Mereka mengubah namanya menjadi Hari Bumi yang menginspirasi 20 juta warga Amerika pada saat itu untuk turun ke jalan, taman, dan auditorium berdemonstrasi menentang dampak 150 tahun pembangunan industri.
Pada akhir tahun 1970, Hari Bumi pertama mengarah pada pembentukan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat dan pengesahan undang-undang lingkungan pertama sejenisnya, termasuk Undang-Undang Pendidikan Lingkungan Nasional, Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Undang-Undang Udara Bersih. Dua tahun kemudian, kongres mengesahkan Undang-Undang Air Bersih.
Seiring berjalannya waktu, PBB menggelar kesepakatan iklim dalam sejarah, Perjanjian Paris atau Paris Agreement yang bertepatan dengan Hari Bumi.
Pada hari itu, 175 negara termasuk Indonesia menandatangani perjanjian tersebut dalam satu hari, menjadikannya penandatanganan perjanjian internasional terbesar dalam sejarah pada hari pertama.
Perjanjian Paris bertujuan menahan kenaikan suhu rata-rata global di bawah 2 derajat celsius dan berupaya membatasi kenaikan suhu hingga 1,5 derajat celsius di atas tingkat pra-industri.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya