Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ADB Buka Lowongan untuk Sarjana terkait Energy Project, Cek Syaratnya

Kompas.com, 21 Februari 2026, 12:08 WIB
Zintan Prihatini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Asian Development Bank (ADB) membuka lowongan kerja untuk posisi Project Officer (Energy) di Indonesia. Mengutip laman resmi ADB, Sabtu (21/2/2026), posisi Project Officer berada di bawah Energy Sector Division dalam Sectors Department 1.

"Anda akan ditugaskan secara strategis ke Perwakilan Indonesia dalam Departemen Asia Tenggara yang berbasis di Jakarta, Indonesia," tulis admin ADB.

Baca juga: EY Luncurkan Kerangka Kerja untuk Integrasi Keberlanjutan Bisnis

Berikut persyaratan kandidat sebagai Project Officer (Energy) di ADB:

  • Gelar sarjana di bidang teknik, keuangan, ekonomi, atau yang setara. Lebih disukai pelamar yang pernah mendapat pelatihan
  • Minimal delapan tahun pengalaman profesional yang relevan dalam manajemen proyek dan implementasi sektor energi maupun sektor terkait
  • Pengalaman dalam berbagai tahapan siklus proyek (perencanaan proyek/ analisis kelayakan/desain detail/implementasi proyek/manajemen konstruksi/manajemen kontrak) sangat diharapkan
  • Pengetahuan mendalam tentang prosedur administrasi pemerintah dan lingkungan regulasi sektor energi
  • Memilii pengetahuan terkait operasi sektor swasta di bidang infrastruktur energi, termasuk kemitraan publik-swasta, dan struktur keuangan terkait proyek investasi serta prosedur untuk identifikasi, implementasi, hingga operasinya
  • Memiliki pemahaman tentang praktik terbaik yang diterima dalam proses pengadaan
  • Memiliki pengalaman membimbing staf junior untuk memfasilitasi perencanaan kerja, pelaksanaan, dan peninjauan kualitas
  • Memiliki pengalaman menjalin hubungan dan bekerja sama dengan pejabat pemerintah
  • Memiliki pengalaman bekerja dalam tim sebagai anggota tim yang konstruktif
  • Diperlukan pengalaman kerja relevan selama dua tahun di luar ADB dalam lima tahun terakhir. Pengalaman sebagai konsultan atau kontraktor yang dipekerjakan oleh ADB dianggap sebagai pengalaman di luar ADB.

Baca juga: Lowongan United Tractors 2026, Ada Program Trainee untuk Berbagai Posisi

Sementara itu, kandidat yang lolos akan mendapatkan manfaat berupa: 

  • Gaji dan paket tunjangan yang komprehensif. Gaji akan didasarkan pada standar ADB dan pasar pembanding, dengan mempertimbangkan kualifikasi serta pengalaman.
  • Selain itu, tunjangan perumahan dan pendidikan (jika berlaku)
  • Tunjangan ekspatriat (jika berlaku)
  • Relokasi (jika berlaku)
  • Rencana pensiun (jika ada)
  • Tunjangan medis dan kesehatan
  • Cuti berbayar (termasuk cuti orangtua)
  • Asuransi jiwa dan asuransi lainnya, hingga pengembangan staf.

Lowongan pekerjaan ini akan ditutup pada 27 February 2026. Anda dapat melamar melalui link berikut https://www.adb.org/careers/260160

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Survei Global Temukan Risiko Greenwashing Meluas di Perusahaan
Survei Global Temukan Risiko Greenwashing Meluas di Perusahaan
LSM/Figur
Penyelamat Iklim yang Terlupakan, Ini Manfaat Padang Lamun untuk Indonesia
Penyelamat Iklim yang Terlupakan, Ini Manfaat Padang Lamun untuk Indonesia
LSM/Figur
Sering Cek Email Kerja Saat Akhir Pekan? Waspada Dampaknya untuk Mental
Sering Cek Email Kerja Saat Akhir Pekan? Waspada Dampaknya untuk Mental
LSM/Figur
Hari Perempuan Internasional, Rayakan Peran Perempuan di Balik Gerai Kopi
Hari Perempuan Internasional, Rayakan Peran Perempuan di Balik Gerai Kopi
Swasta
Terumbu Karang Bisa Tahan Pemanasan Laut akibat Krisis Iklim?
Terumbu Karang Bisa Tahan Pemanasan Laut akibat Krisis Iklim?
LSM/Figur
Masa Depan Pasar Karbon Tergantung Intervensi Pemerintah, Ini Skenarionya
Masa Depan Pasar Karbon Tergantung Intervensi Pemerintah, Ini Skenarionya
Swasta
Dampak Longsor di Bantargebang Menurut Ahli, Akumulasi Gas Metana hingga Air Lindi
Dampak Longsor di Bantargebang Menurut Ahli, Akumulasi Gas Metana hingga Air Lindi
LSM/Figur
Mengapa Longsor Bantargebang Terjadi Berulang? KLH Soroti Bahaya Open Dumping
Mengapa Longsor Bantargebang Terjadi Berulang? KLH Soroti Bahaya Open Dumping
Pemerintah
Akan Dibor Tahun Ini, PGE Siapkan Infrastruktur PLTP Lumut Balai Unit 3
Akan Dibor Tahun Ini, PGE Siapkan Infrastruktur PLTP Lumut Balai Unit 3
BUMN
Awas Penipuan, PBB Sebut 20 Persen Produk Laut Terindikasi Palsu
Awas Penipuan, PBB Sebut 20 Persen Produk Laut Terindikasi Palsu
Pemerintah
Longsor Bantargebang, Berbagai Pihak Serukan Perombakan Tata Kelola Sampah
Longsor Bantargebang, Berbagai Pihak Serukan Perombakan Tata Kelola Sampah
Pemerintah
Dari Operasional hingga Komunitas, Begini Upaya Musim Mas Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender
Dari Operasional hingga Komunitas, Begini Upaya Musim Mas Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender
BrandzView
411 KK di Lombok Diberi Akses Kelola 560 Hektare Hutan lewat Perhutanan Sosial
411 KK di Lombok Diberi Akses Kelola 560 Hektare Hutan lewat Perhutanan Sosial
Pemerintah
Ini Pekerjaan yang Sulit Digantikan AI Menurut Studi Terbaru
Ini Pekerjaan yang Sulit Digantikan AI Menurut Studi Terbaru
Swasta
PLN Perluas Infrastruktur EV, SPKLU di Kemendag Catat Ribuan Transaksi
PLN Perluas Infrastruktur EV, SPKLU di Kemendag Catat Ribuan Transaksi
BUMN
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau