Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berkat Program CSR Vinilon Group dan Solar Chapter, Warga Desa Banuan Kini Merdeka Air Bersih

Kompas.com, 7 September 2024, 20:24 WIB
Anissa Dea,
A P Sari,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Desa Banuan yang terletak di Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki 759 penduduk dengan 186 kepala keluarga. Desa ini merupakan salah satu desa tertinggal yang mengalami kesulitan akses air bersih.

Warga setempat harus rela berjalan kaki sambil membawa jeriken air sejauh 2 kilometer (km) atau selama 3-5 jam dengan kondisi jalanan berbatu dan terjal, serta melewati sungai untuk mendapatkan air bersih dari sumber air.

Bahkan, warga kerap kali harus membeli air bersih menggunakan truk tangki air dengan harga Rp 250.000 hingga Rp 300.000 untuk mendapatkan 5.000 liter air bersih.

Desa Banuan berjarak 200 km dari Kota Kupang. Warganya membutuhkan waktu lebih kurang 5 jam perjalanan darat untuk mencapai Ibu Kota Provinsi NTT tersebut.

Baca juga: Vinilon Raih Peringkat Emas Sertifikat Green Label Indonesia

Kini, seluruh warga di Desa Banuan telah merdeka air bersih yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, mandi, dan mencuci.

Adapun akses air bersih itu merupakan batuan yang disalurkan Vinilon Group bersama lembaga nonprofit Solar Chapter melalui program corporate social responsibility (CSR) Water for Banuan 2024 yang diselenggarakan pada akhir Agustus 2024.

Lewat program tersebut, Vinilon Group menyalurkan bantuan berupa pipa HDPE sepanjang 4,5 km serta aksesori pendukung, seperti straight coupler, socket reducer, elbow, air valve, gate valve, clamp saddle, dan male threaded adaptor.

Chief Executive Officer (CEO) Vinilon Group Sandy Susanto mengatakan, pihaknya bangga dapat berkontribusi membantu masyarakat Desa Banuan untuk menjangkau air bersih dengan lebih mudah.

Baca juga: Bantu Akses Air Bersih di Desa Banuan, Vinilon Group Kumpulkan 10.000 Lebih Penyebar Kebaikan

“Kami berharap langkah ini bisa terus berlanjut untuk membantu saudara-saudara kita yang masih kesulitan mengakses air bersih di kawasan pelosok di seluruh wilayah di Indonesia,” kata Sandy dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/9/2024).

Sandy mengatakan, program CSR tersebut merupakan upaya pihaknya bersama Solar Chapter dan Pemerintah Desa Banuan untuk menanggulangi sulitnya akses air bersih.

Apalagi, menurut data Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) 2023, hanya 20 persen masyarakat Indonesia yang mampu mendapatkan akses air bersih.

Vinilon Group bersama lembaga nonprofit Solar Chapter menyalurkan bantuan pipa untuk akses air bersih melalui program Water for Banuan 2024 untuk warga Desa Banuan, NTT, yang diselenggarakan pada akhir Agustus 2024. dok. Vinilon Group Vinilon Group bersama lembaga nonprofit Solar Chapter menyalurkan bantuan pipa untuk akses air bersih melalui program Water for Banuan 2024 untuk warga Desa Banuan, NTT, yang diselenggarakan pada akhir Agustus 2024.

“Ini adalah tahun kedua Vinilon Group dengan Solar Chapter berkolaborasi untuk memberikan akses air bersih di desa tertinggal di wilayah timur Indonesia melalui sistem perpipaan yang baik. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan warga Desa Banuan,” ungkap Founder Solar Chapter Mustika Wijaya.

Untuk diketahui, pada 2023, Vinilon Group dan Solar Chapter juga telah menyalurkan pipa untuk kebutuhan air bersih di Desa Boen, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, NTT.

Selain itu, program Water for Banuan 2024 juga sejalan dengan nilai yang diusung Vinilon Group, yaitu “Dari Indonesia, Untuk Indonesia”.

Baca juga: Hadir di World Water Forum 2024, Vinilon Group Komitmen Dukung Ketersediaan Air Bersih Berkelanjutan

Vinilon Group bersama Solar Chapter pun berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia dengan mewujudkan hak mereka untuk mendapatkan akses air bersih.

Tak hanya itu, program Water for Banuan 2024 juga semakin memperkuat posisi Vinilon Group sebagai penyedia solusi perpipaan yang andal, efisien, dan berkelanjutan, untuk proyek infrastruktur air di Indonesia.

Kepala Desa Banuan Agustinus Manbait mengatakan, dukungan Vinilon Group bersama Solar Chapter lewat program CSR itu berhasil mewujudkan cita-cita warga Desa Banuan terkait kemudahan akses air bersih.

“Setelah penantian sekian lama, akhirnya warga Desa Banuan dapat mengakses kebutuhan air bersih dengan mudah. Semoga bantuan ini mampu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga Desa Banuan menjadi lebih baik. Terlebih, untuk anak-anak Desa Banuan sebagai generasi penerus bangsa Indonesia,” ujarnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Pemerintah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
LSM/Figur
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Pemerintah
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
BUMN
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
Pemerintah
BRIN Kembangkan Gasifikasi Sampah untuk Tekan Emisi Metana dan CO2
BRIN Kembangkan Gasifikasi Sampah untuk Tekan Emisi Metana dan CO2
LSM/Figur
Capaian Dekarbonisasi Pertamina Semester I 2026 Tembus 118 Persen
Capaian Dekarbonisasi Pertamina Semester I 2026 Tembus 118 Persen
Pemerintah
Arah Politik Hukum RUU Perubahan Iklim
Arah Politik Hukum RUU Perubahan Iklim
Pemerintah
Banyak Remaja Hadapi Masalah Mental, Sekolah Perkuat Budaya Saling Peduli
Banyak Remaja Hadapi Masalah Mental, Sekolah Perkuat Budaya Saling Peduli
Swasta
Lonjakan Pusat Data Bakal Picu 'Tsunami' Sampah Elektronik
Lonjakan Pusat Data Bakal Picu 'Tsunami' Sampah Elektronik
Pemerintah
KLH : Kemampuan Ukur Emisi Metana di Fasilitas di Luar TPA Tentukan Kinerja Sistem Pengolahan Sampah Daerah
KLH : Kemampuan Ukur Emisi Metana di Fasilitas di Luar TPA Tentukan Kinerja Sistem Pengolahan Sampah Daerah
Pemerintah
Hadapi Krisis Iklim, Pemda Diminta Tinggalkan Tata Kelola Sektoral
Hadapi Krisis Iklim, Pemda Diminta Tinggalkan Tata Kelola Sektoral
Pemerintah
TNFD: Laporan Dampak Bisnis Terhadap Alam Melonjak 2 Kali Lipat
TNFD: Laporan Dampak Bisnis Terhadap Alam Melonjak 2 Kali Lipat
Pemerintah
Penggunaan AI di Tempat Kerja Masih Lambat, Informal, dan Tidak Merata
Penggunaan AI di Tempat Kerja Masih Lambat, Informal, dan Tidak Merata
Pemerintah
Gambar Buah pada Kemasan Jus Bisa Pengaruhi Persepsi Konsumen
Gambar Buah pada Kemasan Jus Bisa Pengaruhi Persepsi Konsumen
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau