Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Keberlanjutan Memberi Dampak pada Bisnis...

Kompas.com, 28 April 2026, 20:43 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah peningkatan tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan, inisiatif keberlanjutan masih kerap dipersepsikan sebagai beban biaya.

Namun, menurut Anggota Dewan Pengawas Indonesia Society of Sustainability Professionals (IS2P) Sony Sukada, pada Lestari Forum, Kamis (9/4/2026), pendekatan yang bersifat simbolis tidak lagi relevan di tengah kebutuhan akan dampak yang nyata dan terukur.

Kondisi itu tidak terlepas dari peningkatan tekanan terhadap dunia usaha, baik dari sisi efisiensi biaya maupun tuntutan transparansi dari para pemangku kepentingan.

Baca juga: Sustainability Tak Lagi Sekadar Formalitas, Harus Berdampak Nyata untuk Bisnis

"Di tengah ketidakpastian ekonomi global, perusahaan pun dituntut memastikan setiap inisiatif yang dijalankan, termasuk keberlanjutan, mampu memberikan nilai tambah yang jelas terhadap operasional dan kinerja bisnis," ujar dia dalam penjelasan dikutip Selasa (28/4/2026).

Dalam praktiknya, pendekatan tersebut telah diadopsi oleh sejumlah perusahaan yang menjadi pemenang Lestari Awards 2025. Beragam inisiatif yang dijalankan menunjukkan bahwa keberlanjutan dapat diterjemahkan ke dalam strategi yang relevan dengan kebutuhan bisnis masing-masing sektor.

PLN (Persero)

PT PLN (Persero) meraih dua penghargaan dalam ajang Lestari Awards 2025 pada kategori Good Health and Wellbeing serta Talent Management melalui program GELORA (Gerak Kolaboratif UID Banten Jawara) dan Transformasi SDM PLN Icon Plus.

Kedua program ini berfokus pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendekatan kesehatan, pengembangan kompetensi, serta budaya kerja.

Program Transformasi SDM PLN Icon Plus dijalankan melalui berbagai pelatihan, coaching, dan digitalisasi sistem Human Capital, dengan peningkatan kompetensi teknis dan perilaku karyawan. Sementara itu, program GELORA mendorong penerapan gaya hidup sehat berbasis teknologi digital melalui pemantauan aktivitas fisik pegawai.

Implementasi kedua program tersebut menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan karyawan, pemanfaatan layanan kesehatan digital, serta efisiensi biaya kesehatan perusahaan.

Sido Muncul

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk meraih penghargaan Lestari Awards 2025 untuk kategori Innovative Partnership melalui program “Growing Together: Fusing Company and Community Into a Future-Focused Alliance.”

Program ini mengembangkan kemitraan antara perusahaan dan petani lokal melalui pendekatan creating shared value.

Melalui Foster Farmer Program, Sido Muncul memberikan pendampingan, pelatihan, serta dukungan akses pembiayaan dan bibit unggul kepada petani. Program ini juga didukung oleh fasilitas riset, seperti Sido Muncul Spices Research Center, untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen.

Hasilnya, kapasitas pasokan bahan baku meningkat hingga 492 ton dari 15 jenis komoditas herbal pada 2024. Kolaborasi itu juga mendorong peningkatan kapasitas pengetahuan petani dan penerapan praktik pertanian ramah lingkungan.

Pertamina International Shipping (PIS)

PT Pertamina International Shipping (PIS) meraih dua penghargaan Lestari Awards 2025 pada kategori Energy Efficiency dan Transformation melalui inisiatif efisiensi energi dan digitalisasi operasional. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung agenda dekarbonisasi.

Pada kategori Energy Efficiency, PIS menerapkan teknologi Energy Saving Devices (ESDs) untuk meningkatkan efisiensi propulsi kapal sehingga menurunkan konsumsi bahan bakar. Sementara itu, pada kategori Transformation, melalui Smart Claim Integration Platform, perusahaan mengembangkan sistem digital berbasis kecerdasan buatan untuk memantau dan mempercepat proses klaim maritim.

Baca juga: Craftsmanship dan Sustainability, Strategi Filoposy Bertahan di Industri Fesyen

Program tersebut mampu menghasilkan penurunan konsumsi bahan bakar, pengurangan emisi karbon, percepatan waktu penyelesaian klaim hingga 82%, serta peningkatan efisiensi biaya operasional.

Schneider Electric Indonesia

Schneider Electric Indonesia meraih dua penghargaan Lestari Awards 2025 pada kategori Responsible Consumption & Production dan Sustainable Supply Chain.

Penghargaan ini diberikan atas penerapan program efisiensi sumber daya dan dekarbonisasi rantai pasok di berbagai fasilitas operasional perusahaan.

Melalui Resource Efficiency Project, perusahaan menjalankan pengelolaan limbah dan penggunaan material berkelanjutan di fasilitas manufaktur. Selain itu, Net-Zero Commitment Project difokuskan pada penurunan emisi di seluruh rantai pasok melalui kolaborasi dengan pemasok dan penerapan standar ESG.

Implementasi program tersebut menghasilkan pengurangan limbah, penurunan emisi karbon, peningkatan efisiensi energi, serta penghematan biaya operasional di berbagai lini kegiatan perusahaan.

Beragam praktik tersebut menunjukkan bahwa inisiatif keberlanjutan yang terintegrasi dapat memberikan dampak yang terukur dalam operasional perusahaan. Sejalan dengan hal tersebut, Lestari Awards 2026 kembali membuka kesempatan bagi perusahaan untuk mengajukan inisiatif serupa yang telah dijalankan.

Informasi Pendaftaran Lestari Awards 2026

Pendaftaran Lestari Awards 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi Lestari Award.

Tahapan pendaftaran meliputi:
? Registrasi atau masuk menggunakan KG Media ID.
? Pemilihan kategori sesuai dengan inisiatif yang diajukan.
? Pengisian formulir pendaftaran serta pengunggahan dokumen pendukung.
? Penyelesaian pembayaran biaya pendaftaran.
? Konfirmasi dan pengecekan status pendaftaran.

Seluruh proses pendaftaran berlangsung hingga Sabtu, 9 Mei 2026.
Selain trofi penghargaan, pemenang Lestari Awards 2026 juga akan memperoleh publikasi media melalui berbagai platform dalam ekosistem Lestari, serta kesempatan untuk mengikuti kompetisi ESG di tingkat regional Asia.

Informasi lengkap mengenai kategori dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui link berikut ini.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dorong Budaya Hijau di Kampus, Unika Atma Jaya Raih Peringkat 34 UI GreenMetric Indonesia
Dorong Budaya Hijau di Kampus, Unika Atma Jaya Raih Peringkat 34 UI GreenMetric Indonesia
Swasta
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pemerintah
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
LSM/Figur
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
Pemerintah
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Pemerintah
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Swasta
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Pemerintah
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Pemerintah
'Bijak Jajan Cinta Bumi', Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
"Bijak Jajan Cinta Bumi", Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
Swasta
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
LSM/Figur
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Pemerintah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
LSM/Figur
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Pemerintah
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
BUMN
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau