Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 13 Agustus 2025, 14:03 WIB
Aningtias Jatmika,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-47 Pasar Modal Indonesia, Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menggelar kegiatan corporate social responsibility (CSR) di Aceh.

Kegiatan CSR itu merupakan bentuk komitmen kepedulian pasar modal terhadap pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Peresmian bantuan meliputi pembangunan jalan, sarana sanitasi, serta pemberian bantuan pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Besar pada Kamis (7/8/2025). Acara ini bekerja sama dengan Yayasan Rumah Asuh Indonesia.

Pada kesempatan itu, Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi KSEI sekaligus Ketua Panitia HUT Ke-47 Pasar Modal Indonesia Dharma Setyadi menyerahkan bantuan pembangunan jalan di Masjid Beurangong Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, kepada Direktur Yayasan Rumah Asuh Indonesia Asep Nugraha.

Turut hadir menyaksikan seremoni tersebut Asisten Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh Harfinan Harlan, Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum BEI Risa E Rustam, Direktur Teknologi Informasi dan Dukungan Bisnis KPEI Umi Kulsum, Bupati Aceh Besar Muharram Idris, serta para tamu undangan lain.

Baca juga: Menteri LH Minta Perusahaan Bantu Kelola Sampah Warga Pakai Dana CSR

Dalam sambutannya, Dharma menyampaikan bahwa infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang memadai akan memudahkan akses ke berbagai fasilitas dan layanan umum, mempercepat distribusi barang, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Jalan Lamrabo merupakan jalur strategis yang menghubungkan lima desa, yaitu Desa Deah, Desa Beurangong, Desa Cot Yang, Desa Cucum, dan Desa Lamtring. Semoga dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, mobilitas warga sehari-hari menjadi lebih efisien. Akses antardesa pun semakin mudah dan lancar,” ujar Dharma dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (12/8/2025).

Toilet dan perlengkapan sekolah

Sebagai rangkaian acara, Pasar Modal Indonesia juga memberikan bantuan pembangunan toilet baru dan perlengkapan sekolah untuk 237 siswa SMPN 2 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Bantuan diserahkan Dharma kepada Asep Nugraha di Banda Aceh serta disaksikan perwakilan OJK, BEI, KPEI, dan Kepala Sekolah SMPN 2 Kejuruan Muda Saripah Nubaiti.

Pasar Modal Indonesia dan Yayasan Rumah Asuh Indonesia memberikan bantuan pembangunan toilet baru dan perlengkapan sekolah untuk 237 siswa SMPN 2 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh TamiangYayasan Rumah Asuh Indonesia Pasar Modal Indonesia dan Yayasan Rumah Asuh Indonesia memberikan bantuan pembangunan toilet baru dan perlengkapan sekolah untuk 237 siswa SMPN 2 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang

Menurut Dharma, merujuk pada rekomendasi Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), fasilitas toilet di sekolah tersebut belum memenuhi rasio ideal, yakni masing-masing tiga toilet layak pakai untuk perempuan dan laki-laki, serta fasilitas cuci tangan yang memadai.

“Tidak hanya program Sekolah Sehat, pasar modal Indonesia juga memberikan perlengkapan sekolah untuk siswa-siswi yatim dan duafa di SMPN 2 Kejuruan Muda. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan agar siswa tetap semangat belajar. Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi,” kata Dharma.

Baca juga: Peduli Kesehatan Masyarakat, Viva Apotek Raih Penghargaan CSR Terbaik 2025

Dharma berharap, rangkaian kegiatan CSR HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia mampu menciptakan perbaikan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan yang inklusif serta berdampak positif sehingga menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di Aceh Besar dan Aceh Tamiang.

Berbagai kegiatan CSR tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas pencapaian Pasar Modal, sekaligus komitmen untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ke depan, SRO berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan CSR yang bermanfaat jangka panjang dan sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Baca tentang


Terkini Lainnya
Integrasi Keberlanjutan, Praktik Baik Bangunan Hijau Sektor FMCG dan Farmasi
Integrasi Keberlanjutan, Praktik Baik Bangunan Hijau Sektor FMCG dan Farmasi
Swasta
Kisah Nurdini Prihastiti Membuka Ruang Berkarya bagi Penyandang Disabilitas
Kisah Nurdini Prihastiti Membuka Ruang Berkarya bagi Penyandang Disabilitas
LSM/Figur
Coca-Cola Sediakan Drop Box Botol PET di 20 Gerai M Mart
Coca-Cola Sediakan Drop Box Botol PET di 20 Gerai M Mart
Swasta
WHO Rilis Kerangka Kerja Keberlanjutan untuk Dekarbonisasi Sektor Farmasi
WHO Rilis Kerangka Kerja Keberlanjutan untuk Dekarbonisasi Sektor Farmasi
Pemerintah
Pemuda Desa Sumbersari Ubah Sampah Pasar Menjadi Kompos Bernilai Ekonomi
Pemuda Desa Sumbersari Ubah Sampah Pasar Menjadi Kompos Bernilai Ekonomi
LSM/Figur
Kemenhut Petakan 6,28 Juta Hektare Perhutanan Sosial untuk Perdagangan Karbon
Kemenhut Petakan 6,28 Juta Hektare Perhutanan Sosial untuk Perdagangan Karbon
Pemerintah
Teknologi Fermentasi ITB Pangkas Waktu Pengolahan Kakao dari 14 Hari Jadi 2 Hari
Teknologi Fermentasi ITB Pangkas Waktu Pengolahan Kakao dari 14 Hari Jadi 2 Hari
LSM/Figur
875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka
875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka
Pemerintah
Perusahaan Dinilai Belum Maksimal Siapkan Pekerja Hadapi Disrupsi AI
Perusahaan Dinilai Belum Maksimal Siapkan Pekerja Hadapi Disrupsi AI
Pemerintah
Gaya Hidup Berkelanjutan Tak Cukup Jadi Pilihan Individu, Butuh Dukungan Ekosistem
Gaya Hidup Berkelanjutan Tak Cukup Jadi Pilihan Individu, Butuh Dukungan Ekosistem
LSM/Figur
Menteri LH Klaim Karhutla di Lahan Konsesi Turun Akibat Sanksi Hukum
Menteri LH Klaim Karhutla di Lahan Konsesi Turun Akibat Sanksi Hukum
Pemerintah
PBB Sebut Perusahaan Masih Acuh Saat Target Lingkungan 2030 Meleset
PBB Sebut Perusahaan Masih Acuh Saat Target Lingkungan 2030 Meleset
Pemerintah
4.000 Pekerja Pemilah Sampah Informal di Bantargebang Dapat Jaminan Sosial
4.000 Pekerja Pemilah Sampah Informal di Bantargebang Dapat Jaminan Sosial
Pemerintah
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pemerintah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau