Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

DANA dan KKP Perkuat Komitmen Blue Economy lewat Aksi Bersihkan Pantai

Kompas.com, 15 Juni 2026, 08:02 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

DENPASAR, KOMPAS.com – DANA bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menyelenggarakan kegiatan konservasi wilayah pesisir pantai bertajuk ‘Turn the Tide: Waste to Waves, Langkah Kecil yang Terkumpul, Akan Membawa Gelombang Perubahan yang Besar’ di Pantai Petitenget, Bali, Sabtu (13/6/2026).

Olavina Harahap, Director of Communications DANA Indonesia menyatakan inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian pra-acara Ocean Impact Summit (OIS) 2026 sekaligus memperingati World Ocean Day dan Coral Triangle Day yang jatuh di bulan Juni.

“Kami percaya teknologi memiliki peran penting dalam mendukung gaya hidup yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Namun, setiap inovasi yang dilakukan harus berjalan beriringan dengan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan dan masa depan bersama, sehingga kita dapat bersama-sama mewujudkan target Blue Economy di Tanah Air,” ujar Olavina.

Baca juga: Saat Mangrove Menjadi Penopang Ekonomi dan Harapan Baru Warga Pesisir

Kegiatan ini dilaksanakan juga untuk mendukung Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang menjadikan penanganan sampah laut dan pengelolaan limbah pesisir sebagai salah satu agenda prioritas Indonesia.

Melibatkan komunitas lokal, universitas, masyarakat setempat, dan karyawan DANA, gerakan ini sukses mengumpulkan sebanyak 317,3 kilogram sampah.

Sementara itu Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara menyatakan kolaborasi bersama DANA menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat terhadap perlindungan ekosistem laut Indonesia.

KKP sendiri juga memiliki program Laut Sehat Bebas Sampah (LAUT SEBASAH) untuk memperkuat berbagai upaya pencegahan dan penanganan sampah guna menjaga kualitas ekosistem pesisir dan laut.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tujuan bersama tersebut demi masa depan laut Indonesia yang lebih berkelanjutan,” ujar, Koswara.

Baca juga: Kelola Sampah Hotel-Restoran, TPST Desa Adat Seminyak Mampu Raup Rp 450 Juta Per Bulan

Komitmen zero waste

Pada momentum ini juga dilaksanakan deklarasi dan penandatanganan komitmen zero waste untuk mewujudkan kawasan bebas sampah di Pantai Petitenget.

Penandatanganan ini dilakukan oleh beberapa pihak termasuk perwakilan dari Pemerintah, perwakilan pelaku usaha dan masyarakat, perwakilan pengolah sampah, serta perwakilan offtaker/ekonomi sirkuler.

Penandatanganan ini diharapkan mendorong terciptanya iklim usaha yang tidak hanya mengedepankan keuntungan bisnis, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan di sekitarnya.

Selain beach clean-up, DANA juga menggalakkan kembali program edukasi Ocean Buddy yang mana pengguna dapat mengambil peran secara langsung dalam konservasi laut.

Ocean Buddy merupakan game interaktif di aplikasi DANA yang mendukung perlindungan hiu paus di Indonesia. Sejak diluncurkan pada Oktober tahun lalu, lebih dari 13 juta pengguna DANA telah menggunakan Ocean Buddy.

Baca juga: Dilema Tempat Sampah yang Terpilah di Fasilitas Publik

Ocean Impact Summit (OIS) sendiri merupakan forum yang mempertemukan pemimpin dan pelaku industri global untuk mendorong potensi Blue Economy melalui kolaborasi, inovasi, dan solusi berkelanjutan. Forum ini bertujuan memperkuat kebijakan, investasi, dan kemitraan lintas sektor guna mendukung target iklim global dan UN Decade of Ocean Science.

Di samping itu, DANA juga mendukung keberlanjutan yang tercermin dalam setiap transaksi di aplikasi. Merujuk pada Sustainability Report 2024, DANA mencatat bahwa setiap transaksi di aplikasi hanya menghasilkan 0,14 gram CO?e, atau setara sekitar 3 persen emisi dibandingkan satu email biasa yang rata-rata menghasilkan 4 gram CO?e.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dorong Budaya Hijau di Kampus, Unika Atma Jaya Raih Peringkat 34 UI GreenMetric Indonesia
Dorong Budaya Hijau di Kampus, Unika Atma Jaya Raih Peringkat 34 UI GreenMetric Indonesia
Swasta
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pemerintah
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
LSM/Figur
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
Pemerintah
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Pemerintah
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Swasta
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Pemerintah
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Pemerintah
'Bijak Jajan Cinta Bumi', Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
"Bijak Jajan Cinta Bumi", Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
Swasta
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
LSM/Figur
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Pemerintah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
LSM/Figur
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Pemerintah
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
BUMN
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau