Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menilik Tantangan, Peluang, dan Masa Depan Ketahanan Air Berkelanjutan di Tanah Air

Kompas.com, 27 September 2024, 22:00 WIB
Aningtias Jatmika,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung dua agenda tersebut adalah penyediaan solusi pipa modern,” ujarnya dalam gelaran Indo Water Expo and Forum 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Dades menilai bahwa keandalan pipa dalam sistem penyediaan air minum dan sistem pengelolaan air limbah domestik sangat penting. Pasalnya, pipa yang andal dapat menjamin kualitas air, efisiensi operasional, dan tekanan air yang stabil.

Menjawab tantangan itu, perusahaan terkemuka di bidang solusi perpipaan, Vinilon Group, menghadirkan Pipa Vinilon KRAH.

Produk anyar Vinilon tersebut menghadirkan solusi yang efektif dan ramah lingkungan untuk mengatasi berbagai tantangan dalam pengelolaan air.

Project Sales Director Vinilon Group Edward Pryadi mengatakan, Pipa Vinilon KRAH mempunyai lisensi dari KRAH GmbH Jerman yang memenuhi uji kualitas sesuai standar internasional DIN16961, EN13476, ASTM F894, dan ISO9969.

Pipa itu memiliki dinding berstruktur spiral yang memberikan kekuatan dan daya tahan ekstra hingga 100 tahun.

“Sistem perpipaan Vinilon KRAH merupakan solusi jangka panjang pipa yang ramah lingkungan, kuat, dan ekonomis. Pipa ini bisa diaplikasikan untuk pembangunan infrastruktur modern, mulai dari sistem saluran pembuangan, drainase, pengelolaan air hujan, hingga irigasi,” ucap Edward.

Vinilon Group meluncurkan Pipa Vinilon KRAH pada ajang Indo Water Expo and Forum 2024 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (18/9/2024).KOMPAS.com/Aningtias Jatmika Vinilon Group meluncurkan Pipa Vinilon KRAH pada ajang Indo Water Expo and Forum 2024 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Pipa Vinilon KRAH, lanjutnya, dapat disambung dengan teknik electrofusion yang memenuhi standar Deutscher Verband für Schweißen DVS.

Penyambungan dengan teknik electrofusion juga lebih akurat, cepat, dan mudah, bahkan untuk pipa berdiameter besar. Dengan begitu, keandalan dan umur pakai sistem perpipaan dapat terjamin sampai 100 tahun.

Baca juga: Dorong Infrastuktur Modern, Vinilon Group Luncurkan Pipa KRAH Ramah Lingkungan

Sebagai penyedia solusi perpipaan berkualitas tinggi, Vinilon Group juga dipercaya turut serta membangun proyek air bersih Ibu Kota Nusantara, Kalimantan. Dengan komitmen terhadap keunggulan produknya, Vinilon mendukung pengembangan infrastruktur IKN guna memastikan efisiensi dan ketahanan sistem perpipaan dalam memenuhi kebutuhan kota yang terus berkembang.

Di samping menghadirkan solusi perpipaan modern dan ramah lingkungan, Vinilon Group juga secara konsisten menerapkan praktik industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Berkat komitmen itu, Vinilon Group meraih Sertifikat Green Label Indonesia (GLI) dengan peringkat Gold dari Green Product Council Indonesia.

Tahun ini merupakan pencapaian yang ke-5 berturut-turut, setelah mendapatkan predikat yang sama untuk produk pipa dan sambungan pipa sejak tahun 2020.

Chief Executive Officer (CEO) Vinilon Group Sandy Susanto mengatakan, perolehan sertifikat Green Label Indonesia menjadi bukti nyata komitmen terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan lewat produk-produk ramah lingkungan.

“Semoga upaya dan langkah positif ini dapat memberikan dampak yang baik bagi keberlanjutan di Indonesia, khususnya dalam menjaga ketahanan air nasional,” ujar Sandy.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
PLN Siap Kembangkan Panas Bumi Gunung Ungaran, Kajian Lingkungan dan Sosial Jadi Perhatian
PLN Siap Kembangkan Panas Bumi Gunung Ungaran, Kajian Lingkungan dan Sosial Jadi Perhatian
BUMN
Gelar Rembug Nasional 2026, KTNA Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Pertanian dan Perikanan
Gelar Rembug Nasional 2026, KTNA Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Pertanian dan Perikanan
LSM/Figur
Kenaikan Suhu 1 Derajat Celsius Bisa Pangkas Pendapatan UMKM hingga 14 Persen
Kenaikan Suhu 1 Derajat Celsius Bisa Pangkas Pendapatan UMKM hingga 14 Persen
Pemerintah
Dampak Panas Ekstrem, Sebabkan Kerugian Finansial Dunia Kerja
Dampak Panas Ekstrem, Sebabkan Kerugian Finansial Dunia Kerja
Pemerintah
Bagaimana Negara Cegah Bencana Jadi Krisis Pangan, Analisis Tunjukan
Bagaimana Negara Cegah Bencana Jadi Krisis Pangan, Analisis Tunjukan
Pemerintah
Asap Kebakaran Hutan Terbukti Lebih Toksik dari Polusi Udara Lainnya
Asap Kebakaran Hutan Terbukti Lebih Toksik dari Polusi Udara Lainnya
Pemerintah
Udara Bersih Berdampak Positif pada Perkembangan Anak Usia Dini
Udara Bersih Berdampak Positif pada Perkembangan Anak Usia Dini
Pemerintah
Kebakaran Hutan Dorong Populasi Gajah Sumatra ke Ambang Kepunahan
Kebakaran Hutan Dorong Populasi Gajah Sumatra ke Ambang Kepunahan
Pemerintah
Petani Hortikultura Skala Kecil Perlu Konsolidasi untuk Perkuat Daya Saing
Petani Hortikultura Skala Kecil Perlu Konsolidasi untuk Perkuat Daya Saing
Pemerintah
PBB: Perang Besar Jadi Ancaman Global Paling Ditakuti Masyarakat Dunia
PBB: Perang Besar Jadi Ancaman Global Paling Ditakuti Masyarakat Dunia
Pemerintah
Laporan Sumber Daya Air Global: Benua di Seluruh Dunia Makin Mengering
Laporan Sumber Daya Air Global: Benua di Seluruh Dunia Makin Mengering
Pemerintah
BRIN Dorong Varietas Tanaman Tahan Banjir, Kekeringan hingga Salinitas
BRIN Dorong Varietas Tanaman Tahan Banjir, Kekeringan hingga Salinitas
LSM/Figur
Perkuat Bisnis, Perusahaan Genjot Pengeluaran untuk Adaptasi Iklim
Perkuat Bisnis, Perusahaan Genjot Pengeluaran untuk Adaptasi Iklim
Pemerintah
Kisah Warga Setu Olah Sampah Organik untuk 'Urban Farming' Tanaman Anggur
Kisah Warga Setu Olah Sampah Organik untuk "Urban Farming" Tanaman Anggur
LSM/Figur
Menjadi Ruang Tumbuh Anak Pekerja, Begini Peran SD YPTSS di Solok Selatan
Menjadi Ruang Tumbuh Anak Pekerja, Begini Peran SD YPTSS di Solok Selatan
Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau