Penulis
KOMPAS.com - Bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), revitalisasi tempat usaha tidak sekadar berurusan dengan estetika atau tampilan visual.
Kerapian, kebersihan, dan kelayakan fasilitas fisik sebuah warung kerap menjadi titik balik fundamental yang menentukan peningkatan omzet serta keberlanjutan ekonomi keluarga.
Ketika ruang usaha ditata secara manusiawi dan relevan dengan kebutuhan lapangan, tingkat kepercayaan konsumen otomatis meningkat.
Fenomena ini membuktikan bahwa pemberdayaan ekonomi tingkat tapak tidak selalu membutuhkan intervensi yang rumit, melainkan sentuhan aksi nyata yang secara langsung menyentuh ruang hidup dan sumber penghidupan harian para pelaku usaha mikro.
Hal tersebut dirasakan Afip Dermawan, pelaku UMKM di kawasan Pajajaran, Bogor. Melalui inisiatif Warung FDC, Afip memperoleh dukungan fasilitas memperbaiki tempat usahanya agar lebih layak dan nyaman digunakan sehari-hari.
Afip mengaku awalnya tidak menyangka akan mendapatkan dukungan berupa warung dengan fasilitas yang lebih baik.
"Alhamdulillah banget dapat fasilitas berupa warung ini. Sangat bermanfaat buat saya," ujar Afip.
Setelah warungnya ditata lebih baik, perubahan tidak hanya terlihat dari sisi fisik. Afip mengatakan kondisi warung yang lebih rapi dan bersih turut memberikan pengaruh terhadap aktivitas usahanya.
"Sekarang warung sudah lebih rapi, dan untuk penjualan alhamdulillah ada peningkatan pendapatannya," ungkapnya.
Respons positif juga datang dari pelanggan. Menurut Afip, pembeli kini merasa lebih nyaman karena lingkungan warung terlihat lebih bersih dan tertata.
"Pembeli senang. Mereka bilang sekarang warungnya rapi, bersih, dan nyaman," katanya.
Menurut Afip, warung bukan sekadar tempat berjualan. Dari tempat sederhana tersebut, ia memperoleh penghasilan dan menopang kebutuhan keluarga.
Karena itu, dukungan yang membantu pelaku usaha kecil memperbaiki tempat berjualan sangat berarti baginya, tidak sekadar perubahan tampilan.
Shofia Naafi, Director Social Impact FDC Foundation, mengatakan pendekatan yang dilakukan FDC berangkat dari kebutuhan riil di lapangan, terutama bagaimana dukungan sederhana dapat membantu mereka memiliki ruang yang lebih baik untuk bekerja dan bertumbuh.
"Kami melihat bahwa bagi banyak pelaku usaha kecil, warung adalah ruang hidup sekaligus sumber penghidupan keluarga. Karena itu, kami ingin dukungan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan mereka," ujar Shofia.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya