Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Komitmen Unilever dalam Keadilan Gender dan Disabilitas, Raih Lestari Awards 2024

Kompas.com, 1 September 2024, 10:00 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Unilever Tbk meraih penghargaan KG Media Lestari Awards 2024 untuk Kategori Diversity, Equity & Inclusion. 

Penghargaan ini menunjukkan bahwa perusahaan yang bergerak di bidang fast moving consumer goods (FMCG) tersebut secara konsisten menerapkan keberagaman, keadilan, dan inklusi di semua operasionalnya. 

Pada ajang penganugerahan yang digelar pada Rabu (21/8/2024) di Jakarta, Head of Communication Unilever, Kristy Nelwan, mengatakan pihaknya merasa terhormat dan bangga menerima penghargaan tersebut. 

Baca juga: Cerita Para Disabilitas Berwirausaha, dari Desain sampai FnB

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan ini. Hal ini sekaligus menjadi bukti komitmen kami dalam upaya mempraktekkan keberagaman, keadilan, dan inklusi," ujar Kristy. 

Kristy sekaligus sebagai Chair of Equity, Diversity & Inclusion (ED&I) Board Unilever Indonesia, juga mengatakan bahwa komitmen ini ditujukan bagi internal perusahaan, maupun masyarakat Indonesia secara luas. 

"Kami berfokus pada upaya untuk menciptakan keadilan gender, kesetaraan untuk penyandang disabilitas, dan penghapusan diskriminasi dan stigma," imbuhnya. 

Komitmen Unilever dalam EDI

Salah satu fasilitas berupa Day Care bagi karyawan PT Unilever Indonesia. Dok. Unilever Indonesia Salah satu fasilitas berupa Day Care bagi karyawan PT Unilever Indonesia.

Kristy menjelaskan, pihaknya memiliki tiga fokus Equity, Diversity & Inclusion (ED&I) untuk mewujudkan Indonesia yang lebih adil, beragam, dan inklusif. 

"Kami terus menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia dan menghormati keragaman. Ini ada dalam komitmen ED&I Unilever Indonesia yang kami terapkan sendiri di lingkungan kerja, serta melalui kampanye dan program perusahaan ataupun brand-brand kami," terangnya. 

Baca juga: Unilever Catatkan Laba Bersih Rp 2,5 Triliun Per Semester I-2024

Tiga fokus komitmen ED&I Unilever Indonesia adalah:

  • Keadilan Gender: Unilever Indonesia memberikan kesempatan yang sama, perlakuan adil, dan dukungan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan unik perempuan maupun laki-laki.
  • Keadilan untuk Penyandang Disabilitas: Unilever Indonesia menciptakan lingkungan kerja yang ramah disabilitas, dan membuka peluang yang adil bagi penyandang disabilitas untuk membuktikan kemampuan mereka
  • Penghapusan Diskriminasi dan Stigma: Unilever Indonesia memberikan kesempatan yang adil dan lingkungan yang aman bagi semua orang, tanpa diskriminasi dan stigma.

"Kami ingin menghapus stigma itu, bahwa penyandang disabilitas tidak dapat bekerja, tidak punya keterampilan, atau hanya bisa bekerja di bidang tertentu," tuturnya. 

Bukti komitmen Unilever

Salah satu fasilitas berupa kelas bahasa isyarat bagi karyawan PT Unilever Indonesia. Dok. Unilever Indonesia Salah satu fasilitas berupa kelas bahasa isyarat bagi karyawan PT Unilever Indonesia.

Tiga fokus komitmen tersebut, kata Kristy, ditunjukkan melalui berbagai macam hal, baik internal maupun eksternal perusahaan.

Mulai dari memastikan fasilitas kantor yang ramah bagi penyandang disabilitas. 

"Kami melakukan peningkatan akses bagi penyandang disabilitas di 90 persen fasilitas kantor pusat kami," ujarnya. 

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kasus Melonjak, WHO Terbitkan Panduan Global Pertama Penanganan Obesitas Anak
Kasus Melonjak, WHO Terbitkan Panduan Global Pertama Penanganan Obesitas Anak
Pemerintah
Studi Global: Adopsi AI Justru Dorong Peningkatan Lapangan Kerja
Studi Global: Adopsi AI Justru Dorong Peningkatan Lapangan Kerja
Pemerintah
Hashim: Tutup Industri Batu Bara Bisa Picu “Bunuh Diri Ekonomi”
Hashim: Tutup Industri Batu Bara Bisa Picu “Bunuh Diri Ekonomi”
Pemerintah
82 Persen Investor Global Waspadai Dampak Krisis Iklim pada Harga Aset
82 Persen Investor Global Waspadai Dampak Krisis Iklim pada Harga Aset
Pemerintah
Harga dari Ketiadaan Data Emisi, Keunggulan Produk Ekspor RI Terkikis Pajak Karbon
Harga dari Ketiadaan Data Emisi, Keunggulan Produk Ekspor RI Terkikis Pajak Karbon
LSM/Figur
Pakar Iklim Dunia Rilis 5 Langkah Strategis Hadapi El Nino
Pakar Iklim Dunia Rilis 5 Langkah Strategis Hadapi El Nino
Pemerintah
AESI Dorong Pemanfaatan PLTS dan Baterai untuk Percepat Transisi Energi di ASEAN
AESI Dorong Pemanfaatan PLTS dan Baterai untuk Percepat Transisi Energi di ASEAN
Swasta
Geliat Ekonomi Biru di Pulau Pari, dari Penanaman 1.000 Mangrove hingga Literasi Keuangan Warga
Geliat Ekonomi Biru di Pulau Pari, dari Penanaman 1.000 Mangrove hingga Literasi Keuangan Warga
Swasta
Menekan Sampah Pascakonsumsi lewat Inovasi Kemasan dan Ekonomi Sirkular
Menekan Sampah Pascakonsumsi lewat Inovasi Kemasan dan Ekonomi Sirkular
Swasta
Transformasi Embung Doho Wonogiri, Dari Infrastruktur Irigasi menjadi Destinasi Wisata
Transformasi Embung Doho Wonogiri, Dari Infrastruktur Irigasi menjadi Destinasi Wisata
Pemerintah
Biaya Kerusakan Iklim Melonjak 4 Kali Lipat Jika Batas Suhu 1,5 Derajat C Terlampaui
Biaya Kerusakan Iklim Melonjak 4 Kali Lipat Jika Batas Suhu 1,5 Derajat C Terlampaui
Pemerintah
Coca-Cola Perkuat Tata Kelola Sumber Daya Air di Sejumlah Daerah
Coca-Cola Perkuat Tata Kelola Sumber Daya Air di Sejumlah Daerah
Swasta
Elektrifikasi Dorong Permintaan Listrik, Energi Terbarukan Jadi Kunci
Elektrifikasi Dorong Permintaan Listrik, Energi Terbarukan Jadi Kunci
Swasta
Universitas Pattimura Dorong Digitalisasi Musik Ambon untuk Perkuat Hak Cipta
Universitas Pattimura Dorong Digitalisasi Musik Ambon untuk Perkuat Hak Cipta
LSM/Figur
Lapisan Es Antarktika Terus Meleleh Sepanjang Abad meski Emisi Dipangkas
Lapisan Es Antarktika Terus Meleleh Sepanjang Abad meski Emisi Dipangkas
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau