KOMPAS.com - Lantai termasuk upaya bagi para pengelola hotel untuk mencapai target lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environment, Social, Governance atau ESG). Hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya tekanan klien korporat dan wisatawan terhadap tanggung jawab lingkungan.
Lantai berkelanjutan merupakan elemen desain perhotelan yang cukup terlihat dan berdampak besar, yang dapat memengaruhi beragam aspek, dari ualitas udara dalam ruangan hingga biaya siklus hidup bangunan.
Baca juga:
Lantai membentang di area yang sangat luas mulai dari kamar tidur, koridor hingga ruang publik.
Bagian ini menghadirkan peluang mudah bagi hotel untuk menunjukkan kemajuan yang terukur dalam pengadaan barang yang bertanggung dan komitmen bangunan ramah lingkungan.
Direktur pemasaran di Signature Flooring, Angie Law mengatakan bahwa para tamu, terutama wisatawan muda, memperhatikan pilihan-pilihan tersebut.
“Lantai adalah material yang terlihat dan berskala besar, jadi ini adalah tempat yang mudah untuk membuat kemajuan dan menceritakan kisah keberlanjutan. Tamu, terutama wisatawan muda, memperhatikan dan menghargai pilihan yang bertanggung jawab,” kata Law, dilansir dari KnowESG dan Lodging Magazine, Rabu (11/2/2026).
Baca juga:
Lantai termasuk upaya bagi para pengelola hotel untuk mencapai target ESG.Terjadi pergeseran dalam melakukan pembelian atau pengadaan barang. Para pakar industri mengatakan bahwa standar pihak ketiga ini menjadi fondasi dari pola pembelian yang lebih cerdas.
Standar pihak ketiga merujuk pada sertifikasi independen yang tidak dikeluarkan oleh produsen tersebut.
Dengan adanya standar pihak ketiga, pihak hotel tidak perlu menebak kualitas atau dampak lingkungan sebuah produk.
Direktur teknis di Bjelin Amerika Serikat, Tim Colgan, menyarankan untuk mencari sertifikasi terpercaya seperti kayu bersertifikat Forest Stewardship Council (FSC), GREENGUARD Gold, dan kredit yang terkait dengan sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED).
Sebagai informasi, FSC merupakan sertifikasi yang menjamin kayu yang digunakan untuk lantai berasal dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab, tidak merusak ekosistem, dan menghormati hak-hak pekerja serta masyarakat adat.
Adapun GREENGUARD Gold merujuk pada sertifikasi yang fokus pada kesehatan manusia. Produk dengan label ini terbukti memiliki emisi kimia (VoC) yang sangat rendah sehingga udara di dalam kamar hotel tetap sehat dan tidak berbau bahan kimia menyengat.
Sementara itu, LEED merupakan standar emas global untuk bangunan hijau. Jika sebuah hotel menggunakan material yang memiliki "kredit LEED", mereka akan lebih mudah mendapatkan predikat "Bangunan Ramah Lingkungan" secara resmi.
Praktik terbaik lainnya mencakup menggunakan alat transparansi seperti Environmental Product Declarations (EPD) dan Health Product Declarations (HPD), yang mendukung pelaporan ESG.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya