Para ahli memperingatkan bahwa memperluas investasi bahan bakar fosil atau meningkatkan kegiatan pengeboran minyak dan gas akan semakin memperburuk kesehatan masyarakat dan memperparah risiko iklim.
Selain memotong emisi, komisi tersebut mendesak pemerintah untuk mengatasi misinformasi seputar iklim, meningkatkan penilaian dampak iklim terhadap kesehatan, serta mengakui efek krisis iklim terhadap kesehatan mental, termasuk stres dan kecemasan yang disebabkan oleh bencana alam.
Baca juga: Sisi Lain Dampak Perubahan Iklim: Merusak Hubungan Sosial Antar Manusia
Laporan tersebut juga menegaskan pentingnya membangun fasilitas kesehatan yang lebih kuat dan tahan terhadap perubahan iklim. Menurut para ahli, rumah sakit dan pusat medis kini semakin rentan terkena dampak banjir dan suhu panas ekstrem, terutama bangunan-bangunan tua yang dulunya tidak dirancang untuk menghadapi kondisi cuaca yang berubah seperti sekarang.
Kendati demikian sektor kesehatan itu sendiri ternyata menyumbang sekitar 5 persen dari total emisi gas rumah kaca di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan bahwa sistem medis juga perlu diubah agar menjadi lebih bersih dan ramah lingkungan.
Dr. Hans Kluge, Direktur Regional WHO untuk wilayah Eropa, mendukung penuh saran-saran dari komisi tersebut. Beliau menyatakan bahwa tindakan penyelamatan iklim bukan lagi sekadar masalah lingkungan saja, melainkan sudah menjadi masalah kesehatan, ekonomi, dan keamanan bersama.
Johan Rockström, Direktur Institut Potsdam untuk Penelitian Dampak Iklim, menambahkan bahwa bukti-bukti ilmiah dengan sangat jelas menunjukkan bahwa perubahan iklim sudah merugikan dan menyakiti jutaan orang di seluruh dunia. Oleh karena itu, masalah ini sudah sepatutnya diakui sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya