BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Telkom

Terbitkan Sustainability Report 2025, TelkomGroup Perkuat Integrasi ESG dalam Transformasi Bisnis

Kompas.com, 18 Juni 2026, 10:02 WIB
Muhammad Rizqan Alfarisi,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menerbitkan Sustainability Report (SR) 2025 yang memuat berbagai capaian dan strategi keberlanjutan perusahaan di tengah percepatan transformasi digital.

Dokumen tersebut juga menegaskan integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam arah bisnis dan transformasi perseroan.

Laporan tersebut turut memaparkan berbagai langkah TelkomGroup untuk membangun fondasi pertumbuhan berkelanjutan di tengah perkembangan industri digital yang bergerak cepat.

Seiring percepatan transformasi digital, tuntutan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab juga semakin meningkat.

Perusahaan tidak hanya dituntut menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan operasional, memperkuat tata kelola, mengelola dampak lingkungan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui Sustainability Report 2025, TelkomGroup memaparkan sejumlah pencapaian dan inisiatif strategis yang selaras dengan agenda transformasi perusahaan TLKM 30.

Agenda tersebut mencakup peningkatan operational excellence, penyederhanaan portofolio bisnis (business streamlining), monetisasi aset digital, hingga transformasi menuju strategic holding company yang lebih adaptif dan kompetitif.

Vice President Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri mengatakan, keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pertumbuhan perusahaan.

Menurutnya, integrasi ESG ke dalam transformasi bisnis dilakukan untuk memastikan perusahaan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat ketahanan bisnis di tengah perubahan lanskap industri.

“Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital,” ujar Gunawan dalam siaran pers yang diterima Kompas pada Rabu (17/6/2026).

Tiga pilar utama ESG

Dalam Sustainability Report 2025, implementasi ESG TelkomGroup dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business. Ketiganya menjadi landasan perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Melalui pilar Save Our Planet, TelkomGroup memperkuat berbagai inisiatif yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengelolaan emisi, peningkatan efisiensi energi, optimalisasi penggunaan sumber daya, hingga pengembangan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan, termasuk green data center.

Sebagai perusahaan digital telekomunikasi, Telkom menilai kebutuhan energi akan terus meningkat seiring pertumbuhan layanan digital dan teknologi berbasis data.

Oleh karena itu, perseroan berupaya meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung target keberlanjutan nasional maupun global.

Salah satu capaian yang disorot dalam laporan tahun ini adalah peluncuran Climate Transition Plan untuk pertama kalinya.

Inisiatif tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mengintegrasikan pengelolaan risiko iklim ke dalam perencanaan bisnis jangka panjang.

Di sisi sumber daya manusia, pilar Empower Our People difokuskan pada pengembangan talenta sebagai faktor utama keberhasilan transformasi perusahaan.

Hingga 2025, sekitar 21 persen posisi manajerial di TelkomGroup ditempati perempuan. Pada saat yang sama, lebih dari 20,2 persen talenta perusahaan telah masuk kategori digital talent sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri digital masa depan.

Komitmen terhadap pelanggan juga tecermin dari peningkatan Net Promoter Score (NPS) yang memperoleh predikat "Excellent". Capaian itu menunjukkan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang semakin baik.

Sementara itu, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, TelkomGroup terus memperkuat ekosistem digital melalui berbagai program pengembangan usaha.

Sepanjang 2025, sekitar 12,6 persen UMKM binaan berhasil naik kelas dan meningkatkan kemandirian usaha melalui pemanfaatan teknologi digital dan program pendampingan yang berkelanjutan.

Perkuat tata kelola dan infrastruktur digital

Melalui pilar Elevate Our Business, TelkomGroup memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi yang semakin kompleks di era digital.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan pada 2025 adalah pembentukan Direktorat Legal & Compliance.

Kehadiran direktorat tersebut ditujukan untuk memperkuat fungsi kepatuhan dan tata kelola perusahaan, sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan data, dan keamanan informasi yang menjadi aspek krusial dalam industri digital.

Peran sebagai penggerak ekosistem digital nasional terus diperkuat melalui pengembangan berbagai infrastruktur strategis. Pengembangan tersebut mencakup data center, jaringan optik fiber, menara telekomunikasi, hingga konektivitas internasional.

Langkah itu menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan yang terus meningkat terhadap layanan digital, cloud computing, big data, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Penguatan infrastruktur, pengembangan talenta, serta penerapan prinsip ESG tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom dalam menjaga daya saing bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem digital nasional yang terus berkembang.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Pemerintah Dorong Aset Digital Dukung Pembiayaan Berkelanjutan di Sektor Riil
Pemerintah Dorong Aset Digital Dukung Pembiayaan Berkelanjutan di Sektor Riil
Pemerintah
Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Pentingnya Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dan Kelestarian Alam
Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Pentingnya Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dan Kelestarian Alam
BUMN
Biaya Teknologi AI Diperkirakan Terus Membengkak hingga 2027
Biaya Teknologi AI Diperkirakan Terus Membengkak hingga 2027
Pemerintah
Dampak El Nino: Agustus 2026 Jadi Bulan Terpanas dalam Sejarah Bumi
Dampak El Nino: Agustus 2026 Jadi Bulan Terpanas dalam Sejarah Bumi
Pemerintah
Vape Sekali Pakai Bakal Jadi Ancaman Bahaya Lingkungan Baru
Vape Sekali Pakai Bakal Jadi Ancaman Bahaya Lingkungan Baru
Pemerintah
Ancaman 2050: Setengah Penghasilan Keluarga Miskin Habis untuk Makan
Ancaman 2050: Setengah Penghasilan Keluarga Miskin Habis untuk Makan
Pemerintah
Raih 2 TOP GRC Awards 2026, Ethos Dorong Bisnis Berdampak bagi Ekonomi Wilayah
Raih 2 TOP GRC Awards 2026, Ethos Dorong Bisnis Berdampak bagi Ekonomi Wilayah
Swasta
Global Ethics Forum 2026, Menguatkan Etika dalam Pertumbuhan Bisnis
Global Ethics Forum 2026, Menguatkan Etika dalam Pertumbuhan Bisnis
LSM/Figur
Pakar UI: Kebakaran TPA Berulang Tunjukkan Transformasi 'Open Dumping' Belum Efektif
Pakar UI: Kebakaran TPA Berulang Tunjukkan Transformasi "Open Dumping" Belum Efektif
LSM/Figur
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Awal Pembentukan Ekosistem Baru
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Awal Pembentukan Ekosistem Baru
LSM/Figur
Potensi Unik Mikroba Asli Tanah Sulawesi, Bisa Bantu Pulihkan Lahan Bekas Tambang
Potensi Unik Mikroba Asli Tanah Sulawesi, Bisa Bantu Pulihkan Lahan Bekas Tambang
LSM/Figur
SIG Dorong Penggunaan Bahan Bakar Alternatif untuk Tekan Emisi Industri Semen
SIG Dorong Penggunaan Bahan Bakar Alternatif untuk Tekan Emisi Industri Semen
Pemerintah
Rantai Dingin Jadi Kunci Kurangi Ikan Terbuang, Energi Bersih Didorong untuk Dimanfaatkan
Rantai Dingin Jadi Kunci Kurangi Ikan Terbuang, Energi Bersih Didorong untuk Dimanfaatkan
Swasta
Walhi: Berulangnya Kebakaran TPA karena Buruknya Tata Kelola Sampah
Walhi: Berulangnya Kebakaran TPA karena Buruknya Tata Kelola Sampah
LSM/Figur
KLH: Potensi Ekonomi Karbon Bantu Industri Nikel Lakukan Dekarbonisasi
KLH: Potensi Ekonomi Karbon Bantu Industri Nikel Lakukan Dekarbonisasi
Pemerintah
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau