Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Integrasi Keberlanjutan, Praktik Baik Bangunan Hijau Sektor FMCG dan Farmasi

Kompas.com, 12 Agustus 2026, 11:17 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com – Krisis iklim global kini tak hanya menuntut sektor transportasi dan energi bertransformasi, tetapi juga sektor bangunan dan manufaktur.

Laporan Global Status Report for Buildings and Construction dari UNEP mencatat, sektor bangunan dan konstruksi menyumbang sekitar 37 persen total emisi karbon dioksida dunia.

Menariknya, ancaman terbesar emisi bangunan tidak hanya datang dari pemakaian listrik sehari-hari (operational carbon), melainkan dari embodied carbon, yakni emisi terselubung yang dihasilkan sejak tahap ekstraksi material, produksi semen dan baja, hingga proses konstruksi bangunan.

Di sinilah konsep Bangunan Hijau (Green Building) menjadi krusial. Green building bukan sekadar melengkapi bangunan dengan taman atau panel surya, melainkan sebuah pendekatan holistik yang merancang efisiensi energi, efisiensi air, penggunaan material ramah lingkungan, serta pengelolaan limbah secara terpadu sepanjang siklus hidup bangunan (building life cycle).

Penerapan green building terbukti mampu menekan jejak karbon secara signifikan sekaligus menciptakan efisiensi operasional jangka panjang.

Di sektor farmasi dan Fast Moving Consumer Goods (FMCG), industri yang erat dengan standar higienis dan rantai pasok global, penerapan green building kini mulai menjadi standar baru good corporate governance dan sustainability.

Komitmen tersebut salah satunya ditunjukkan PT Pyridam Farma Tbk melalui anak usahanya di Australia, Probiotec. Fasilitas pabrik kemasan kontrat Probiotec Multipack di Kemps Creek, New South Wales, resmi meraih sertifikasi Green Star 6 Star dengan predikat World Leadership dari Green Building Council of Australia (GBCA).

Baca juga: PLN Ubah Kantor Jadi Sumber Energi Mandiri lewat Smart and Green Building

Probiotec Multipack di Kemps Creek dikembangkan dengan fokus pada pengurangan dampak lingkungan di sepanjang siklus hidup bangunan mulai dari pemilihan material, proses konstruksi, hingga operasional harian.

Pendekatan tersebut telah memperoleh pengakuan atas kinerja emisi karbon terikat (embodied carbon) dan menjadi bagian dari komitmen menjalankan operasional lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

PYFA menilai langkah ini tidak hanya berdampak pada efisiensi investasi jangka panjang, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sekitar.

Chief Executive O?cer Probiotec, Jessica Walters menegaskan, keberhasilan meraih predikat World Leadership ini adalah bentuk tanggung jawab nyata perusahaan terhadap ekosistem rantai pasok global.

Dia menilai, investasi infrastruktur berstandar lingkungan tinggi merupakan pilar penting memastikan ketahanan sekaligus daya saing bisnis di masa depan.

“Pencapaian Green Star 6 Star di Kemps Creek adalah bukti bahwa keberlanjutan bukan sekadar inisiatif tambahan bagi Probiotec, melainkan bagian dari cara kami merancang,
membangun, dan mengoperasikan fasilitas co-packing atau jasa pengemasan kontrak," tegasnya.

"Standar ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk menghadirkan solusi pengemasan yang efisien serta rendah dampak lingkungan bagi mitra-mitra kami di industri farmasi dan FMCG,” jelas Jessica Walters.

Berbagai inisiatif sustainability diterapkan di antaranya; instalasi panel surya yang memasok hingga 30persen kebutuhan energi terbarukan, sistem pemanenan air hujan terpadu, integrasi pencahayaan cerdas, serta penyediaan puluhan fasilitas EV charging di area operasional.

Tidak hanya pada level bangunan, praktik manajemen lingkungan berstandar ISO 14001 turut dijalankan secara menyeluruh.

Langkah yang merujuk pada Sustainable Packaging Guidelines ini diwujudkan dengan menyediakan fasilitas daur ulang untuk material karton, kertas, dan plastik di sejumlah lokasi operasional.

Tujuannya adalah memastikan pengelolaan material yang bertanggung jawab di sepanjang rantai produksi farmasi dan FMCG.

Hal ini menegaskan bahwa pencapaian sertifikasi Green Star 6 Star bukan sekadar simbol atau nilai tambah reputasi, melainkan respons konkret terhadap tantangan struktural yang tengah dihadapi industri farmasi dan sektor bangunan secara global.

Selain meraih 6 Star Green Star dan peringkat NABERS Embodied Carbon pertama di Australia, fasilitas Probiotec Multipack juga memenangkan 2026 UDIA NSW Excellence in Industrial Development Award.

Pencapaian ini diraih berkat desain mutakhir yang menetapkan standar baru dalam hal efisiensi bangunan dan keramahan lingkungan, sehingga menjadikannya standar percontohan bagi manufaktur farmasi berstandar TGA.

Penerapan standar green building di Kemps Creek membuktikan bahwa efisiensi bisnis dan kelestarian lingkungan dapat berjalan berdampingan.

Baca juga: Membedah Desain Green Building DPR RI di IKN Senilai Rp 1,84 Triliun

Lewat Probiotec, PYFA menegaskan kesiapannya untuk terus mendorong efisiensi manufaktur, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta penggunaan energi terbarukan di seluruh rantai pasoknya.

Langkah ini sekaligus menjadi cetak biru penting bagi industri farmasi dan FMCG global dalam menjawab tantangan perubahan iklim melalui infrastruktur bangunan berkelanjutan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dorong Budaya Hijau di Kampus, Unika Atma Jaya Raih Peringkat 34 UI GreenMetric Indonesia
Dorong Budaya Hijau di Kampus, Unika Atma Jaya Raih Peringkat 34 UI GreenMetric Indonesia
Swasta
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pemerintah
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
LSM/Figur
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
Pemerintah
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Pemerintah
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Swasta
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Pemerintah
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Pemerintah
'Bijak Jajan Cinta Bumi', Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
"Bijak Jajan Cinta Bumi", Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
Swasta
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
LSM/Figur
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Pemerintah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
LSM/Figur
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Pemerintah
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
BUMN
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau