Lebih lanjut, Asia dan Afrika menjadi sorotan. Sebab, populasi di perkotaan di Afrika dan Asia diproyeksikan tumbuh secara substansial pada tahun 2050.
Hal tersebut menuntut upaya perencanaan yang signifikan, termasuk di antaranya soal air.
"Analisis kami menunjukkan bahwa perencanaan yang efektif dapat secara signifikan meningkatkan akses terhadap air dan sanitasi," kata Prieto-Curiel.
Ia melanjutkan, pada dasarnya studi tersebut menunjukkan, pembangunan kota yang lebih baik bisa meningkatkan akses terhadap layanan air dan sanitasi.
"Hal ini dapat dilakukan hanya dengan mempertimbangkan bentuk kota, tanpa perlu menginvestasikan lebih banyak uang atau membangun lebih banyak infrastruktur, tetapi cukup mempertimbangkan lokasi di mana hal itu terjadi," tutur dia.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya