Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

HUT Ke-70 SGM, Beri Dukungan Gizi dan Pendidikan untuk Generasi Indonesia

Kompas.com, 7 September 2024, 08:56 WIB
Sri Noviyanti

Penulis


KOMPAS.com – PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-70 atas dedikasinya dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.

Berpusat di Yogyakarta, kota kelahiran SGM, perayaan diwarnai dengan berbagai kegiatan sosial, termasuk penyerahan bantuan pendidikan dan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) untuk "Gerakan Minum Susu Bersama Keluarga Terbanyak di 70 Kota”.

Tak hanya itu, ada pula berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti Pawai Akbar 70 Tahun SGM, Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) TK Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, berbagai lomba dan area permainan anak.

Perayaan ulang tahun tersebut juga menjadi momentum penting bagi SGM untuk memperkuat komitmennya terhadap pemenuhan gizi dan pendidikan anak-anak Indonesia.

CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier, menegaskan bahwa SGM telah berkontribusi dalam mendukung program pemerintah terkait pemenuhan gizi anak.

"Selama tujuh dekade, SGM berdedikasi untuk mendukung pemerintah dalam mengentaskan salah satu tantangan terbesar pembangunan sumber daya manusia Indonesia, yakni masalah pemenuhan gizi. Pemenuhan gizi yang optimal merupakan kunci utama dalam mewujudkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan produktif," ujarnya dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/9/2024).

SGM juga memberikan bantuan pendidikan untuk 70 anak di tingkat sekolah dasar (SD). Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi anak-anak yang membutuhkan, sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap para ibu yang telah mempercayakan SGM Eksplor sebagai nutrisi utama bagi pertumbuhan anak-anak mereka.

Pemecahan rekor Muri di 70 Kota

Sebagai simbol komitmen terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, SGM bersama Alfamart menyelenggarakan "Gerakan Minum Susu Bersama Keluarga" yang berhasil memecahkan rekor Muri untuk kategori partisipasi terbanyak, yaitu di 70 kota secara serentak.

Kegiatan ini sejalan dengan misi Alfamart yang ingin memberikan akses terhadap produk berkualitas, termasuk susu bernutrisi, kepada masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.

"Minum susu bersama keluarga tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang, tetapi juga memperkuat fondasi bagi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan SGM dalam acara ini," kata Corporate Affair Director Alfamart Dr H Solihin.

Kegiatan tersebut melibatkan ribuan keluarga di kota-kota besar, seperti Bandung, Medan, hingga daerah tertinggal, terluar, terdepan (3T). Dengan disiarkan secara langsung di berbagai kota, acara diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini.

Pendidikan dan gizi, pilar utama generasi maju

Perwakilan dari Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Minhajul Ngabidin, menyatakan bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan faktor penting dalam perkembangan anak.

"Pemenuhan gizi seimbang adalah kunci agar anak dapat belajar dengan baik. Selain itu, pendidikan dasar memegang peran penting dalam perkembangan anak untuk memiliki kemampuan yang diperlukan di masa depan," jelasnya.

SGM, sebagai bagian dari Danone Specialized Nutrition, terus mengembangkan produk berkualitas dan menjangkau lebih banyak masyarakat melalui berbagai program edukasi dan inovasi.

Dengan dukungan dari fasilitas riset yang berbasis di Yogyakarta, SGM mampu menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.

Laurent Boissier menambahkan bahwa perayaan tersebut bukan sekadar peringatan, tetapi juga tonggak penting dalam perjalanan SGM.

"Kami berharap, rangkaian kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan memperkuat kepercayaan para ibu di Indonesia dalam memilih SGM sebagai mitra untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka," ujarnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kemenhut Petakan 6,28 Juta Hektare Perhutanan Sosial untuk Perdagangan Karbon
Kemenhut Petakan 6,28 Juta Hektare Perhutanan Sosial untuk Perdagangan Karbon
Pemerintah
Teknologi Fermentasi ITB Pangkas Waktu Pengolahan Kakao dari 14 Hari Jadi 2 Hari
Teknologi Fermentasi ITB Pangkas Waktu Pengolahan Kakao dari 14 Hari Jadi 2 Hari
LSM/Figur
875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka
875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka
Pemerintah
Perusahaan Dinilai Belum Maksimal Siapkan Pekerja Hadapi Disrupsi AI
Perusahaan Dinilai Belum Maksimal Siapkan Pekerja Hadapi Disrupsi AI
Pemerintah
Gaya Hidup Berkelanjutan Tak Cukup Jadi Pilihan Individu, Butuh Dukungan Ekosistem
Gaya Hidup Berkelanjutan Tak Cukup Jadi Pilihan Individu, Butuh Dukungan Ekosistem
LSM/Figur
Menteri LH Klaim Karhutla di Lahan Konsesi Turun Akibat Sanksi Hukum
Menteri LH Klaim Karhutla di Lahan Konsesi Turun Akibat Sanksi Hukum
Pemerintah
PBB Sebut Perusahaan Masih Acuh Saat Target Lingkungan 2030 Meleset
PBB Sebut Perusahaan Masih Acuh Saat Target Lingkungan 2030 Meleset
Pemerintah
4.000 Pekerja Pemilah Sampah Informal di Bantargebang Dapat Jaminan Sosial
4.000 Pekerja Pemilah Sampah Informal di Bantargebang Dapat Jaminan Sosial
Pemerintah
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pemerintah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Pemerintah
Peran Teknologi Informatika: Bantu Olah Data Biodiversitas jadi Panduan Kebijakan
Peran Teknologi Informatika: Bantu Olah Data Biodiversitas jadi Panduan Kebijakan
Pemerintah
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
LSM/Figur
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Pemerintah
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Pemerintah
Ahli Ingatkan Ancaman Kerusakan Total 'Great Barrier Reef' Akibat El Nino
Ahli Ingatkan Ancaman Kerusakan Total "Great Barrier Reef" Akibat El Nino
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau