesia 2025
Swasta
Gelondong Bernomor Di Banjir Sumatera
Gelondong Bernomor Di Banjir Sumatera
Pemerintah
Permata Bank dan PT Mitra Natura Raya Dorong Konservasi Alam lewat Tour de Kebun Raya
Permata Bank dan PT Mitra Natura Raya Dorong Konservasi Alam lewat Tour de Kebun Raya
Swasta
Hujan Lebat Desember–Januari, PVMBG Ingatkan Siaga Longsor dan Banjir Saat Nataru
Hujan Lebat Desember–Januari, PVMBG Ingatkan Siaga Longsor dan Banjir Saat Nataru
Pemerintah
89 Persen Masyarakat Indonesia Dukung EBT untuk Listrik Menurut Studi Terbaru
89 Persen Masyarakat Indonesia Dukung EBT untuk Listrik Menurut Studi Terbaru
Pemerintah
Teluk Saleh NTB jadi Habitat Hiu Paus Melahirkan dan Melakukan Pengasuhan
Teluk Saleh NTB jadi Habitat Hiu Paus Melahirkan dan Melakukan Pengasuhan
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau