BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Telkom

Komitmen Kembangkan Talenta Digital Bawa Telkom Raih Lestari Award 2026

Kompas.com, 3 Agustus 2026, 12:15 WIB
Hotria Mariana,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom meraih penghargaan Lestari Award 2026 pada kategori “Talent Management” melalui program People Development Plan bertajuk “Building Future-Ready Digital Leaders Across TelkomGroup”.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas strategi Telkom dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi untuk menyiapkan pemimpin digital serta mendukung transformasi bisnis secara berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan mengatakan, People Development Plan menjadi strategi TelkomGroup untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia agar mampu menjawab perubahan industri digital.

Program tersebut mencakup pengembangan kompetensi, coaching dan mentoring, experiential learning, riset dan inovasi, pemanfaatan platform pembelajaran digital, serta proses asesmen untuk mengukur kesiapan talenta menghadapi tantangan bisnis.

Program itu dikembangkan oleh unit Talent Management Policy dan dijalankan bersama Telkom Corporate University Center (TCUC) serta Assessment Corporate University (ACI).

Implementasinya difokuskan pada berbagai domain bisnis strategis TelkomGroup, mulai dari layanan business-to-consumer (B2C), business-to-business (B2B), infrastruktur digital, hingga penguatan kepemimpinan.

Willy menambahkan, membangun organisasi yang siap menghadapi masa depan dimulai dari memastikan setiap insan TelkomGroup memiliki ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil peran dalam menciptakan dampak bagi bisnis.

“Itulah arah yang kami wujudkan melalui People Development Plan," ujar Willy dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (29/7/2026).

Penghargaan Lestari Award 2026 pada kategori ?Talent Management?menjadi pengakuan atas strategi Telkom dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi untuk menyiapkan pemimpin digital serta mendukung transformasi bisnis secara berkelanjutan. Dok. Telkom Penghargaan Lestari Award 2026 pada kategori ?Talent Management?menjadi pengakuan atas strategi Telkom dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi untuk menyiapkan pemimpin digital serta mendukung transformasi bisnis secara berkelanjutan.

Bagian dari strategi keberlanjutan

Senior Vice President Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza menilai, penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menempatkan investasi pada sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari strategi keberlanjutan.

Menurut Reza, keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi ataupun pengelolaan lingkungan, tetapi juga melalui penguatan kualitas talenta.

Oleh karena itu, ekosistem pengembangan talenta menjadi fondasi bagi Telkom dalam menyiapkan karyawan yang adaptif, memiliki kompetensi masa depan, serta mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi perusahaan.

“Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus memperkuat budaya belajar dan kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan industri digital," kata Reza.

Pencapaian Telkom tersebut turut memperkuat implementasi pilar “Empower Our People dalam inisiatif GoZero% Sustainable Action by Telkom Indonesia” yang berfokus pada peningkatan kapabilitas insan perusahaan agar siap menghadapi dinamika industri dan kebutuhan bisnis di masa depan.

Atas penghargaan itu, Telkom juga akan mewakili kategori Talent Management pada kompetisi tingkat regional bersama para pemenang dari kategori lain.

Sebagai informasi, Lestari Award merupakan ajang apresiasi terhadap implementasi praktik environmental, social, and governance (ESG) yang inovatif dan berdampak.

Tahun ini, penghargaan diberikan dalam 14 kategori. Para pemenang dipilih oleh 12 juri independen dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi, organisasi non-pemerintah, dan profesional di bidang keberlanjutan.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
LSM/Figur
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Pemerintah
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Pemerintah
Ahli Ingatkan Ancaman Kerusakan Total 'Great Barrier Reef' Akibat El Nino
Ahli Ingatkan Ancaman Kerusakan Total "Great Barrier Reef" Akibat El Nino
Pemerintah
Dari Ibu Hamil hingga Remaja, Program PASTI Bangun Ekosistem Pencegahan Stunting di Kubu Raya
Dari Ibu Hamil hingga Remaja, Program PASTI Bangun Ekosistem Pencegahan Stunting di Kubu Raya
Swasta
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
LSM/Figur
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
LSM/Figur
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
LSM/Figur
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
LSM/Figur
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
LSM/Figur
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Pemerintah
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
LSM/Figur
Demi Kepastian Investasi, ClientEarth dan CPI Dorong Reformasi Regulasi Energi Terbarukan
Demi Kepastian Investasi, ClientEarth dan CPI Dorong Reformasi Regulasi Energi Terbarukan
LSM/Figur
Bezos & DiCaprio Kucurkan Rp3,58 Triliun Selamatkan 100 Spesies Langka
Bezos & DiCaprio Kucurkan Rp3,58 Triliun Selamatkan 100 Spesies Langka
Pemerintah
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikasi Green Terminal
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikasi Green Terminal
BUMN
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau