Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

16th Satu Indonesia Awards 2025, Jaring Inspirator di Tanah Papua

Kompas.com, 15 April 2025, 10:00 WIB
Zintan Prihatini,
Yunanto Wiji Utomo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Astra menggelar rangkaian roadshow 16th Satu Indonesia Awards 2025, yang dimulai dari pencarian inspirator di Sorong, Papua Barat.

Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah, mengatakan ajang penghargaan tersebut untuk mencari anak bangsa yang berkontribusi mendukung terciptanya kehidupan berkelanjutan bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan dan teknologi.

“Melalui Satu Indonesia Awards, Astra berkomitmen untuk memberikan dukungan dan penghargaan kepada anak-anak muda yang terlibat aktif dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat," ujar Riza dalam keterangannya, Selasa (15/4/2025).

Acara roadshow 16th Satu Indonesia Awards 2025 yang dilaksanakan pada Senin (14/4/2025) menghadirkan bincang inspiratif bertema Satukan Gerak, Terus Berdampak, dengan narasumber Staf Khusus Menkomdigi, Raline Shah serta Head of Corporate Communications Astra, Boy Kelana Soebroto. Lainnya, penerima Apresiasi Satu Indonesia Awards 2015 asal Papua, Risna Hasanuddin.

Baca juga: Bersama IPB, Desa Sejahtera Astra Berdayakan Masyarakat di Pemalang lewat Perhutanan Sosial

Semua narasumber berbagi pengalaman serta kisah yang menggugah dan menginspirasi seluruh peserta untuk berperan aktif dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

“Membangun Indonesia dari wilayah timur seperti Sorong, memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak," kata Wali Kota Sorong, Septinus Loba.

"Oleh karena itu, kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mewujudkan SDM unggul, berdaya saing, dan berkarakter," imbuh dia.

Di tahun 2024, jumlah pendaftar ajang penghargaan ini mencapai 16.775 atau naik 11,8 psrsen dari 2023.

Baca juga: Astra Masuk 200 Besar Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik Versi TIME

Para penerima apresiasi Satu Indonesia Awards berhak mendapatkan dana bantuan kegiatan Rp 65 juta, pembinaan kegiatan, hingga kesempatan untuk berkolaborasi bersama di Kampung Berseri Astra atau Desa Sejahtera Astra.

Periode pendaftaran 16th Satu Indonesia Awards 2025 telah dibuka sejak 28 Februari-28 Juli 2025. Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat mengunjungi website www.astra.co.id.

Berikut daftar dewan juri 16th SATU Indonesia Awards 2025:

  1. Nila Moeloek (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)
  2. Emil Salim (Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Indonesia),
  3. Fasli Jalal (Rektor Universitas YARSI dan Guru Besar Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta)
  4. Tri Mumpuni (Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan),
  5. Onno W Purbo (Pakar Teknologi Informasi),
  6. Arif Zulkifli (Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk)
  7. Dian Sastrowardoyo (Pegiat Seni & Pendiri Yayasan Dian Sastrowardoyo),
  8. Billy Boen (Founder Young on Top), ?
  9. Boy Kelana Soebroto (Head of Corporate Communications Astra),
  10. Diah Suran Febrianti (Head of Environment & Social Responsibility Astra),
  11. Raline Shah (Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI)

Baca juga: Desa Sejahtera Astra Boja Farm Berhasil Ekspor Hasil Pertanian Organik

Sementara, syarat dan ketentuan penerima apresiasi 16th Satu Indonesia Awards 2025:

  • Program diinisiasi oleh Individu atau kelompok.
  • Inisiator atau ketua kelompok maksimal berusia 35 tahun pada saat periode pendaftaran.
  • Inisiator atau ketua kelompok (satu orang) akan menjadi perwakilan atau representatif kegiatan dan tidak dapat digantikan.
  • Kegiatan harus orisinal.
  • Kegiatan/program yang dijalankan tidak terafiliasi dengan perusahaan, yayasan, atau institusi lainnya.
  • Kegiatan telah berlangsung minimal 1 tahun.
  • Kegiatan yang didaftarkan tidak pernah menerima manfaat dari Grup Astra.
  • Kegiatan yang didaftarkan belum pernah menerima penghargaan nasional/internasional.
  • Kegiatan yang diajukan selaras dengan aspek sustainability yang meliputi environmental, social, dan governance (ESG).
  • Bukan karyawan Grup Astra dan Mitra Satu Indonesia Awards.
  • Dapat mendaftarkan diri sendiri atau orang lain yang memenuhi persyaratan Satu Indonesia Awards.

Baca juga: Strategi Astra Dukung Transportasi Bebas Emisi di Indonesia

Konsistensi Astra dalam mendukung dan mengapresiasi peran aktif generasi muda dalam mencapai pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Antara Transisi Energi dan Politik Transaksi Energi...
Antara Transisi Energi dan Politik Transaksi Energi...
Pemerintah
Dana Karbon, Harapan Suku Bahau Umaq Suling Merawat Budaya dan Perjuangkan Hutan Adat
Dana Karbon, Harapan Suku Bahau Umaq Suling Merawat Budaya dan Perjuangkan Hutan Adat
LSM/Figur
Pusat Data AI Butuh Banyak Air, Pakar Dorong Penggunaan Air Daur Ulang
Pusat Data AI Butuh Banyak Air, Pakar Dorong Penggunaan Air Daur Ulang
LSM/Figur
Morgan Stanley: Cuma 2 Persen Investor Optimis Alokasi Investasi Hijau Bakal Naik
Morgan Stanley: Cuma 2 Persen Investor Optimis Alokasi Investasi Hijau Bakal Naik
Pemerintah
Studi: 140 Juta Pekerjaan di Eropa Berpotensi Terdampak Krisis Alam
Studi: 140 Juta Pekerjaan di Eropa Berpotensi Terdampak Krisis Alam
Pemerintah
Studi Ungkap 56 Ton Partikel Mikroplastik  Hujani Gunung Everest Sepanjang Tahun
Studi Ungkap 56 Ton Partikel Mikroplastik Hujani Gunung Everest Sepanjang Tahun
Pemerintah
BRIN Kembangkan Teknologi Berbasis Karbon dan Jamur untuk Urai Limbah
BRIN Kembangkan Teknologi Berbasis Karbon dan Jamur untuk Urai Limbah
LSM/Figur
Masjid Indonesia Bidik Kontribusi 1 GW Energi Surya
Masjid Indonesia Bidik Kontribusi 1 GW Energi Surya
Pemerintah
PBB: 80 Persen Pekerja Rumah Tangga Tak Punya Perlindungan Kerja Formal
PBB: 80 Persen Pekerja Rumah Tangga Tak Punya Perlindungan Kerja Formal
Pemerintah
Kadar Gas Rumah Kaca Capai Rekor Tertinggi Baru pada 2025v
Kadar Gas Rumah Kaca Capai Rekor Tertinggi Baru pada 2025v
Pemerintah
Beras Rendah Emisi Berpeluang Masuk Pasar Ritel, Pendapatan Petani Bisa Naik
Beras Rendah Emisi Berpeluang Masuk Pasar Ritel, Pendapatan Petani Bisa Naik
LSM/Figur
Pemkot Surakarta dan Konsorsium Filantrofi Dorong Transisi Sanitasi Aman
Pemkot Surakarta dan Konsorsium Filantrofi Dorong Transisi Sanitasi Aman
Pemerintah
K-24 Grup dan Danone Indonesia Dukung Pemenuhan Nutrisi Anak Pascabencana di NTT
K-24 Grup dan Danone Indonesia Dukung Pemenuhan Nutrisi Anak Pascabencana di NTT
Swasta
Restorasi Gambut dan Pemantauan Udara Diperlukan untuk Penanganan Karhutla Jangka Panjang
Restorasi Gambut dan Pemantauan Udara Diperlukan untuk Penanganan Karhutla Jangka Panjang
LSM/Figur
PBB: Daya Serap Karbon Samudra Kian Menurun akibat Krisis Iklim
PBB: Daya Serap Karbon Samudra Kian Menurun akibat Krisis Iklim
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau