KOMPAS.com – Era kendaraan listrik (electric vehicle /EV) di Indonesia bukan lagi sekadar tren masa depan, melainkan realitas yang tumbuh pesat.
Dalam pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, populasi EV nasional tercatat menembus angka 103.000 unit.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, tingkat pertumbuhan EV mencapai 150 persen jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menanggapi pertumbuhan sebesar 150 persen itu, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN hadir sebagai tulang punggung infrastruktur energi guna memastikan ekosistem EV berjalan tanpa kendala.
Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto mengatakan, perkembangan itu menuntut kesiapan infrastruktur yang matang.
“PLN mengambil peran penting untuk memastikan ekosistem kendaraan listrik tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya dlm keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Viral Menara Listrik di Bumiayu Brebes Diterjang Banjir Bandang, PLN Pastikan Masih Aman
Hal itu disampaikan Adi di sela pembukaan rangkaian IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Kamis (5/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026).
Adi menegaskan, kehadiran PLN di IIMS 2026 turut menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong percepatan kendaraan listrik dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, industri otomotif, dan penyedia infrastruktur energi menjadi kunci keberhasilan transisi energi nasional.
“Kami menyambut baik penyelenggaraan IIMS sebagai ajang strategis penguatan ekosistem kendaraan listrik. PLN siap menjadi mitra utama dalam perjalanan Indonesia menuju transportasi ramah lingkungan dan ekonomi rendah karbon,” jelas Adi.
Sebagai tulang punggung transisi energi di sektor transportasi, PLN terus memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di jalur-jalur padat dan strategis.
Baca juga: Hyundai Pamerkan New Creta Alpha di IIMS 2026
Hingga awal 2026, jumlah SPKLU yang telah beroperasi tercatat lebih dari 5.000 unit dan tersebar di seluruh Indonesia, termasuk untuk mendukung mobilitas masyarakat saat musim mudik dan libur panjang.
PLN juga mengembangkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile yang kini mengusung slogan baru “PLN Mobile, Your EV Partner”.
Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna kendaraan listrik mengakses lokasi SPKLU, memantau ketersediaan daya, hingga melakukan transaksi pengisian secara real time.
PLN menghadirkan layanan SPKLU Mobile sebagai solusi darurat bagi pengguna kendaraan listrik yang mengalami kehabisan daya di perjalanan.
Dengan demikian, pengguna EV mendapatkan bantuan pengisian baterai secara cepat dan praktis.
Baca juga: Motor Sport 250cc Bergaya Balap, Tapi Matik di IIMS 2026
Tak hanya itu, PLN menghadirkan layanan PLN EV Charger Mobile sebagai solusi darurat bagi pengguna kendaraan listrik yang mengalami kehabisan daya di perjalanan.
Layanan ini dapat diakses langsung melalui aplikasi PLN Mobile sehingga pengguna mendapatkan bantuan pengisian baterai secara cepat dan praktis.
PLN di IIMS 2026
Pada penyelenggaraan IIMS 2026 kali ini, penguatan ekosistem kendaraan listrik menjadi fokus acara.
Kehadiran PLN dengan ekosistem EV dan promosi home charging, memperlihatkan bahwa transformasi menuju mobilitas rendah emisi membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Pengunjung tak hanya melihat mobil listrik, tetapi juga mendapat gambaran infrastruktur dan layanan pendukungnya.
Baca juga: IIMS 2026 Jadi Momen Baic Hadirkan Lini Produk Lengkap
Pengunjung yang akan masuk ke arena pameran IIMS 2026 diharuskan membeli tiket, yaitu Reguler Ticket Rp 50.000 (weekdays) dan Rp 90.000 (weekend).
Sementara itu, harga tiket Premium Day hanya bisa dibeli khusus pada Kamis (5/2/2026) mulai pukul 13.00 WIB, seharga Rp 150.000.
Tiket dapat dibeli melalui aplikasi PLN Mobile selaku salah satu platform ticketing resmi untuk pembelian tiket masuk IIMS 2026 sehingga praktis, cepat, dan aman.
Mudahkan pelanggan
Kehadiran PLN di IIMS 2026 juga dirasakan langsung oleh pengunjung, khususnya pengguna kendaraan listrik yang ingin memahami layanan pengisian daya secara lebih mendalam.
Salah satu pengunjung IIMS 2026, Octavianus mengaku sengaja datang untuk mencari informasi terkait pemasangan home charging.
Baca juga: XPeng P7 Resmi Diperkenalkan di IIMS 2026
“Saya ingin tahu soal pemasangan home charging seperti apa. Tadi sudah dijelaskan cara pemasangannya dan ketersediaan merek-mereknya. Buat saya sudah cukup jelas, tinggal pasangnya lewat PLN Mobile,” ujarnya.
Octavianus menilai, aplikasi PLN Mobile semakin memudahkan kebutuhan pengguna kendaraan listrik, baik untuk pengisian daya di SPKLU maupun pengelolaan token listrik dan pengaduan layanan.
Ia menyebut respons layanan melalui aplikasi tersebut relatif cepat dan mudah digunakan.
“Sekarang sudah gampang dan user-friendly. Kalau ada gangguan listrik, saya pernah lapor lewat PLN Mobile dan responsnya lebih cepat. Mungkin ke depan bisa dipermudah lagi, tapi sejauh ini sudah cukup baik,” kata Octavianus.
Untuk saat ini, kebutuhan utamanya adalah home charging karena penggunaan kendaraan listrik sehari-hari.
Octavianus mengaku belum menemui kendala berarti dalam pemanfaatan layanan PLN untuk kendaraan listriknya.
Baca juga: Geely Buka Pre-Booking Zeekr di IIMS 2026, Tembus Rp 1 Miliar
“Support-nya sekarang lebih baik. Keunggulannya jelas, biaya lebih murah dibanding pakai bensin. Untuk sekarang masih aman dan tidak ada kendala,” tuturnya.