Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkuat Ekosistem Digital, "Health Innovation Showcase 2026" Pertemukan Inovator dan Investor

Kompas.com, 29 Oktober 2026, 09:31 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com – Transformasi digital sektor kesehatan global dan nasional bergerak cepat seiring tuntutan pemerataan layanan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Di tengah tantangan geografis Indonesia yang luas dan kompleksitas beban penyakit, integrasi teknologi digital dan akal imitasi (AI) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan strategis.

Kendati demikian, adopsi teknologi di sektor medis membawa tanggung jawab moral besar, mengingat komoditas utamanya menyangkut keselamatan nyawa manusia dan kerahasiaan data pribadi pasien yang sangat sensitif.

Untuk menjembatani inovasi agar tidak melompati koridor regulasi dan etika medis, kehadiran ruang uji coba terkendali atau regulatory sandbox menjadi instrumen krusial bagi negara dalam memastikan setiap produk teknologi kesehatan benar-benar siap, teruji klinis, dan aman diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan publik.

Komitmen penguatan ekosistem kesehatan digital berbasis kolaborasi lintas sektor tersebut mengemuka dalam ajang "Health Innovation Showcase 2026" di Jakarta (26/10/2026) yang digelar Kemenkes bersama Pijar Foundation.

Kegiatan ini turut didukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) serta Amazon Web Services (AWS).

Kegiatan yang menjadi puncak rangkaian program Sandbox Kesehatan Kementerian Kesehatan ini mempertemukan regulator, inovator, investor, serta pemangku kepentingan industri kesehatan untuk mendorong akselerasi transformasi digital secara berkelanjutan.

Ruang Uji Coba dan Standar Keamanan Data Kesehatan

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono menyampaikan, sejak diluncurkan pada 2023 Sandbox Kesehatan terus berkembang, tidak hanya sebagai ruang pengujian regulasi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan inovasi teknologi kesehatan.

"Melalui Sandbox Kesehatan, inovator dapat mengembangkan dan menguji solusi dalam lingkungan terkendali dengan pendampingan pemerintah dan para ahli, agar menghasilkan inovasi yang aman, bermanfaat, dan siap dikembangkan lebih lanjut," ujar Dante.

Baca juga: 7 Alat Bantu Kesehatan yang Ditanggung BPJS Kesehatan, Ini Besaran Subsidinya

Dia melanjutkan, "Kepada para inovator, saya berpesan agar terus menjaga kualitas, keamanan, dan perlindungan data pasien. Pada akhirnya, keberhasilan inovasi diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui layanan yang lebih mudah diakses, bermutu, aman, dan efisien." 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menyoroti pentingnya tata kelola data dalam mendukung pengembangan inovasi teknologi kesehatan (ITK). "Pemanfaatan teknologi baru, termasuk AI, di sektor kesehatan harus disertai dengan standar keamanan dan langkah mitigasi risiko yang memadai," ungkapnya.

"Kita berhadapan dengan data kesehatan yang sangat penting dan sensitif, sementara risiko dari penggunaan teknologi ini juga menyangkut keselamatan manusia. Karena itu, Sandbox Kesehatan menjadi ruang penting untuk menguji inovasi agar teknologi yang dikembangkan tidak hanya bermanfaat, tetapi juga aman untuk diterapkan," jelas Nezar.

Sebagai mitra strategis dalam program Sandbox Kesehatan, Pijar Foundation mendukung pengembangan inovasi melalui pendampingan bagi para inovator.

Pendampingan ini mencakup penguatan kelayakan konsep dan teknologi, pengujian fungsional secara terbatas, pemenuhan aspek keamanan, serta penyempurnaan produk dan model bisnis.

Director of Innovation Pijar Foundation, Cynthia Krisanti menyampaikan, besarnya tantangan kesehatan di Indonesia membuka peluang luas untuk menghadirkan solusi kolaboratif.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun, Sasar 700 Desa di 7 Pulau Besar Indonesia
Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun, Sasar 700 Desa di 7 Pulau Besar Indonesia
Desa Sejahtera Astra
Orang Super Kaya Dapat Keuntungan Ganda dari Krisis Iklim
Orang Super Kaya Dapat Keuntungan Ganda dari Krisis Iklim
Pemerintah
WALHI: Karhutla Tak Lepas dari Sistem Ekonomi Ekstraktif
WALHI: Karhutla Tak Lepas dari Sistem Ekonomi Ekstraktif
LSM/Figur
Saat AI Mendorong Kebutuhan Listrik, Mitsubishi Power Bersiap Menjawab Tantangan Baru
Saat AI Mendorong Kebutuhan Listrik, Mitsubishi Power Bersiap Menjawab Tantangan Baru
BrandzView
Perkuat Ekosistem Digital, 'Health Innovation Showcase 2026' Pertemukan Inovator dan Investor
Perkuat Ekosistem Digital, "Health Innovation Showcase 2026" Pertemukan Inovator dan Investor
LSM/Figur
UN ESCAP Dorong Model Kerja Sama Baru Perkuat Transisi Energi di ASEAN
UN ESCAP Dorong Model Kerja Sama Baru Perkuat Transisi Energi di ASEAN
Pemerintah
Hidup di Tepi Danau Toba, Mengapa Petani Samosir Masih Kesulitan Mendapat Air?
Hidup di Tepi Danau Toba, Mengapa Petani Samosir Masih Kesulitan Mendapat Air?
Pemerintah
Aktivitas Pertambangan Ancam Target Konservasi Global 30x30
Aktivitas Pertambangan Ancam Target Konservasi Global 30x30
Pemerintah
Peneliti Soroti Tantangan untuk Kelestarian dan Pasokan Kayu Global
Peneliti Soroti Tantangan untuk Kelestarian dan Pasokan Kayu Global
Pemerintah
Menjaga Keandalan Listrik di Tengah Transisi Energi Indonesia
Menjaga Keandalan Listrik di Tengah Transisi Energi Indonesia
BrandzView
Lonjakan Permintaan Tembaga Akibat EV-Pusat Data di Masa Depan, RI Punya Peluang Besar
Lonjakan Permintaan Tembaga Akibat EV-Pusat Data di Masa Depan, RI Punya Peluang Besar
Pemerintah
Isu Perubahan Iklim Perlu Diintegrasikan ke dalam PAUD Sesuai Tahap Perkembangan Anak
Isu Perubahan Iklim Perlu Diintegrasikan ke dalam PAUD Sesuai Tahap Perkembangan Anak
LSM/Figur
Disinformasi Perubahan Iklim Berpotensi Jadi Ancaman Baru Kesehatan Publik
Disinformasi Perubahan Iklim Berpotensi Jadi Ancaman Baru Kesehatan Publik
Pemerintah
Reaktor Kecil Makin Dilirik, Lebih dari 35 Negara Jajaki Pengembangan Nuklir
Reaktor Kecil Makin Dilirik, Lebih dari 35 Negara Jajaki Pengembangan Nuklir
Pemerintah
Program PLTS 100 GWp Bukan Hanya Soal Membangun Pembangkit Listrik
Program PLTS 100 GWp Bukan Hanya Soal Membangun Pembangkit Listrik
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau