Menurut seorang pemandu lokal, dua katak kecil dilaporkan mati selama pemotretan tersebut, meski hal ini belum dapat diverifikasi oleh para peneliti.
Laporan pun mendesak penetapan standar etika dalam fotografi alam dan konservasi di seluruh India untuk melindungi satwa liar dengan lebih baik
“Peristiwa menyedihkan ini merupakan peringatan keras tentang konsekuensi fotografi yang tidak diatur,” kata Rajkumar.
Tanpa pengelolaan yang cermat dan bertanggung jawab, keberlangsungan hidup katak ini bisa terancam.
Jika dilakukan dengan benar, fotografi dapat menjadi aset besar untuk membantu para konservasionis membangun pemahaman tentang area seperti distribusi atau perilaku satwa.
Sementara itu, gambar yang dihasilkan dapat membantu mengedukasi orang lain tentang spesies yang luar biasa ini.
"Namun, fotografi yang tak bertanggung jawab dapat mengubah aset tersebut menjadi bahaya," tambah Rajkumar.
Baca juga: Simpan Satwa Dilindungi Secara Ilegal, Pria di Karawang Terancam 15 Tahun Penjara
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya