Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya membangun lingkungan kerja yang inklusif, sehat, dan mendukung pengembangan talenta karyawan dinilai semakin penting di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat.
Hal tersebut menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian oleh banyak korporasi, termasuk anak usaha Astra International, PT Federal International Finance (FIFGROUP) hingga mendapatkan penghargaan dari HR Asia Awards 2026 dalam bidang keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (Diversity, Equity & Inclusion/DEI).
Direktur FIFGROUP Esther Sri Harjati mengatakan, pembangunan tempat kerja yang baik tidak hanya berorientasi pada pencapaian bisnis, tetapi juga memastikan setiap karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Baca juga: Penuhi Permintaan Susu yang Meningkat, Perusahaan Ini Jalankan Bisnis secara Inklusif
"Perseroan ingin semua insan FIFGROUP merasa dilibatkan, didengar, dan diberdayakan," ujar Esther dalam keterangan tertulis, Senin (16/6/2026).
Menurut dia, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen organisasi. Pendekatan tersebut mencakup pemberian ruang yang setara bagi karyawan untuk berkembang, berpartisipasi, dan berkontribusi dalam organisasi.
Selain penghargaan DEI, perusahaan juga memperoleh penghargaan pada kategori tempat kerja terbaik di Asia, transformasi sumber daya manusia, tempat kerja berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan SDM.
Penghargaan tersebut mencerminkan semakin besarnya perhatian dunia usaha terhadap pengalaman karyawan secara menyeluruh, mulai dari budaya kerja, pengembangan kompetensi, hingga kesejahteraan dan kesehatan kerja.
Dalam beberapa tahun terakhir, isu keberagaman dan inklusi semakin menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan sumber daya manusia. Perusahaan tidak hanya dituntut menciptakan lingkungan kerja yang produktif, tetapi juga mampu mengakomodasi perbedaan latar belakang, perspektif, dan kebutuhan karyawan.
FIFGROUP menyebut penerapan prinsip keberagaman, kesetaraan, dan inklusi dilakukan melalui berbagai program kesejahteraan karyawan serta pengembangan talenta yang bertujuan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pekerja.
Di sisi lain, transformasi pengelolaan SDM juga dilakukan melalui digitalisasi berbagai proses sumber daya manusia, mulai dari rekrutmen hingga pengembangan kompetensi. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dunia kerja.
Baca juga: Implementasikan Program Keberlanjutan, FIF Group Resmikan DSA Ketiga
Selain aspek inklusi, perusahaan juga menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya berkaitan dengan produktivitas, tetapi juga kesejahteraan pekerja dalam jangka panjang.
Esther menegaskan bahwa penghargaan yang diraih bukan menjadi tujuan akhir, melainkan pengingat untuk terus menempatkan manusia sebagai pusat pengembangan organisasi.
"Pencapaian ini bukanlah titik akhir, melainkan pengingat untuk terus menempatkan manusia sebagai pusat perhatian," kata Esther.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya