Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

FIFGROUP Kembangkan Kampung Berseri Astra Binaan Kedua di Sumatera Barat

Kompas.com, 15 Juli 2025, 16:35 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Federal International Finance (FIFGROUP) meluncurkan program Kampung Berseri Astra (KBA) Binaan FIFGROUP Rafflesia Batang Palupuh di Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Ini merupakan KBA Binaan FIFGROUP kedua di Indonesia setelah sebelumnya diluncurkan di Duren Seribu, Kota Depok, Jawa Barat.

Bupati Kabupaten Agam, Benni Warlis dalam sambutannya menyampaikan bahwa inisiatif seperti Kampung Berseri Astra adalah langkah nyata untuk mewujudkan visi Kabupaten Agam sebagai daerah yang sejahtera dan ramah lingkungan.

Baca juga: Sederet Upaya Keberlanjutan Astra Group, Bangun PLTS hingga Kembangkan Bahan Bakar Hidrogen

"Kami sangat mengapresiasi komitmen Astra dan FIFGROUP dalam mendukung pembangunan komunitas lokal yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (15/7/2025).

Sementara itu Direktur FIFGROUP Esther Sri Harjati menyampaikan bahwa program KBA Binaan FIFGROUP secara aktif mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 1 dan 2 (Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

“Kami berharap hadirnya KBA Rafflesia Batang Palupuh dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan yang berkelanjutan di Jorong Batang Palupuh,” kata Esther.

Head of Social Engagement Astra Triyanto menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini yang turut mendukung keberlanjutan program Kampung Berseri Astra (KBA), yang telah digagas sejak 2013.

“Hingga Juni 2025, Grup Astra telah membina sebanyak 235 Kampung Berseri Astra (KBA) di seluruh Indonesia. Hadirnya KBA Binaan FIFGROUP Rafflesia Batang Palupuh menjadi wujud nyata konsistensi kita bersama dalam memperluas dampak positif kepada masyarakat,” ungkap Triyanto.

Melalui pelaksanaan KBA ini, FIFGROUP menargetkan Jorong Batang Palupuh pada tahun 2026 dapat meraih penghargaan dalam Program Kampung Iklim (Proklim).

Proklim merupakan program nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Baca juga: Astra Masuk 200 Besar Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik Versi TIME

Penghargaan ini diberikan kepada wilayah yang berhasil meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui penguatan ketahanan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca secara berkelanjutan di daerahnya.

Pengembangan potensi keberlanjutan dari kualitas hidup warga Jorong Batang Palupuh dilakukan melalui inisiatif empat pilar FIFGROUP.

Dari pilar FIFGROUP Sehat, program akan mencakup kampanye kesadaran hidup bersih dan sehat, workshop kesehatan untuk remaja dan ibu hamil, serta meningkatkan fasilitas Puskesmas dan Posyandu.

Selanjutnya melalui FIFGROUP Pintar, upaya akan difokuskan pada penyediaan infrastruktur untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seperti buku, mainan edukatif dan aktivitas pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Jorong Batang Palupuh.

Selain itu, dari pilar FIFGROUP Sejahtera, dukungan juga diberikan untuk pengembangan usaha lokal, salah satunya adalah UMKM Rafflesia Luwak Coffee, yang telah berdiri sejak tahun 2010.

Baca juga: Strategi Astra Dukung Transportasi Bebas Emisi di Indonesia

Terakhir, dari pilar FIFGROUP Lestari, inisiatif meliputi pengembangan FIFarm melalui pembangunan rumah pembibitan, workshop edukasi pertanian berkelanjutan, pengolahan sampah menggunakan metode ecoenzym, pembangunan rumah daur ulang, serta proyek konservasi dan edukasi mengenai bunga langka Rafflesia Arnoldi, yang menjadi ikon alam Batang Palupuh.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kasus ISPA Capai 13.449 Selama Juli-Agustus 2026, Ini Kelompok yang Rentan
Kasus ISPA Capai 13.449 Selama Juli-Agustus 2026, Ini Kelompok yang Rentan
LSM/Figur
Aturan Baru Uni Eropa soal Deforestasi Bakal Ubah Pasar Kopi Dunia
Aturan Baru Uni Eropa soal Deforestasi Bakal Ubah Pasar Kopi Dunia
Pemerintah
Tren Belanja Online: Konsumen Makin Pilih Kemasan Ramah Lingkungan
Tren Belanja Online: Konsumen Makin Pilih Kemasan Ramah Lingkungan
Pemerintah
Kapasitas PLTS Indonesia Baru 1,5 GW, AESI Soroti Hambatan Capai Target 100 GWp
Kapasitas PLTS Indonesia Baru 1,5 GW, AESI Soroti Hambatan Capai Target 100 GWp
Swasta
Studi: Janji Target Iklim Perusahaan Ternyata Minim Realisasi Anggaran Hijau
Studi: Janji Target Iklim Perusahaan Ternyata Minim Realisasi Anggaran Hijau
Pemerintah
BPDLH Siapkan Skema 'Blended Finance' untuk Hadapi Risiko Bencana Iklim
BPDLH Siapkan Skema "Blended Finance" untuk Hadapi Risiko Bencana Iklim
Pemerintah
Pesan yang Gugah Emosi Lebih Ampuh Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pesan yang Gugah Emosi Lebih Ampuh Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
LSM/Figur
United Tractors Gelar Wisuda 'Release Stunting' 2026
United Tractors Gelar Wisuda "Release Stunting" 2026
Swasta
PBB Sebut Target Batas Suhu Iklim 1,5 Derajat C Kian Sulit Dicapai
PBB Sebut Target Batas Suhu Iklim 1,5 Derajat C Kian Sulit Dicapai
Pemerintah
Indonesia Disebut Belum Resmi Ajukan Dana 'Loss and Damage', BPDLH Klaim Sudah Kirim Dua Proposal
Indonesia Disebut Belum Resmi Ajukan Dana "Loss and Damage", BPDLH Klaim Sudah Kirim Dua Proposal
LSM/Figur
Gelombang Panas Laut Ancam Kesehatan Anak-Anak Pesisir
Gelombang Panas Laut Ancam Kesehatan Anak-Anak Pesisir
Pemerintah
Industri Batu Bara di Tengah Transisi Energi, Bappenas Sebut Pekerja Informal Paling Sulit Beralih
Industri Batu Bara di Tengah Transisi Energi, Bappenas Sebut Pekerja Informal Paling Sulit Beralih
Pemerintah
Emisi Industri Fashion Naik 14 Persen Hanya dalam 2 Tahun
Emisi Industri Fashion Naik 14 Persen Hanya dalam 2 Tahun
Pemerintah
Bahaya Pestisida, Hampir 50 Persen Petani Dunia Keracunan Tiap Tahun
Bahaya Pestisida, Hampir 50 Persen Petani Dunia Keracunan Tiap Tahun
Pemerintah
Kerusakan Tanah Dunia Mengkhawatirkan, PBB Soroti Solusi yang Belum Maksimal
Kerusakan Tanah Dunia Mengkhawatirkan, PBB Soroti Solusi yang Belum Maksimal
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau