Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ilmuwan Uji Klaim Dark Oxygen dari Batu Logam di Dasar Laut

Kompas.com, 22 Januari 2026, 10:56 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Editor

Kritik dan perdebatan ilmiah

Penemuan dark oxygen tidak diterima begitu saja. Sejumlah peneliti mempertanyakan hasil riset tahun 2024 tersebut.

Beberapa pihak menyebut oksigen yang terdeteksi mungkin berasal dari gelembung udara yang terperangkap di alat ukur.

Sweetman membantah klaim itu. Menurutnya, instrumen tersebut telah digunakan selama 20 tahun tanpa pernah mengalami masalah gelembung udara.

Selain itu, timnya juga telah melakukan pengujian tambahan untuk menyingkirkan kemungkinan kesalahan alat.

Baca juga:

Adapun riset tahun 2024 itu sebagian didanai oleh perusahaan tambang laut dalam asal Kanada, The Metals Company. Namun, perusahaan tersebut saat ini mengkritik hasil penelitian Sweetman.

"Bila penambangan komersil berjalan, dampaknya akan cukup luas. Nodul-nodul ini adalah rumah dari beragam fauna," tutur Sweetman.

Sementara itu, ahli biogeokimia dari GEOMAR Helmholtz Centre for Ocean Research di Jerman, Matthias Haeckel, menuturkan, penelitiannya tidak menemukan tanda produksi oksigen dari nodul.

Namun, ia menyambut baik rencana kolaborasi. Sweetman dijadwalkan bergabung dalam pelayaran riset mereka pada akhir tahun untuk membandingkan metode penelitian.

Ekspedisi terbaru ini didanai oleh Nippon Foundation dari Jepang. Tim peneliti akan menghabiskan bulan Mei di atas kapal riset di Clarion-Clipperton Zone.

"Kami akan bisa mengonfirmasi produksi dark oxygen dalam 24 atau 48 jam setelah landers diangkat ke permukaan," kata Sweetman.

Namun, publik baru akan mengetahui hasilnya setelah kapal kembali pada bulan Juni. Eksperimen lanjutan di darat bahkan bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau