Butuh Pendanaan untuk Proyek Hijau? PLN SustainAction 2026 Siap Danai Inovator Keberlanjutan

Kompas.com - 27/08/2026, 12:30 WIB

 

KOMPAS.com – Memiliki gagasan untuk menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat tetapi terkendala modal, akses, atau pembinaan teknis?

Kesempatan untuk mengembangkan inovasi tersebut terbuka melalui kompetisi PLN SustainAction 2026 yang kembali digelar PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Pendaftaran kompetisi itu dibuka secara gratis melalui aplikasi PLN Mobile mulai 10 Agustus hingga 16 September 2026.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN SustainAction merupakan bentuk dukungan perseroan terhadap berbagai inisiatif positif yang berkembang di masyarakat.

Menurut dia, program tersebut dirancang untuk menjawab tantangan yang masih dihadapi masyarakat, khususnya keterbatasan akses, pembiayaan, dan kapasitas dalam mengembangkan program.

“Melalui PLN SustainAction 2026, PLN ingin membuka ruang bagi komunitas dari berbagai daerah untuk membawa gagasan positif mereka lebih jauh,” ujar Gregorius dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (27/8/2026). 

Baca juga: PLN-PGE Sepakati Pembelian Energi Panas Bumi 45 MW

PLN SustainAction 2026 merupakan kompetisi inovasi yang terbuka bagi komunitas, akademisi, startup, pelaku usaha, serta masyarakat. Kompetisi ini mendorong lahirnya gagasan dan solusi yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus masyarakat dan perekonomian.

Tak hanya berfokus pada isu perubahan iklim dan pelestarian lingkungan, kompetisi tersebut juga mendorong solusi yang relevan, aplikatif, dan kolaboratif.

Pemenang dapat dukungan implementasi

Dukungan PLN tidak berhenti pada penentuan pemenang. Inovasi terbaik dari setiap kategori akan mendapatkan pembinaan untuk membantu merealisasikan gagasannya di lapangan.

Program ini juga memberikan perhatian kepada kelompok lokal, masyarakat adat, dan kelompok rentan sebagai penerima manfaat. Dengan demikian, inovasi yang dikembangkan diharapkan dapat mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Inovasi dan praktik terbaik yang terpilih akan mendapatkan dukungan untuk diwujudkan di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Gregorius.

Baca juga: Prabowo Target 14 PLTS Selesai dalam 3 Tahun, PLN Siap Jalankan

Pada penyelenggaraan tahun ini, PLN SustainAction menghadirkan lima kategori inovasi.

Pertama, Climate Innovation, yakni kategori untuk inovasi di bidang mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Kedua, Sustainable Village, yang berfokus pada penguatan ketahanan desa atau kawasan melalui pendekatan lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Ketiga, Ecopreneur, untuk model usaha ramah lingkungan berbasis ekonomi sirkular.

Keempat, Renewable Energy 3T, yang ditujukan untuk memperluas akses energi bersih di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kelima, Education for Impact, yang mendorong pengembangan pendidikan berkelanjutan.

Inovasi harus sudah melalui tahap uji coba

Gregorius menjelaskan, inovasi yang didaftarkan harus merupakan karya orisinal yang setidaknya telah melalui tahap uji coba atau beta test.

Inovasi tersebut juga masih membutuhkan dukungan untuk pengembangan lebih lanjut.

Selain itu, inovasi yang diajukan harus memiliki manfaat yang jelas, rencana pengembangan jangka panjang, serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca juga: PLN Resmikan Energi Hijau Pulau Rengit, Listrik Masyarakat Kini Nyala 24 Jam

Seluruh inovasi yang masuk akan melalui serangkaian proses seleksi, mulai dari seleksi administrasi, penyisihan, semifinal, final hingga feasibility checking. 

Bagi inovasi yang lolos ke tahap akhir, PLN juga akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan sekaligus potensi pengembangan inovasi.

“Untuk menjaga independensi penilaian, PLN melibatkan ahli dan praktisi di bidang keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan lingkungan,” tegas Gregorius.

Pendaftaran dibuka hingga 16 September 2026

Gregorius mengajak masyarakat di seluruh Indonesia memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendaftarkan inovasi terbaik yang telah dikembangkan.

Setiap tim juga dapat mengajukan lebih dari satu inovasi melalui kanal pendaftaran resmi.

“Jangan ragu untuk mendaftarkan inovasi yang sudah dikembangkan. Kami ingin PLN SustainAction 2026 menjadi ruang bagi komunitas dari berbagai daerah untuk membawa gagasannya lebih jauh dan memberikan dampak yang lebih luas,” ajaknya.

Baca juga: PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Terbesar di Dunia

 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+