Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Long Service Award", Humanisasi di Tengah Era Transaksional

Kompas.com, 4 Oktober 2026, 10:42 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Di tengah dinamika dunia kerja modern yang makin bergeser ke arah transaksional, loyalitas sering kali tergerus oleh orientasi yang semata-mata berfokus pada target kontribusi pendapatan (revenue) singkat.

Hubungan industrial kerap kali dipersempit menjadi sekadar pertukaran antara jam kerja dan kompensasi finansial, yang pada akhirnya mengikis makna emosional dan pengabdian dalam berkarier.

Di tengah fenomena shifting budaya kerja tersebut, pemberian Long Service Award oleh APP Group menjadi salah satu bentuk praktik tata kelola perusahaan yang mencoba mengembalikan nilai-nilai penghargaan kemanusiaan di lingkungan korporasi.

Penghargaan masa kerja seperti ini diharapkan bukan sekadar seremoni rutin atau bentuk formalitas perusahaan, melainkan wujud nyata dari upaya "memanusiakan manusia" di tempat kerja.

Melalui pengakuan atas pengabdian puluhan tahun, perusahaan menegaskan karyawan bukan sekadar komoditas atau roda penggerak angka-angka statistik di laporan keuangan, melainkan aset bernilai tinggi yang tumbuh, beradaptasi, dan membentuk karakter perusahaan dari masa ke masa.

Penghargaan juga dapat menjadi simbol pemulihan makna loyalitas.

Sebuah pengingat bahwa di balik efisiensi dan transformasi digital yang melaju cepat, dedikasi, integritas, serta komitmen jangka panjang para pekerja tetap merupakan fondasi utama tak tergantikan bagi keberlanjutan sebuah industri.

Beradaptasi dan berkolaborasi lintas generasi

APP Group telah memberikan Long Service Award kepada 9.302 karyawan sepanjang 2021–2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi jangka panjang mereka dalam perjalanan perusahaan.

Tahun ini, penghargaan diberikan kepada 1.370 karyawan dengan masa kerja 20 tahun, 25 tahun, hingga 30 tahun.

Mengusung tema “A Legacy of Dedication, A Future of Possibilities,” Long Service Award 2026 tidak hanya menjadi penghargaan atas masa kerja, tetapi juga momentum untuk memperkuat transfer pengalaman, pengetahuan, dan nilai antargenerasi.

Direktur APP Group Suhendra Wiriadinata mengatakan pertumbuhan Perusahaan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, fasilitas, maupun strategi bisnis, tetapi terutama oleh orang-orang yang tumbuh dan berkembang bersama perusahaan.

“Perusahaan tidak pernah menjadi besar hanya karena gedungnya, mesinnya, atau angka-angka di dalam laporan tahunannya. Sebuah perusahaan menjadi besar karena orang-orang yang ada di dalamnya," jelas Suhendra.

Menurut Suhendra, pengalaman yang terbangun selama puluhan tahun merupakan aset penting bagi keberlanjutan perusahaan. Selain keterampilan dan pengetahuan, para karyawan membawa nilai kerja keras, ketekunan, integritas, serta keteladanan yang dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Salah satunya penerima, Sugiono dari Chemical Production PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, penerima penghargaan masa kerja 30 tahun. Selama tiga dekade, ia mengalami perubahan cara kerja sejak era 1990-an hingga transformasi digital saat ini.

“Bagi saya, 30 tahun bukan sekadar lamanya waktu bekerja, tetapi tentang kontribusi apa yang bisa kita berikan kepada perusahaan. Saya tumbuh bersama perusahaan, bukan hanya dalam pekerjaan, tetapi juga dari sisi nilai, kebiasaan, dan pengembangan potensi,” ujar Sugiono.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
AI Masuk Dunia Pendidikan, UNESCO Dorong Penguatan Kompetensi Guru
AI Masuk Dunia Pendidikan, UNESCO Dorong Penguatan Kompetensi Guru
LSM/Figur
Banjir Bandang Berulang di Sumatera, Pakar Minta Tata Ruang Diubah
Banjir Bandang Berulang di Sumatera, Pakar Minta Tata Ruang Diubah
LSM/Figur
Agrinas Palma-IPB University Kembangkan Bioetanol Singkong, Sorgum, dan Jagung Dukung E20
Agrinas Palma-IPB University Kembangkan Bioetanol Singkong, Sorgum, dan Jagung Dukung E20
BUMN
Rasa Makanan Tentukan Keberhasilan Program Makanan Sekolah Ramah Lingkungan
Rasa Makanan Tentukan Keberhasilan Program Makanan Sekolah Ramah Lingkungan
Pemerintah
Dari Bambu hingga PLTMH, Peserta Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI Belajar Jaga Lingkungan di Kawasan Ekowisata Boon Pring
Dari Bambu hingga PLTMH, Peserta Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI Belajar Jaga Lingkungan di Kawasan Ekowisata Boon Pring
LSM/Figur
ASEAN Didorong Selaraskan Harga Karbon agar Tak Kehilangan Potensi Pendapatan
ASEAN Didorong Selaraskan Harga Karbon agar Tak Kehilangan Potensi Pendapatan
Pemerintah
UNDP: 160 Juta Orang Terancam Terjebak Krisis Berkepanjangan
UNDP: 160 Juta Orang Terancam Terjebak Krisis Berkepanjangan
Pemerintah
WHO: Angka Harapan Hidup Global Mendekati Tingkat Sebelum Pandemi
WHO: Angka Harapan Hidup Global Mendekati Tingkat Sebelum Pandemi
Pemerintah
Makanan Busuk Lepaskan Gas Rumah Kaca 5 Kali Lebih Banyak Dibanding Pesawat
Makanan Busuk Lepaskan Gas Rumah Kaca 5 Kali Lebih Banyak Dibanding Pesawat
Pemerintah
Potensi Pendapatan dari Pengelolaan Sampah Organik di Jabar Capai 64 M Per Tahun
Potensi Pendapatan dari Pengelolaan Sampah Organik di Jabar Capai 64 M Per Tahun
LSM/Figur
IPB Sulap Limbah Mata Ikan Tuna Jadi Camilan Fungsional
IPB Sulap Limbah Mata Ikan Tuna Jadi Camilan Fungsional
LSM/Figur
PwC: Tingkat Kemahiran AI Memicu Kesenjangan Baru di Dunia Kerja
PwC: Tingkat Kemahiran AI Memicu Kesenjangan Baru di Dunia Kerja
Pemerintah
Ketika AI 'Haus' Air Bersih, Catatan Pengingat dari Data Center Jatiluhur
Ketika AI "Haus" Air Bersih, Catatan Pengingat dari Data Center Jatiluhur
LSM/Figur
'Long Service Award', Humanisasi di Tengah Era Transaksional
"Long Service Award", Humanisasi di Tengah Era Transaksional
Swasta
Target PLTS 100 GW Butuh Perencanaan Ketenagalistrikan yang Lebih Transparan
Target PLTS 100 GW Butuh Perencanaan Ketenagalistrikan yang Lebih Transparan
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau