Program tersebut juga mendukung produksi padi mencapai 21.357 ton per tahun serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon secara kumulatif sekitar 1,09 juta ton CO2e.
Oki menambahkan, dengan jumlah desa di Indonesia yang mencapai sekitar 75.000, masih terdapat ruang besar untuk mengembangkan potensi energi dan ekonomi di tingkat desa.
Baca juga: Potensi Energi Surya Nasional 3.200 GW, Pemanfaatannya Baru 0,016 Persen
Menurut dia, keberadaan penggerak lokal menjadi salah satu faktor penting agar program DEB dapat terus berkembang setelah intervensi awal dilakukan.
“Kita perlu membantu desa-desa tersebut supaya bisa maju seperti desa-desa di negara maju. Untuk itu, dibutuhkan local heroes yang bisa hadir di setiap desa,” ujar Oki.
Saat ini, DEB didukung 223 local hero tersertifikasi yang berperan dalam pengoperasian dan keberlanjutan pemanfaatan energi di masyarakat.
Baca juga: Bangun Kemandirian Energi Desa, Pertamina Perkuat Kapasitas Local Hero
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan, Festival DEB menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan inovasi yang dimiliki perguruan tinggi, pemerintah, maupun para inovator.
Dalam Festival DEB 2026, dilakukan penandatanganan komitmen pengembangan 53 lokasi DEB melalui kolaborasi teknologi tepat guna, kerja sama dengan kementerian dan universitas, serta kolaborasi bersama inovator Pertamuda.
Festival tersebut juga diisi dengan penyerahan sertifikat kompetensi EBT kepada para local hero serta dukungan alat pelindung diri.
“Melalui pengembangan DEB, Pertamina tidak hanya mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan teknologi, kapasitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi," ungkap Arya.
Baca juga: Dorong Kemandirian Masyarakat, Pertamina Genjot Program DEB Uma Palak Lestari
Ia berharap, pendekatan tersebut mampu membuat energi terbarukan tidak berhenti sebagai fasilitas, melainkan menjadi penggerak produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Menurut Arya, kolaborasi dengan perguruan tinggi juga penting untuk menjembatani hasil riset dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Teknologi yang telah teruji dapat dikembangkan menjadi solusi tepat guna dan direplikasi sesuai karakteristik serta potensi masing-masing desa.
Pengembangan DEB menjadi bagian dari langkah Pertamina untuk terus memperluas manfaat energi terbarukan sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Baca juga: Kiprah Pertamina ke Pelosok Negeri, Dorong Kemandirian Kampung Adat Malasigi lewat Program DEB
Festival DEB Pertamina 2026 turut dihadiri Komisaris Pertamina Nanik S Deyang, Direktur Keuangan Pertamina Mega Satria, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, serta jajaran Pertamina Group dan mitra program.
Sebagai informasi, program DEB merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG), serta aspirasi Net Zero Emission (NZE) 2060 melalui pemberdayaan masyarakat berbasis energi terbarukan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya