Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bantu Pemerintah dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19, YLAM Raih Penghargaan PPKM Award 2023

Kompas.com, 27 Maret 2023, 18:41 WIB
Siti Sahana Aqesya,
Anissa Dea

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kontribusi Yayasan Life After Mine (YLAM) dalam membantu pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19 di Indonesia dianugerahi penghargaan pada PPKM Award 2023.

Adapun PPKM Award 2023 merupakan acara diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) untuk mengapresiasi berbagai pihak yang telah ikut serta membantu pemerintah dalam menanggulangi badai pandemi Covid-19.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunaidi Sadikin kepada Pengurus YLAM Adri Martowardojo di Gedung Dhanapala, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2023).

Penyerahan penghargaan juga disaksikan oleh Perwakilan Kedutaan Negara Sahabat, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Baca juga: Kemenkes Imbau Calon Pemudik Segera Vaksinasi Booster Covid-19

Adri berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kemenkes kepada pihaknya atas kontribusi YLAM dalam menangani pandemi Covid-19.

“Kami bertujuan menjadi yayasan yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (27/3/2023).

YLAM mengadakan vaksin gotong royong Covid-19 untuk warga yang bermukim di area pascatambang MMS Group. YLAM mengadakan vaksin gotong royong Covid-19 untuk warga yang bermukim di area pascatambang MMS Group.

Untuk diketahui, YLAM merupakan yayasan independen di bawah naungan perusahaan tambang Mitra Maju Sukses (MMS) Group Indonesia yang menyalurkan bantuan dan program sosialisasi berkelanjutan untuk masyarakat Indonesia.

Berdiri pada September 2020, YMLA langsung memberikan 510 set tempat tidur medis kepada kepada 23 rumah sakit darurat Covid-19 di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kasur ini digunakan oleh pasien Covid-19 bergejala sedang hingga berat.

Adapun serah terima bantuan dilakukan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tower 1 bersama pihak Kemenkes Koordinator Operasional RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Baca juga: Usai Pandemi, Kementerian PUPR Siap Kelola Lagi Wisma Atlet Kemayoran

Lalu, pada September 2021, YLAM juga memberikan donasi berupa 1.000 oxymeter kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur. Bantuan ini diberikan guna mengurangi tingkat fatalitas Covid-19 yang sekaligus membantu upaya memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Selain bantuan logistik, YLAM juga menggelar program Vaksin Gotong Royong dan pembagian sembako yang ditujukan kepada 1.000 warga di sekitar lahan pascatambang. Kegiatan yang dilaksanakan pada November hingga Desember 2022 ini digelar guna mendukung pemerintah dalam membentuk kekebalan komunal.

Pendiri YLAM Andrew Hidayat mengatakan, seluruh rangkaian inisiatif yang dilakukan pihaknya merupakan wujud kepedulian yayasan dan perusahaan untuk masyarakat.

“YLAM siap mengabdi untuk negeri secara berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Besar harapan kami agar kontribusi YLAM menjadi keberkahan bagi masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Astra Boyong 37 Peserta Binaan ke TEI 2026, Catat Transaksi Ekspor Rp 400 Miliar
Astra Boyong 37 Peserta Binaan ke TEI 2026, Catat Transaksi Ekspor Rp 400 Miliar
Desa Sejahtera Astra
Dua Tahun 'Water for Banuan', Dampak Nyata Air Bersih Berkelanjutan di Pelosok NTT
Dua Tahun "Water for Banuan", Dampak Nyata Air Bersih Berkelanjutan di Pelosok NTT
LSM/Figur
Kepemimpinan 'Human-Centered' Jadi Kunci Ukur Kesejahteraan Karyawan
Kepemimpinan "Human-Centered" Jadi Kunci Ukur Kesejahteraan Karyawan
Swasta
Antisipasi Ancaman Penyakit Pes, RI Perlu Perkuat Pemantauan Tikus
Antisipasi Ancaman Penyakit Pes, RI Perlu Perkuat Pemantauan Tikus
LSM/Figur
Satelit Ungkap Kota Dunia Alami Penurunan Tanah: Medan dan Bandung Masuk Daftar
Satelit Ungkap Kota Dunia Alami Penurunan Tanah: Medan dan Bandung Masuk Daftar
Pemerintah
Studi Ungkap Hubungan Lingkungan dan Kesehatan Mental Anak Muda
Studi Ungkap Hubungan Lingkungan dan Kesehatan Mental Anak Muda
Pemerintah
Strategi Para Petambak di Surabaya agar Mampu Bertahan dari Limbah Kiriman
Strategi Para Petambak di Surabaya agar Mampu Bertahan dari Limbah Kiriman
LSM/Figur
Kemiskinan Global Naik, PBB: Alarm Pengingat untuk Dunia
Kemiskinan Global Naik, PBB: Alarm Pengingat untuk Dunia
Pemerintah
BRIN Kembangkan Enzim dari Jamur Lokal untuk Urai Limbah Pewarna Tekstil
BRIN Kembangkan Enzim dari Jamur Lokal untuk Urai Limbah Pewarna Tekstil
Pemerintah
Super El Niño Berpotensi Jadikan 2026 Tahun Terpanas dalam Sejarah
Super El Niño Berpotensi Jadikan 2026 Tahun Terpanas dalam Sejarah
Pemerintah
Ikan Betina Lebih Banyak Ditemukan di Kali Surabaya, Pembuangan Limbah Cair Perlu Diperketat
Ikan Betina Lebih Banyak Ditemukan di Kali Surabaya, Pembuangan Limbah Cair Perlu Diperketat
LSM/Figur
Panas Ekstrem Jadi Tantangan Asia Tenggara, Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat
Panas Ekstrem Jadi Tantangan Asia Tenggara, Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat
Swasta
Coca-Cola Inisiasi Lingkungan Berkelanjutan si Solo lewat Master Meter dan Pilah Sampah
Coca-Cola Inisiasi Lingkungan Berkelanjutan si Solo lewat Master Meter dan Pilah Sampah
Swasta
Sektor Transisi Rendah Karbon Justru Paling Rawan Greenwashing
Sektor Transisi Rendah Karbon Justru Paling Rawan Greenwashing
Pemerintah
WWF: Populasi Satwa Liar Anjlok 73 Persen Sejak 1970
WWF: Populasi Satwa Liar Anjlok 73 Persen Sejak 1970
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau