"Ini adalah tantangan yang perlu kita atasi bersama-sama, dan kontribusi hewan terhadap karbon hutan tropis menunjukkan bahwa ada manfaat yang saling menguntungkan ketika mendukung keanekaragaman hayati dan memerangi perubahan iklim secara bersamaan," tambahnya.
Lebih lanjut, untuk mendukung hewan penyebar benih, para peneliti mendorong intervensi yang melindungi atau memperbaiki habitat mereka dan mengurangi tekanan pada spesies, mulai dari koridor satwa liar hingga pembatasan perdagangan satwa liar.
Mengembalikan peran ekologis penyebar benih juga dimungkinkan dengan memperkenalkan kembali spesies penyebar benih di tempat mereka telah hilang atau menanam pohon-pohon tertentu yang menarik hewan-hewan tersebut.
"Hutan memberikan subsidi iklim yang sangat besar dengan menyerap sekitar sepertiga dari seluruh emisi karbon manusia. Hutan tropis sejauh ini merupakan penyerap karbon terpenting di dunia, tetapi dalam beberapa dekade terakhir, kemampuannya untuk menyerap karbon telah menurun," tutur César Terrer, rekan penulis studi dalam makalah ini.
Sehingga ketika kita kehilangan hewan, kita kehilangan infrastruktur ekologi yang menjaga hutan tropis kita tetap sehat dan tangguh.
sumber https://phys.org/news/2025-07-animals-boost-tropical-forests-carbon.html
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya