Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PLTS Bukan Satu-satunya, UNTR Jawab Tantangan ESG dengan Diversifikasi Bisnis

Kompas.com, 19 September 2026, 17:13 WIB
Manda Firmansyah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bagi PT United Tractors Tbk (UNTR) merupakan salah satu bagian dari strategi dekarbonisasi.

Namun, pemanfaatan PLTS bukanlah satu-satunya solusi, serta pendekatan dekarbonisasi perlu disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan masing-masing site. Apalagi, setiap kegiatan pertambangan memiliki kebutuhan energi dan pola operasional yang berbeda-beda.‎

‎Saat ini, Grup UNTR menjalankan beberapa upaya dekarbonisasi, seperti pemasangan solar photovoltaic (PV), pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC), penggunaan biosolar, peningkatan efisiensi energi dan bahan bakar, serta pengembangan elektrifikasi peralatan pertambangan.

Baca juga: KAI Operasikan 113 PLTS, Berpotensi Hasilkan 6,6 Juta kWh Energi Surya per Tahun

‎"Pendekatan UNTR bukan mengandalkan PLTS sebagai solusi utama, tetapi mengembangkan kombinasi solusi yang sesuai dengan karakteristik operasional sambil tetap menjaga keandalan dan produktivitas," ujar Corporate Social Responsibility & Corporate Communication Manager, PT United Tractors Tbk, Himawan Sutanto kepada Kompas.com, Kamis (17/9/2026).

‎UNTR dekarbonisasi sebagai proses transformasi yang perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan karakteristik bisnis alat berat dan pertambangan.

Strategi yang dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu, dekarbonisasi operasional dan transformasi portofolio bisnis. Dari sisi operasional, efisiensi energi dan pengurangan konsumsi bahan bakar fosil melalui beberapa pendekatan teknis.

‎Pertama, peningkatan kompetensi operator. Kedua, pengawasan operasional. Ketiga, penggunaan best available technology/ innovation, seperti biosolar, REC, solar PV, dan Green Building di beberapa titik instalasi.

Keempat, pengembangan produk emisi rendah, seperti elektrifikasi peralatan pertambangan. Kelima, monitoring energi dan emisi melalui audit internal untuk mencegah inefisiensi. Keenam, penerapan sistem manajemen lingkungan, seperti

‎ISO 14001:2015 – Environmental Management System; ISO 14064-1:2018 – Greenhouse Gas Quantification & Reporting; ISO 50001:2018 – Energy Management System.

Transformasi portofolio bisnis

‎UNTR terus mengembangkan diversifikasi portofolio non-batu bara, termasuk mineral lainnya dan renewable energy. Seluruh upaya tersebut menjadi bagian dari target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 30 persen pada 2030.

‎"Dalam Aspirasi Keberlanjutan 2030, UNTR menetapkan target pengurangan emisi GRK sebesar 30 persen pada tahun 2030. Upaya pengurangan emisi saat ini diarahkan terutama pada sumber emisi operasional, termasuk efisiensi energi dan bahan bakar, penggunaan biosolar, pemanfaatan energi terbarukan, serta pengembangan elektrifikasi peralatan pertambangan," tutur Himawan.

‎Berdasarkan Sustainability Report (SR), per bulan Desember 2025, UNTR telah mencatat penurunan emisi GRK sebesar 12,03 persen.

Di sisi produk, UNTR juga mendorong solusi yang bisa membantu pelanggan menjalankan operasional yang lebih efisien dan rendah emisi GRK. Komatsu PC950LC-11R memiliki peningkatan efisiensi bahan bakar hingga 40 persen dibandingkan PC800-8. Sedangkan Hydrogen Tower Lamp LSH 4-2000 mengintegrasikan hydrogen fuel cell dan solar panel untuk menghasilkan penerangan operasional secara zero-emission.

‎Namun, manfaat dekarbonisasi dari produk yang digunakan pelanggan perlu dibedakan dari pengurangan emisi GRK operasional UNTR sendiri. Ini terjadi karena pencatatannya tetap mengikuti batas dan metode inventarisasi GRK yang berlaku.

Baca juga: Mendagri: Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jadi Program Wajib Pemda

‎Bagi UNTR, Environmental, Social, dan Governance (ESG) merupakan tiga aspek yang saling melengkapi. Pada aspek Enviromental, tantangannya lebih kompleks sejalan dengan karakter bisnis alat berat dan pertambangan.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
PLTS Bukan Satu-satunya, UNTR Jawab Tantangan ESG dengan Diversifikasi Bisnis
PLTS Bukan Satu-satunya, UNTR Jawab Tantangan ESG dengan Diversifikasi Bisnis
Swasta
Tantangan Data Cuaca, Negara Miskin Hadapi Akurasi Prediksi yang Rendah
Tantangan Data Cuaca, Negara Miskin Hadapi Akurasi Prediksi yang Rendah
Pemerintah
Studi: Rating ESG Tak Gambarkan Deforestasi Akibat Ulah Perusahaan
Studi: Rating ESG Tak Gambarkan Deforestasi Akibat Ulah Perusahaan
Pemerintah
Jejak Karier Wahidah di Balik Kendali Ekskavator Perkebunan Solok Selatan
Jejak Karier Wahidah di Balik Kendali Ekskavator Perkebunan Solok Selatan
Swasta
Perempuan di Balik Aktivitas Lapangan Perkebunan Sawit Solok Selatan
Perempuan di Balik Aktivitas Lapangan Perkebunan Sawit Solok Selatan
Swasta
Terganjal Regulasi, Pengelolaan Hutan oleh Petani di Blitar Lambat
Terganjal Regulasi, Pengelolaan Hutan oleh Petani di Blitar Lambat
Pemerintah
Kesejahteraan Pekerja Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis
Kesejahteraan Pekerja Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis
Swasta
Musim Mas Perkuat Upaya Bersama Cegah dan Tangani Karhutla di Kalteng
Musim Mas Perkuat Upaya Bersama Cegah dan Tangani Karhutla di Kalteng
BrandzView
Warga dan Hutan Konservasi, Menjaga Ruang Hidup di Solok Selatan
Warga dan Hutan Konservasi, Menjaga Ruang Hidup di Solok Selatan
Swasta
Inisiatif Warung FDC, Pemberdayaan UMKM Berbasis Kebutuhan
Inisiatif Warung FDC, Pemberdayaan UMKM Berbasis Kebutuhan
LSM/Figur
Cerita Satwa Liar yang Menemukan Ruang Hidup di Hutan Konservasi Solok Selatan
Cerita Satwa Liar yang Menemukan Ruang Hidup di Hutan Konservasi Solok Selatan
Swasta
Dari Keterampilan Menjadi Peluang, Begini Cara Bakti BCA Memberdayakan Talenta dan Komunitas
Dari Keterampilan Menjadi Peluang, Begini Cara Bakti BCA Memberdayakan Talenta dan Komunitas
BrandzView
Nusa Pulih 2026, Dukung Pemulihan Kesehatan Pascagempa Flores
Nusa Pulih 2026, Dukung Pemulihan Kesehatan Pascagempa Flores
Swasta
Satwa Liar Terjepit Erupsi Gunung, Ancaman Kepunahan dan Risiko Berkonflik dengan Manusia
Satwa Liar Terjepit Erupsi Gunung, Ancaman Kepunahan dan Risiko Berkonflik dengan Manusia
LSM/Figur
Air Hujan Pasca Erupsi Gunung Berapi, Pakar IPB Ingatkan Jernih Belum Tentu Aman
Air Hujan Pasca Erupsi Gunung Berapi, Pakar IPB Ingatkan Jernih Belum Tentu Aman
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau