Editor
KOMPAS.com - IPB University melalui program One Village One CEO (OVOC) menjalin kolaborasi internasional dengan Syamille Agro-Farm Malaysia untuk ekspansi bisnis kopi berbasis produk unggulan desa.
Kegiatan ini berfokus pada pengembangan ekosistem bisnis kopi berbasis produk unggulan desa, transfer pengetahuan, serta perluasan akses pasar global bagi produk binaan IPB University.
Tim OVOC IPB University juga melakukan observasi langsung terhadap lokasi calon coffee shop yang potensial untuk pengembangan usaha di kawasan perkantoran Subang Jaya, Malaysia (17/05/2026).
Baca juga: Sejumlah Guru Besar IPB Tawarkan Solusi Ilmiah untuk Atasi Krisis Global
Produk kopi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari portofolio kopi binaan IPB University yang mencakup berbagai jenis green bean dan roasted bean dari sejumlah daerah penghasil kopi di Indonesia. Termasuk Green Bean Arabika dan Robusta dengan berbagai metode pengolahan,.
Selain itu, turut diperkenalkan roasted bean dari berbagai origin yang sama, termasuk Arabika Flores FW serta Tani Blend sebagai varian specialty coffee.
“Produk kopi binaan IPB University memiliki kualitas yang sangat menarik, terutama dari segi karakter rasa dan variasi origin. Hal ini menjadi potensi besar untuk dikembangkan di pasar Malaysia, khususnya melalui konsep coffee shop di kawasan strategis seperti Subang Jaya,” ujar Syamil Idrus, selaku Executive Director Syammile Agro Farm dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/20206).
Pada kesempatan tersebut, sampel produk kopi IPB serta katalog inovasi startup telah disampaikan kepada Syamille Agro Farm Sdn Bhd sebagai bagian dari penjajakan potensi pemasaran di Malaysia.
Tak hanya itu, observasi langsung terhadap operasional Syamille Agro Farm sebagai calon mitra strategis dalam pengembangan bisnis kopi lintas negara dilaksanakan.
Sebagai tindak lanjut skema kerja sama pengembangan coffee shop di Subang Jaya, sekaligus mengunjungi Science Techno Park (STP) IPB dan melihat potensi startup binaan IPB University.
Baca juga: Diskusi dengan Mahasiswa, Rektor Pastikan Dapur MBG IPB Tak Berorientasi Profit
Melalui kegiatan ini, OVOC International IPB University terus mendorong transfer pengetahuan, pertukaran inovasi, dan penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan ekosistem bisnis internasional, sekaligus membuka peluang ekspansi produk berbasis desa ke pasar global secara berkelanjutan.
Ekspansi produk kopi binaan juga diharapkan mampu menaikkan taraf hidup petani binaan IPB University serta membawa produk kopi lokal ke pasar dunia.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya