PLN Perluas Infrastruktur EV, SPKLU di Kemendag Catat Ribuan Transaksi

Kompas.com - 09/03/2026, 12:39 WIB

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN terus memperluas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di ruang publik untuk mendukung pertumbuhan ekosistem electric vehicle (EV) di Indonesia. 

Salah satunya melalui penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) ultra fast charging di lingkungan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI).

Fasilitas tersebut dihadirkan melalui kolaborasi PLN dan Kemendag sebagai bagian dari upaya memperluas ketersediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik. SPKLU tersebut diresmikan pada Kamis (5/3/2026).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam memperluas pembangunan infrastruktur kendaraan listrik di Tanah Air.

Menurutnya, pengembangan SPKLU tidak dapat hanya mengandalkan lahan milik PLN.

"Pada dasarnya, kebutuhan SPKLU ini tidak mungkin hanya berada di lahan PLN. Lahan-lahan strategis justru dimiliki oleh kementerian, rumah sakit, pusat perbelanjaan, kantor perbankan, hingga berbagai fasilitas publik lainnya. Untuk itu, kami siap bekerja sama dengan seluruh pihak," ujar Darmawan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Pengembangan SPKLU: Tantangan Tarif dan Regulasi di Indonesia

Ia menilai sinergi antara PLN dan Kemendag menjadi bagian dari akselerasi transisi energi melalui penyediaan infrastruktur pendukung kendaraan listrik.

"Artinya, (kolaborasi) ini (mendorong) pergeseran dari energi mahal menjadi energi murah, energi emisi tinggi menjadi emisi rendah, dan shifting dari import based energy menjadi domestic based energy," jelas Darmawan.

Ia menambahkan, pembangunan SPKLU bukan sekadar tugas PLN, tetapi tanggung jawab bersama untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Ke depan, PLN bersama pemerintah juga berupaya menciptakan ekosistem investasi yang kondusif agar semakin banyak pihak, termasuk sektor swasta, dapat berpartisipasi dalam pembangunan SPKLU.

"Kami memastikan dari sisi teknis maupun komersial semuanya berjalan baik sehingga investasi di SPKLU menjadi menarik dan berkelanjutan," tegas Darmawan.

Baca juga: PLN Dorong Investasi SPKLU di Jalur Utama dan Tempat Wisata Favorit

Tren kendaraan listrik meningkat

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso mengungkapkan bahwa tren penggunaan kendaraan listrik semakin meningkat. Di lingkungan Kemendag sendiri, sekitar 15 persen pegawai telah beralih menggunakan kendaraan listrik.

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong kebutuhan ketersediaan SPKLU di berbagai lokasi, termasuk di lingkungan kantor Kemendag.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang telah menghadirkan fasilitas ini di lingkungan Kemendag untuk mendukung rekan-rekan yang menggunakan mobil listrik. Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan PLN,” ucap Budi.

Ia menjelaskan bahwa SPKLU tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai Kemendag, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang melintas di kawasan kantor kementerian tersebut.

Baca juga: Ketahui Cara Cari Lokasi SPKLU Terdekat Pakai Aplikasi

Budi berharap semakin banyaknya pembangunan SPKLU di berbagai titik dapat mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik.

"Harapan kami, semakin banyak SPKLU, akan semakin banyak (pula) orang yang menggunakan mobil listrik. Dulu mungkin ketika belum banyak, kadang-kadang orang ragu, tapi sekarang sudah semakin banyak. Kita mau nunggu saja sudah tidak ada masalah, sudah banyak SPKLU sehingga memudahkan, dan nge-charge-nya hanya 30 menit selesai," kata Budi.

Sebagai informasi, setelah uji coba operasi pada Desember 2025, pemanfaatan SPKLU di Kemendag terus meningkat. Hingga Februari 2026, jumlah transaksi pengisian di tiga unit SPKLU berkapasitas masing-masing 120 kilowatt (kW) itu tercatat mencapai 2.460 kali.

Dari transaksi tersebut, total energi listrik yang tersalurkan mencapai 62.598 kW.

Baca juga: Menunggu Charging EV Lebih Nyaman, SPKLU Jadi Titik Singgah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app