Di samping itu, BMKG mencatat cuaca panas terik masih melanda selama beberapa hari ke belakang.
Dari Kamis (19/3/2026) sampai Minggu (22/3/2026), suhu maksimum dilaporkan di Banten dan Sumatera Utara masing-masing sebesar 35,7 derajat celsius.
Disusul Lampung, Jakarta, dan Kalimantan Barat sebesar 35,2 derajat celsius, Papua Barat 34,9 derajat celsius, serta Jawa Timur 34,6 derajat celsius.
BMKG menyatakan, udara yang terasa lebih panas umumnya dipengaruhi oleh berkurangnya tutupan awan sehingga radiasi matahari dapat mencapai permukaan secara lebih optimal.
Kecepatan angin permukaan yang relatif lemah turut menyebabkan sirkulasi udara menjadi kurang efektif, menyebabkan suhu udara pada siang hari terasa lebih terik.
"Masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dan mengurangi paparan langsung sinar matahari, terutama pada siang hingga sore hari saat beraktivitas di luar ruangan. Kebutuhan cairan tubuh perlu tetap tercukupi dengan memperbanyak konsumsi air, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta mengenakan pakaian yang ringan dan mampu menyerap keringat," ucap BMKG.
Hal ini penting mengingat pada masa peralihan musim, kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat, termasuk berpotensi terjadi hujan yang disertai kilat atau petir dan angin kencang pada waktu tertentu.
Baca juga: PGE Area Ulubelu Bangun Jembatan Ulu Semong dari Bonus Produksi Panas Bumi
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya