Penulis
Senior Director for Policy, Partnerships and Impact di Indigo Carbon, Meredith Reisfield menuturkan, kesepakatan tersebut membawa pesan kuat.
"Hal ini menyoroti pentingnya pengurangan karbon tanah dalam aksi iklim korporasi, dan bagi Indigo, hal ini memperkuat reputasi dan kepemimpinan kami dalam kredit karbon berintegritas tinggi," tutur Reisfield.
Adapun Indigo Carbon membantu mengidentifikasi area-area di mana emisi dapat dikurangi atau dihilangkan, kemudian bekerja sama dengan para petani untuk mengembangkan proyek-proyek tersebut dan menjual kredit karbonnya.
Kerja sama ini disebut tidak hanya menguntungkan perusahaan. Petani yang terlibat dalam proyek menerima manfaat ekonomi.
Menurut Indigo Carbon, petani memperoleh 75 persen dari biaya rata-rata tertimbang dari setiap kredit yang diterbitkan berdasarkan musim tanam atau tahun panen.
Baca juga:
Banyak ilmuwan menilai proyek penghilangan karbon tetap penting untuk menekan laju pemanasan global. Utamanya untuk sektor yang masih bergantung pada bahan bakar fosil, seperti pembangkit listrik.
Namun, tidak sedikit pihak yang bersikap skeptis. Mereka menyoroti tantangan pengukuran dan ketahanan dampak penghilangan karbon.
Ada pula kekhawatiran bahwa teknologi penghapusan karbon bisa mengalihkan perhatian dari upaya pengurangan emisi langsung.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya