Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akses Air Bersih Tersedia, Biaya Rumah Tangga Warga di Cikarang Turun Drastis

Kompas.com, 11 Mei 2026, 13:35 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

CIKARANG, KOMPAS.com - Perusahaan teknologi Bosch membantu masyarakat Desa Pasirranji, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, memperoleh akses air bersih melalui pembangunan jaringan perpipaan.

Program bertajuk Bosch Water Project yang dijalankan bersama Habitat for Humanity Indonesia itu telah menyalurkan air bersih langsung ke rumah-rumah warga di Kampung Cimahi.

Sebanyak 40 kepala keluarga kini menikmati layanan air bersih dengan kapasitas pasokan sekitar 21.600 liter per hari.

Baca juga: IWIP dan WBN Bangun Jaringan Air Bersih di Halmahera Tengah

Kepala Desa Pasirranji, Wardi Sunandar, mengatakan persoalan air bersih telah lama menjadi tantangan di wilayahnya.

Meski pengeboran sumur dilakukan hingga kedalaman 135-150 meter, air yang dihasilkan umumnya tidak memenuhi standar kualitas.

“Airnya ada, tapi sering berwarna kuning, berminyak, dan terasa pahit, sehingga tidak bisa digunakan,” ujar Wardi dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (11/5/2026).

Akibatnya, sebagian besar warga selama ini bergantung pada pasokan air dari luar wilayah menggunakan truk tangki. Kondisi tersebut membuat biaya pemenuhan kebutuhan air cukup besar.

Atang, warga Kampung Cimahi, mengatakan sebelum ada jaringan perpipaan, ia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 160.000 per minggu atau hampir Rp 1 juta per bulan untuk membeli air.

“Kita pesan mobil tangki, kadang datangnya dua hari kemudian karena antre,” kata Atang.

Selain mahal, warga juga harus menghadapi ketidakpastian pasokan dan terkadang mencari air menggunakan jeriken ketika stok habis.

Setelah jaringan perpipaan tersedia, pengeluaran rumah tangga Atang untuk air turun signifikan menjadi sekitar Rp 300.000 hingga Rp 400.000 per bulan untuk dua rumah.

“Sekarang paling Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu per bulan. Dulu bisa sampai satu juta,” ujarnya.

Kualitas hidup

Program Director Habitat for Humanity Indonesia, Arwin Soelaksono, mengatakan akses air bersih tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Akses air bersih bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kepastian, kesehatan, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi keluarga,” ujar Arwin.

Menurut dia, kolaborasi dengan Bosch Indonesia membantu warga memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari dengan lebih mudah dan terjangkau.

Baca juga: Krisis Air Bersih, KLH Kirim 10.000 Galon dan Alat Penjernih ke Aceh

Pembangunan sistem perpipaan dinilai menjadi solusi paling rasional bagi Pasirranji, mengingat kualitas air tanah yang tidak memadai.

Inisiatif ini juga sejalan dengan target pemerintah daerah untuk meningkatkan cakupan layanan air bersih hingga 60 persen pada 2026 serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di sektor air bersih dan sanitasi.

Melalui program tersebut, Bosch Indonesia juga melibatkan karyawannya dalam kegiatan sukarela sebagai bentuk partisipasi langsung di masyarakat.

Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan organisasi sosial dapat membantu memperluas akses terhadap kebutuhan dasar yang masih sulit dijangkau sebagian masyarakat.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dorong Budaya Hijau di Kampus, Unika Atma Jaya Raih Peringkat 34 UI GreenMetric Indonesia
Dorong Budaya Hijau di Kampus, Unika Atma Jaya Raih Peringkat 34 UI GreenMetric Indonesia
Swasta
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pemerintah
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
LSM/Figur
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
Pemerintah
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Pemerintah
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Swasta
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Pemerintah
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Pemerintah
'Bijak Jajan Cinta Bumi', Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
"Bijak Jajan Cinta Bumi", Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
Swasta
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
LSM/Figur
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Pemerintah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
LSM/Figur
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Pemerintah
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
BUMN
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau