Sebelumnya, AS memimpin kenaikan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) baru secara global, yang berkontribusi terhadap lonjakan emisi gas rumah kaca (GRK).
Listrik dari PLTG baru untuk perluasan bisnis pusat data untuk melayani AI yang boros energi, akan memperparah pemanasan global.
Berdasarkan laporan dari Global Energy Monitor (GEM), tahun 2026 diprediksi akan memecahkan rekor tahunan untuk penambahan PLTG baru di seluruh dunia.
Proyek-proyek yang sedang dikembangkan diperkirakan akan meningkatkan kapasitas gas global yang ada hingga hampir 50 persen.
Di garis depan, AS akan mendorong negara-negara untuk menggunakan PLTG baru dan diperkirakan permintaannya akan naik dalam lima tahun ke depan.
Mayoritas kapasitas baru dikhususkan untuk AI, dengan sepertiga dari 252 gigawatt tenaga gas yang sedang dikembangkan akan ditempatkan di lokasi pusat data.
Baca juga:
Proyek-proyek PLTG baru yang sedang dikembangkan di AS, jika semuanya selesai dan akan menyebabkan emisi CO2 (karbon dioksida) sebesar 12,1 miliar ton selama masa operasionalnya.
Jumlah tersebut dua kali lipat emisi tahunan saat ini dari semua sumber di AS. Padahal, listrik dari PLTG baru akan berdampak secara signifikan terhadap krisis iklim.
Di seluruh dunia, ledakan produksi gas yang direncanakan akan menyebabkan emisi CO2 sebesar 53,2 miliar ton selama masa operasional proyek jika terwujud.
Hal ini akan membawa bumi menuju gelombang panas, kekeringan, banjir, dan dampak iklim lainnya yang lebih buruk.
“Membangun PLTG baru untuk memenuhi permintaan energi AI yang tidak pasti berarti mengukuhkan polusi selama beberapa dekade ke dalam sebuah pertaruhan yang sebenarnya dapat diatasi dengan energi bersih dan fleksibel,” ujar manajer proyek di pelacak pembangkit listrik minyak dan gas GEM, Jenny Martos, dilansir dari The Guardian.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya