Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bio Farma Komitmen Dukung Tenaga Medis dan Kesehatan, serta Kader Posyandu

Kompas.com, 19 Agustus 2024, 14:00 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Bio Farma, induk Holding BUMN Farmasi, pada 14 Agustus 2024 menggelar kegiatan pemberian apresiasi bagi tenaga medis, tenaga kesehatan teladan, dan kader posyandu berprestasi tahun 2024.

Kegiatan bertajuk "Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan serta Kader Berprestasi Mengabdi untuk Negeri, Menuju Indonesia Emas 2045" digelar di kantor pusat Bio Farma di Bandung, Jawa Barat.

Acara ini dihadiri oleh 170 tenaga medis dan tenaga kesehatan teladan, serta 38 kader Posyandu berprestasi dari seluruh Indonesia.

"Kami berharap bahwa tenaga medis, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu di Indonesia terus berinovasi, meningkatkan kompetensi, dan bekerja dengan penuh semangat untuk melayani masyarakat," ungkap Direktur Pemasaran Bio Farma Group, Kamelia Faisal.

"Kami percaya bahwa peran vital Bapak Ibu dalam sistem kesehatan akan menjadi pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Bio Farma berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung perjuangan ini, demi tercapainya visi Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kamelia Faisal juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga medis, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian luar biasa bagi bangsa dan negara.

"Bio Farma merasa sangat terhormat dapat menyambut para pahlawan kesehatan bangsa kita. Sinergi antara Bio Farma dan para tenaga kesehatan telah terjalin kuat selama bertahun-tahun, dengan berbagai pencapaian penting dalam bidang vaksinasi yang telah melindungi masyarakat Indonesia," ujar Kamelia Faisal.

Bio Farma menggelar kegiatan pemberian apresiasi bagi tenaga medis, tenaga kesehatan teladan, dan kader posyandu berprestasi tahun 2024 (14/8/2024).DOK. BIO FARMA Bio Farma menggelar kegiatan pemberian apresiasi bagi tenaga medis, tenaga kesehatan teladan, dan kader posyandu berprestasi tahun 2024 (14/8/2024).

Dia menyampaikan, Bio Farma telah menjadi bagian integral dalam sejarah vaksinasi di Indonesia, mendukung berbagai program imunisasi mulai dari vaksinasi cacar pada tahun 1956, hingga program vaksinasi COVID-19 yang dimulai pada tahun 2020.

Sinergi ini diharapkan dapat terus terjalin hingga mewujudkan Indonesia Emas 2045, sejalan dengan tema acara penghargaan tahun ini.

"Ke depan, Bio Farma akan terus mendukung upaya Bapak/Ibu tenaga medis, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu dengan menyediakan produk-produk terbaik buatan anak bangsa. Kami yakin, dengan bahu-membahu, kita dapat membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang," tambahnya.

Baca juga: 9 Cara Bayar BPJS Kesehatan di HP: BNI, BRI, BCA, BSI, dan Mandiri

Kamelia Faisal berharap, acara ini tidak hanya merupakan bentuk apresiasi tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia.

"Bio Farma berharap melalui kegiatan ini, semakin banyak tenaga medis, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu berprestasi yang akan lahir dan berkontribusi dalam mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Mereka Menyebutnya “Ojek Laut”...
Mereka Menyebutnya “Ojek Laut”...
LSM/Figur
Hadapi Disrupsi AI, Kepemimpinan Berkelanjutan Jadi Kunci Capai Target SDG
Hadapi Disrupsi AI, Kepemimpinan Berkelanjutan Jadi Kunci Capai Target SDG
Swasta
Peneliti UI dan Kyoto University Berkolaborasi untuk Ubah Limbah Cair Kelapa Sawit Jadi Energi
Peneliti UI dan Kyoto University Berkolaborasi untuk Ubah Limbah Cair Kelapa Sawit Jadi Energi
LSM/Figur
Kian Dekat dengan Alam, Bantu Bangun Kebiasaan Makan Lebih Sehat
Kian Dekat dengan Alam, Bantu Bangun Kebiasaan Makan Lebih Sehat
Pemerintah
Pemerintah Diminta Susun Mekanisme Penyelesaian Wilayah Masyarakat Adat dengan Area Konsesi
Pemerintah Diminta Susun Mekanisme Penyelesaian Wilayah Masyarakat Adat dengan Area Konsesi
Pemerintah
Hanya 10 dari 516 Masyarakat Adat yang Diakui di Kaltim, Ini Penyebabnya
Hanya 10 dari 516 Masyarakat Adat yang Diakui di Kaltim, Ini Penyebabnya
Pemerintah
Karier Perempuan Sering Terhambat, Khususnya pada Posisi Dewan Direksi
Karier Perempuan Sering Terhambat, Khususnya pada Posisi Dewan Direksi
Pemerintah
Target WHO 2030: Deteksi Wabah Baru Hanya dalam 24 Jam
Target WHO 2030: Deteksi Wabah Baru Hanya dalam 24 Jam
Pemerintah
Perubahan Iklim Ancam Kesehatan Kulit Negara Berpendapatan Rendah
Perubahan Iklim Ancam Kesehatan Kulit Negara Berpendapatan Rendah
Pemerintah
Kerugian Hunian Akibat Bencana Capai 228 Miliar Dolar AS Setiap Tahunnya
Kerugian Hunian Akibat Bencana Capai 228 Miliar Dolar AS Setiap Tahunnya
Pemerintah
Astra Boyong 37 Peserta Binaan ke Trade Expo Indonesia 2026
Astra Boyong 37 Peserta Binaan ke Trade Expo Indonesia 2026
Desa Sejahtera Astra
Dua Tahun 'Water for Banuan', Dampak Nyata Air Bersih Berkelanjutan di Pelosok NTT
Dua Tahun "Water for Banuan", Dampak Nyata Air Bersih Berkelanjutan di Pelosok NTT
LSM/Figur
Kepemimpinan 'Human-Centered' Jadi Kunci Ukur Kesejahteraan Karyawan
Kepemimpinan "Human-Centered" Jadi Kunci Ukur Kesejahteraan Karyawan
Swasta
Antisipasi Ancaman Penyakit Pes, RI Perlu Perkuat Pemantauan Tikus
Antisipasi Ancaman Penyakit Pes, RI Perlu Perkuat Pemantauan Tikus
LSM/Figur
Satelit Ungkap Kota Dunia Alami Penurunan Tanah: Medan dan Bandung Masuk Daftar
Satelit Ungkap Kota Dunia Alami Penurunan Tanah: Medan dan Bandung Masuk Daftar
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau