Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
CERITA LESTARI

Menjadi Ruang Tumbuh Anak Pekerja, Begini Peran SD YPTSS di Solok Selatan

Kompas.com, 20 September 2026, 09:11 WIB
Muhammad Rizqan Alfarisi,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

SOLOK SELATAN, KOMPAS.com – Suara riuh antusiasme anak-anak menyanyikan lagu nasional memecah keheningan pagi di kawasan perumahan Solok Selatan, Sumatera Barat. Di balik deretan pepohonan yang rindang dan sejuknya udara perbukitan, berdiri kompleks persekolahan tempat ratusan anak pekerja PT Kencana Sawit Indonesia (KSI, Wilmar Group) menempuh pendidikan.

Di tempat inilah Sekolah Dasar (SD) Yayasan Pendidikan Tidar Sungkai Sawit (YPTSS) menjadi ruang belajar bagi anak-anak pekerja yang tinggal di kawasan perkebunan. Sekolah ini menjadi salah satu fasilitas pendidikan yang tersedia di lingkungan operasional KSI.

Lokasi sekolah yang cukup jauh dari permukiman umum membuat akses transportasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Untuk mendukung mobilitas siswa, perusahaan menyediakan enam bus yang digunakan untuk mengantar dan menjemput mereka setiap hari.

Kepala Sekolah SD YPTSS Giva Anis Gia mengatakan, sekolah tersebut memiliki ratusan siswa pada 2026. Seluruh siswa merupakan anak pekerja KSI.

Bus jemputan sekolah yang disediakan oleh PT KSI untuk menunjang mobilitas para siswa SD YPTSS dari dan ke sekolah setiap hariDok. PT Kencana Sawit Indonesia Bus jemputan sekolah yang disediakan oleh PT KSI untuk menunjang mobilitas para siswa SD YPTSS dari dan ke sekolah setiap hari

"Alhamdulillah (jumlah siswa ada) 452 orang. (Mereka adalah) anak pekerja KSI semua. Karena (jumlah) murid banyak, kami bagi menjadi dua shift, pagi dan siang," ujar Giva kepada Kompas.com di halaman SD YPTSS, Solok Selatan, Sumatera Barat.

SD YPTSS memiliki enam kelas dengan total 22 rombongan belajar (rombel). Sebanyak 11 rombel mengikuti pembelajaran pada pagi hari, sedangkan 11 rombel lainnya belajar pada siang hari.

Anak-anak pekerja KSI menjadi prioritas utama untuk bersekolah di SD YPTSS. Dukungan perusahaan juga diberikan dalam pembiayaan pendidikan. Anak-anak karyawan tidak dikenakan biaya sekolah karena seluruh biaya ditanggung perusahaan, kecuali kebutuhan seperti uang jajan dan pakaian.

Baca juga: Perempuan di Balik Aktivitas Lapangan Perkebunan Sawit Solok Selatan

"Kalau untuk biaya, anak-anak tidak ada biaya, semuanya ditanggung perusahaan, kecuali jajan dan pakaian," kata Giva.

Dukungan pendidikan juga diberikan melalui pengadaan buku. Sekolah turut memperoleh dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) atau Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah, termasuk bantuan laptop untuk pembelajaran.

Deretan prestasi dan pengembangan siswa

Aktivitas anak-anak di SD YPTSS tidak berhenti pada kegiatan belajar di dalam kelas. Sejumlah siswa juga mengikuti berbagai perlombaan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Pada 2018, SD YPTSS diundang ke Jakarta untuk mengikuti lomba sekolah sehat dan berhasil meraih juara keempat tingkat nasional.

Di bidang keagamaan, sekolah memiliki program hafalan Al-Qur'an. Giva mengatakan, selama lima tahun berturut-turut siswa SD YPTSS berhasil masuk tiga besar dalam program tersebut di tingkat Kabupaten Solok Selatan.

Pramuka jadi salah satu kegiatan yang diajarkan kepada siswa-siswi SD YPTSS untuk mendukung aspek prestasi dan minat mereka di bidang nonakademik.Dok. PT Kencana Sawit Indonesia Pramuka jadi salah satu kegiatan yang diajarkan kepada siswa-siswi SD YPTSS untuk mendukung aspek prestasi dan minat mereka di bidang nonakademik.

Sementara di bidang akademik dan nonakademik, siswa mengikuti berbagai perlombaan seperti FLSN, O2SN, dan olimpiade hingga tingkat provinsi. Prestasi olahraga juga diraih melalui cabang bulu tangkis dan atletik tingkat Provinsi Sumatera Barat.

"Mudah-mudahan untuk tahun berikutnya kita bisa tembus ke nasional," ujar Giva.

Baca juga: Cerita Satwa Liar yang Menemukan Ruang Hidup di Hutan Konservasi Solok Selatan

Untuk mendukung kegiatan siswa, sekolah memiliki gedung olahraga (GOR) yang dapat digunakan untuk bermain bulu tangkis maupun berbagai kegiatan sekolah, seperti pentas seni dan peringatan hari anak.

Sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa yang berprestasi. Perusahaan menyediakan beasiswa dalam bentuk tabungan bagi siswa yang menempati peringkat tiga besar dengan memenuhi ketentuan nilai yang telah ditetapkan.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kebakaran Hutan Dorong Populasi Gajah Sumatra ke Ambang Kepunahan
Kebakaran Hutan Dorong Populasi Gajah Sumatra ke Ambang Kepunahan
Pemerintah
Petani Hortikultura Skala Kecil Perlu Konsolidasi untuk Perkuat Daya Saing
Petani Hortikultura Skala Kecil Perlu Konsolidasi untuk Perkuat Daya Saing
Pemerintah
PBB: Perang Besar Jadi Ancaman Global Paling Ditakuti Masyarakat Dunia
PBB: Perang Besar Jadi Ancaman Global Paling Ditakuti Masyarakat Dunia
Pemerintah
Laporan Sumber Daya Air Global: Benua di Seluruh Dunia Makin Mengering
Laporan Sumber Daya Air Global: Benua di Seluruh Dunia Makin Mengering
Pemerintah
BRIN Dorong Varietas Tanaman Tahan Banjir, Kekeringan hingga Salinitas
BRIN Dorong Varietas Tanaman Tahan Banjir, Kekeringan hingga Salinitas
LSM/Figur
Perkuat Bisnis, Perusahaan Genjot Pengeluaran untuk Adaptasi Iklim
Perkuat Bisnis, Perusahaan Genjot Pengeluaran untuk Adaptasi Iklim
Pemerintah
Kisah Warga Setu Olah Sampah Organik untuk 'Urban Farming' Tanaman Anggur
Kisah Warga Setu Olah Sampah Organik untuk "Urban Farming" Tanaman Anggur
LSM/Figur
Menjadi Ruang Tumbuh Anak Pekerja, Begini Peran SD YPTSS di Solok Selatan
Menjadi Ruang Tumbuh Anak Pekerja, Begini Peran SD YPTSS di Solok Selatan
Swasta
UNTR Menjaga Asa Anak-anak Pedalaman Kalimantan melalui Pendidikan dan Pemberdayaan
UNTR Menjaga Asa Anak-anak Pedalaman Kalimantan melalui Pendidikan dan Pemberdayaan
Swasta
PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel Sekaligus Dekarbonisasi dengan Energi Bersih
PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel Sekaligus Dekarbonisasi dengan Energi Bersih
BUMN
PLTS Bukan Satu-satunya, UNTR Jawab Tantangan ESG dengan Diversifikasi Bisnis
PLTS Bukan Satu-satunya, UNTR Jawab Tantangan ESG dengan Diversifikasi Bisnis
Swasta
Tantangan Data Cuaca, Negara Miskin Hadapi Akurasi Prediksi yang Rendah
Tantangan Data Cuaca, Negara Miskin Hadapi Akurasi Prediksi yang Rendah
Pemerintah
Studi: Rating ESG Tak Gambarkan Deforestasi Akibat Ulah Perusahaan
Studi: Rating ESG Tak Gambarkan Deforestasi Akibat Ulah Perusahaan
Pemerintah
Jejak Karier Wahidah di Balik Kendali Ekskavator Perkebunan Solok Selatan
Jejak Karier Wahidah di Balik Kendali Ekskavator Perkebunan Solok Selatan
Swasta
Perempuan di Balik Aktivitas Lapangan Perkebunan Sawit Solok Selatan
Perempuan di Balik Aktivitas Lapangan Perkebunan Sawit Solok Selatan
Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau