Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hemat Energi dan Air, Palembang Icon Raih Sertifikasi EDGE Bertaraf Global

Kompas.com, 12 Februari 2026, 15:57 WIB
Aningtias Jatmika,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com — Pusat perbelanjaan modern yang dikelola PT Lippo Malls Indonesia (LMI), Palembang Icon, meraih sertifikasi Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE).

Pencapaian tersebut menjadikan Palembang Icon sebagai mal pertama dan satu-satunya di Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang memperoleh sertifikasi bangunan hijau bertaraf internasional.

Sebagai informasi, sertifikasi EDGE dikembangkan oleh International Finance Corporation (IFC), yakni anggota World Bank Group. Adapun sertifikasi ini merupakan sistem penilaian global untuk mendorong efisiensi penggunaan energi, air, serta material bangunan secara berkelanjutan. Di Indonesia, sertifikasi EDGE diterbitkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI).

Sertifikasi EDGE diberikan kepada bangunan yang mampu menunjukkan efisiensi sumber daya minimal 20 persen pada aspek energi, air, dan emisi karbon material dibandingkan bangunan konvensional.

Baca juga: PLTS Atap di Indonesia, Bagaimana dengan Limbahnya?

Penyerahan plakat EDGE dilakukan oleh Ketua Umum Green Building Council Indonesia Ignesjz Kemalawarta bersama East Asia Regional Green Buildings Lead, CBD, IFC Benjamin Van Der Auwera kepada Mall Director Palembang Icon Didi Halim Simon, Selasa (11/2/2026).

Didi mengatakan, sertifikasi EDGE merupakan bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip pembangunan dan pengelolaan gedung yang berkelanjutan.

“Palembang Icon tidak hanya kami hadirkan sebagai pusat perbelanjaan modern, tetapi juga sebagai ruang publik yang memperhatikan efisiensi energi, air, dan dampak lingkungan. Kami bangga menjadi mal pertama dan satu-satunya di Palembang yang meraih sertifikasi EDGE,” ujar Didi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (12/2/2025).

Menurut dia, pencapaian tersebut mencerminkan komitmen Palembang Icon dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di sektor properti dan ritel.

Baca juga: Pengelolaan Terukur dan Berkelanjutan, UOB Plaza Raih Sertifikat Bangunan Hijau GBCI

Didi menjelaskan, melalui berbagai inovasi ramah lingkungan, Palembang Icon berhasil memenuhi kriteria EDGE dengan capaian penghematan energi dan air yang signifikan, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi pengunjung, tenant, dan pemangku kepentingan lain.

Berdasarkan hasil sertifikasi, Palembang Icon mencatatkan penghematan energi sebesar 20,49 persen atau setara 1,2 MWh per tahun.

Selain itu, terdapat penghematan air sebesar 37,57 persen serta pengurangan emisi karbon yang terkandung dalam material bangunan hingga 100 persen.

“Berbagai upaya tersebut menghasilkan efisiensi biaya utilitas lebih dari Rp 1,4 miliar per tahun,” ucap Didi.

Baca juga: Tambah Panel Surya, Lippo Malls Bisa Tekan Emisi Karbon hingga Ribuan Ton CO2 per Tahun

Dalam pengelolaan sumber daya air, Palembang Icon menerapkan penggunaan keran dan toilet hemat air, pemanfaatan air hujan, serta sistem pengolahan air bekas untuk digunakan kembali.

Seluruh proses tersebut dijalankan sesuai standar teknis dan kesehatan yang berlaku, sehingga air hasil pengolahan tetap aman, higienis, dan layak digunakan oleh pengunjung ataupun tenant.

Didi menegaskan bahwa sertifikasi tersebut menjadi salah satu langkah konsisten perusahan untuk meningkatkan standar keberlanjutan.

“Standar keberlanjutan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengunjung, tenant, serta masyarakat Kota Palembang,” imbuh Didi.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Belajar dari Prai Ijing, Kala Keterlibatan Komunitas Jadi Kunci Berdayanya Desa Wisata
Belajar dari Prai Ijing, Kala Keterlibatan Komunitas Jadi Kunci Berdayanya Desa Wisata
Swasta
Industri Tambang Indonesia Mulai Adopsi Teknologi Rendah Emisi
Industri Tambang Indonesia Mulai Adopsi Teknologi Rendah Emisi
Swasta
Kemendagri Dorong Tata Kelola Wilayah Berkelanjutan lewat Percepatan Batas Desa
Kemendagri Dorong Tata Kelola Wilayah Berkelanjutan lewat Percepatan Batas Desa
Pemerintah
Pemerintah Dorong Aset Digital Dukung Pembiayaan Berkelanjutan di Sektor Riil
Pemerintah Dorong Aset Digital Dukung Pembiayaan Berkelanjutan di Sektor Riil
Pemerintah
Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Pentingnya Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dan Kelestarian Alam
Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Pentingnya Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dan Kelestarian Alam
BUMN
Biaya Teknologi AI Diperkirakan Terus Membengkak hingga 2027
Biaya Teknologi AI Diperkirakan Terus Membengkak hingga 2027
Pemerintah
Dampak El Nino: Agustus 2026 Jadi Bulan Terpanas dalam Sejarah Bumi
Dampak El Nino: Agustus 2026 Jadi Bulan Terpanas dalam Sejarah Bumi
Pemerintah
Vape Sekali Pakai Bakal Jadi Ancaman Bahaya Lingkungan Baru
Vape Sekali Pakai Bakal Jadi Ancaman Bahaya Lingkungan Baru
Pemerintah
Ancaman 2050: Setengah Penghasilan Keluarga Miskin Habis untuk Makan
Ancaman 2050: Setengah Penghasilan Keluarga Miskin Habis untuk Makan
Pemerintah
Raih 2 TOP GRC Awards 2026, Ethos Dorong Bisnis Berdampak bagi Ekonomi Wilayah
Raih 2 TOP GRC Awards 2026, Ethos Dorong Bisnis Berdampak bagi Ekonomi Wilayah
Swasta
Global Ethics Forum 2026, Menguatkan Etika dalam Pertumbuhan Bisnis
Global Ethics Forum 2026, Menguatkan Etika dalam Pertumbuhan Bisnis
LSM/Figur
Pakar UI: Kebakaran TPA Berulang Tunjukkan Transformasi 'Open Dumping' Belum Efektif
Pakar UI: Kebakaran TPA Berulang Tunjukkan Transformasi "Open Dumping" Belum Efektif
LSM/Figur
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Awal Pembentukan Ekosistem Baru
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Awal Pembentukan Ekosistem Baru
LSM/Figur
Potensi Unik Mikroba Asli Tanah Sulawesi, Bisa Bantu Pulihkan Lahan Bekas Tambang
Potensi Unik Mikroba Asli Tanah Sulawesi, Bisa Bantu Pulihkan Lahan Bekas Tambang
LSM/Figur
SIG Dorong Penggunaan Bahan Bakar Alternatif untuk Tekan Emisi Industri Semen
SIG Dorong Penggunaan Bahan Bakar Alternatif untuk Tekan Emisi Industri Semen
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau