Editor
Lingkungan sekolah pun berubah fungsi. Bukan hanya tempat belajar teori, tetapi ruang untuk mencoba, salah, lalu memperbaiki.
Pada momen inilah pembelajaran lingkungan menjadi nyata, bukan sekadar wacana.
Makna dari proyek ini terasa ketika bio baterai berhasil dihasilkan dan memberi dampak nyata. Bukan karena angkanya, tapi karena prosesnya menunjukkan bahwa ide sederhana bisa berjalan jika dijaga dengan konsistensi.
Pada momen itu, Nurlela menyadari bahwa proyek ini bukan hanya tentang lomba atau hasil akhir. Ia menjadi pengalaman belajar yang hidup, baik bagi dirinya maupun lingkungan di sekitarnya.
Baca juga:
Melalui bio baterai, Nurlela berharap kolaborasi di sekolah dapat terus berjalan dan berkembang. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar praktik ini tidak berhenti sebagai percobaan sesaat.
Perubahan yang diharapkan pun tidak rumit. Lingkungan sekolah yang lebih tertata, sehat, dan lestari. Mungkin, dari upaya kecil seperti inilah kebiasaan baru bisa mulai tumbuh.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya