Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - Lestari Summit & Awards 2025 yang diselenggarakan pada Kamis (2/10/2025) menjadi ajang yang mempertemukan pemerintah, korporasi, akademisi, komunitas lokal, hingga generasi muda untuk membahas isu keberlanjutan.
Salah satu hal unik yang hadir dalam Lestari Summit & Awards 2025 adalah peserta bisa mengambil buah-buahan gratis yang disediakan panitia. Tak hanya itu, peserta juga bisa mengambil tanaman sukulen serta perangkat alat untuk menanam pohon.
Project Manager Lestari Summit and Award dan GM Sustainability KG Media, Dimas Fikhriadi menuturkan pada tahun ini panitia tidak menyediakan merchandise seperti tahun sebelumnya.
Baca juga: Lestari Summit 2025: Resiliensi Jadi Jalan Menuju Indonesia Emas 2045
"Karena kalau merchandise, itu juga akan menjadi calon sampah berikutnya. Karena itu, kami menyediakan buah-buahan, tanaman sukulen, dan seperangkat alat menanam pohon sebagai pengganti merchandise," ujarnya Kamis (2/10/2025).
Dimas menjelaskan, buah yang disediakan tersebut disuplai oleh petani lokal, sehingga hal ini juga turut membantu ekonomi masyarakat.
Selain mendapatkan buah, tanaman sukulen, dan perangkat menanam, peserta Lestari Summit & Awards 2025 juga bisa menikmati kopi gratis yang disediakan Kopi Kenangan.
Kopi Kenangan gratis di Lestari Summit & Awards 2025"Itu dibagikan, dan Kopi Kenangan itu telah menjadi partner kami di Llestari Awards & Summmit 2025," jelas Dimas.
Lestari Summit tahun ini mengambil tema “Thriving Together and Cultivating Resilience for Sustainable Future” sebagai pesan bahwa resiliensi atau ketangguhan menjadi kunci dalam pencapaian SDGs.
Baca juga: Lestari Summit & Awards 2025: Kolaborasi sebagai Kunci Masa Depan Berkelanjutan
CEO KG Media Andy Budiman menyatakan resiliensi menjadi kebutuhan nyata, baik resiliensi sosial, resiliensi ekonomi, dan tentu saja resiliensi lingkungan.
"Kita sadar bahwa krisis di satu bidang hampir selalu berkelindan dengan krisis di bidang lain. Karena itulah Lestari Summit 2025 mengangkat tema “Thriving Together and Cultivating Resilience for Sustainable Future,” kata Andy Budiman.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya