JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta remi mewajibkan setiap rumah tangga memilah sampah dari sumbernya, sebagaimana Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.
Namun bagi banyak keluarga, tantangan terbesar bukan sekadar memahami aturan, melainkan bagaimana mengenalkannya kepada anak-anak dengan cara yang mudah dipahami.
Karena itu, Visinema Studios mengajak anak-anak belajar memilah sampah bersama karakter animasi Nussa dan Rarra dalam Jakarta Future Festival (JFF) for Kids 2026 akhir pekan lalu.
Melalui aktivitas interaktif, mereka belajar memilah sampah organik, anorganik, dan daur ulang secara langsung lewat permainan sederhana.
Baca juga: Kualitas Udara Indonesia Memburuk Pasca-Larangan Impor Sampah Plastik China
"Nussa dan Rarra sudah lama menjadi bagian dari kehidupan keluarga Indonesia. Karakter yang dekat bisa menjadi jembatan yang jauh lebih efektif untuk menyampaikan pesan-pesan penting kepada anak-anak, termasuk soal lingkungan," kata Chief of Content Officer Visinema Studios, Anggia Kharisma dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Kebijakan pilah sampah di Jakarta sendiri lahir dari kondisi yang makin mendesak. Kapasitas Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang terus tergerus, sementara volume sampah ibu kota terus bertambah setiap harinya.
Maka, program pengenalan pemilahan sampah mejadi hal yang dinilai penting untuk membantu anak memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana.
Anggia menilai, karakter yang dekat dengan kehidupan anak dapat menjadi jembatan yang efektif untuk menyampaikan pesan penting termasuk soal lingkungan.
Baca juga: Dilema Tempat Sampah yang Terpilah di Fasilitas Publik
"Yang kami saksikan di JFF memperkuat keyakinan itu, anak-anak tidak merasa sedang diajarkan, mereka merasa sedang bermain bersama teman,” ucap dia.
Ketika anak memahami ke mana sampah harus dibuang dan mengapa pemilahan penting dilakukan, mereka tidak hanya menghafal aturan, tetapi juga membangun kebiasaan baru di kehidupan sehari-hari.
CEO Visinema Studios, Herry B Salim menyampaikan, dalam kegiatan tersebut karakter Nussa dan Rarra terus mengajak anak-anak mengenal pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari kebiasaan baik sehari-hari.
“Kalau dari kecil anak sudah terbiasa memilah sampah, itu nilai yang akan mereka bawa seumur hidup. Dan kalau prosesnya menyenangkan, apalagi ada Nussa dan Rarra yang menemani, kemungkinan besar mereka akan ingat, dan mau melakukannya lagi di rumah,” beber Herry.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya