Penulis
Menurut Sugiono, perubahan tersebut membuat kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus belajar semakin penting. “Perubahan teknologi tidak bisa dihindari. Dari sistem yang dulu masih banyak dilakukan secara manual, sekarang semakin terdigitalisasi. Karena itu kita harus adaptif dan mau terus belajar,” katanya.
Pengalaman selama 30 tahun juga dijalani Teten Burhanudin, Sustainability Security Manager di PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills Karawang. Baginya, kesempatan meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan menjadi bagian penting dalam perjalanan karier.
“Perusahaan memberikan banyak kesempatan melalui berbagai pelatihan yang menunjang pekerjaan. Jadi bagi saya, yang paling penting adalah kemauan untuk terus belajar,” ujar Teten.
Bekerja bersama generasi yang lebih muda dengan beragam kompetensi, termasuk di bidang teknologi, menurutnya menjadi kesempatan untuk saling melengkapi.
“Saya harus mau belajar dan mengetahui perkembangan teknologi. Yang diperlukan adalah sinergi antara teknologi dengan orang-orang yang ada di dalamnya. Teknologi harus menunjang SDM, dan pada akhirnya keduanya harus bisa berjalan bersama,” katanya.
Sementara itu, Indah Dwi Lestari dari PT Ekamas Fortuna yang telah bekerja selama 20 tahun memaknai perjalanan kariernya sebagai proses tumbuh bersama perusahaan.
Ia memulai karier dari pekerjaan administrasi dan kini bekerja di bagian supply chain dengan tanggung jawab yang berkaitan dengan pelanggan global.
Baca juga: Guru PPPK Jadi ASN, Dosen UGM Dorong Masa Kerja Masuk Bobot Seleksi
“Ekamas Fortuna sudah seperti rumah kedua bagi saya. Saya tumbuh di sini, mulai dari pekerjaan administrasi sampai sekarang mendapat tanggung jawab di supply chain dan berhubungan dengan customer global," ujar Indah.
"Ketika Ekamas Fortuna tumbuh semakin besar, tentu kami sebagai karyawan juga ikut senang karena merasa ikut membesarkan rumah tempat kami tumbuh,” tutup Indah.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya