Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ASRI dan WCI Tanamkan Kesadaran Pentingnya Pilah Sampah ke Generasi Muda

Kompas.com, 19 September 2025, 21:00 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Masalah sampah di Indonesia seringkali terasa rumit, namun solusi yang paling efektif sering dimulai dari cara berpikir yang sederhana dan aksi nyata.

Sampah yang kerap dianggap sebagai limbah, sebenarnya menyimpan potensi besar sebagai sumber daya baru—sebuah konsep yang perlu ditanamkan sejak dini.

Di sinilah peran krusial generasi muda sebagai tonggak masa depan, yang tidak hanya membutuhkan kesadaran, tetapi juga panduan untuk mewujudkan ide-ide kreatif mereka.

Baca juga: Menteri LH Sentil Bali-Jakarta: Hutan Gundul, Sampah Menumpuk, Banjir Datang

Namun cara berpikir seperti ini seringkali belum tertanam kuat di benak generasi muda, padahal mereka adalah tonggak penting masa depan.

Sebagai respons terhadap tantangan ini, ASRI—sebuah inisiatif Kompas Gramedia yang didukung oleh Unilever—bergandeng tangan dengan Warriors Clean Up Indonesia (WCI).

Kolaborasi ini berfokus pada menciptakan sebuah gerakan yang memberdayakan generasi muda untuk mengubah cara pandang terhadap sampah dan menjadikannya sebagai bagian dari solusi.

Hal ini diwujudkan melalui program ASRI Goes to School: Jejak Aksi Sobat Pilah yang diawali di SMAN 34 Jakarta, di mana para siswa tidak hanya belajar, tetapi juga bermain dan berideasi.

CEO WCI, Nendy Rahman, menjelaskan bahwa perubahan perilaku membutuhkan proses dan
keteladanan nyata.

"Aksi bersama dalam komunitas membuat dampak terasa lebih besar dan menular. Kami ingin menciptakan ekosistem yang inspiratif, di mana setiap siswa menjadi teladan bagi lingkarnya sendiri," ujar Nendy.

Pendekatan ini disambut baik oleh para siswa. Agar semangat dan ide-ide inovatif ini tidak berhenti di ruang kelas, ASRI juga memperkenalkan platform Lestari Academy yang dapat diakses di lestariacademy.id sebagai kelanjutan dari perjalanan belajar di mana pun dan kapan pun.

Platform ini dirancang sebagai wadah bagi siswa yang dapat mengakses materi interaktif seputar keberlanjutan dengan format singkat dan visual yang relevan bagi Gen Z.

Baca juga: Metana Jadi Berkah, Kisah Suami Istri Balikpapan Hidup dari Sampah

"ASRI ini sangat cocok untuk Gen Z seperti kami. Belajar tentang lingkungan jadi lebih seru dan mudah dipahami," ungkap salah satu siswa kelas 10 SMAN 34 Jakarta, menyoroti bagaimana program ini berhasil mengubah topik yang serius menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Ke depan, ASRI dan WCI akan terus memperkuat jangkauan kolaborasi mereka ke sekolah-sekolah lain, dengan target menciptakan sebuah gerakan nasional yang menginspirasi generasi muda untuk menjadi agen perubahan.

Akademi Sekolah Lestari (ASRI) sendiri merupakan program inisiatif Kompas Gramedia dengan dukungan Unilever untuk mempersiapkan generasi mendatang menghadapi tantangan keberlanjutan.

Melalui platform edukasi berbasis online yang berfokus pada isu lingkungan, ASRI hadir untuk mendukung guru dan siswa dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Program ini juga mencakup berbagai aktivitas, mulai dari roadshow, sosialisasi mini, mentoring, kompetisi, hingga awarding, yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran, pengetahuan, dan aksi nyata di bidang keberlanjutan.

Tentang Warriors Cleanup Indonesia (WCI) Warriors CleanUp Indonesia (WCI) adalah komunitas independen yang bergerak di bidang lingkungan hidup dengan fokus pada edukasi, aksi nyata, dan kolaborasi dalam pengelolaan sampah.

Didirikan oleh sekelompok anak muda peduli lingkungan, WCI konsisten mengadakan kegiatan bersih-bersih, kampanye kesadaran publik, serta program pemberdayaan masyarakat untuk membangun kebiasaan memilah dan mengurangi sampah sejak dini.

Dengan semangat gotong royong, WCI percaya bahwa perubahan kecil dari individu dapat berdampak besar bagi kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Mendesak Dilakukan untuk Mitigasi Krisis Iklim
Pemerintah
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
Akibat El Niño, Pakar IPB Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Komoditas Hingga 2027
LSM/Figur
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 445 Juta
Pemerintah
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Emisi Masa Lalu Bakal Tetap Panaskan Bumi Hingga Puluhan Tahun
Pemerintah
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
BCA Perluas Akses Kesehatan Mata untuk Lebih dari 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Swasta
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Perusahaan Tambang Punya tanggung Jawab Besar terhadap Dekarbonisasi
Pemerintah
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Aturan Offset Emisi Pertanian Hampir Terbit, Pembagian Manfaat untuk Petani Tunggu Juknis
Pemerintah
'Bijak Jajan Cinta Bumi', Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
"Bijak Jajan Cinta Bumi", Menanamkan Budaya Pemilahan Sampah Sejak Dini
Swasta
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN
LSM/Figur
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Pemerintah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
LSM/Figur
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Pemerintah
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
BUMN
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
Pemerintah
BRIN Kembangkan Gasifikasi Sampah untuk Tekan Emisi Metana dan CO2
BRIN Kembangkan Gasifikasi Sampah untuk Tekan Emisi Metana dan CO2
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau