Mirza melanjutkan, pembelajaran berkelanjutan menjadi bekal penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu menjaga keberlanjutan industri kopi.
"Kualitas secangkir kopi tidak hanya ditentukan oleh produknya, tetapi juga oleh pemahaman setiap orang terhadap perannya dalam ekosistem kopi," ujarnya.
Perjalanan Seina menjadi salah satu contoh proses tersebut. Ia memulai karier bersama Starbucks pada 2023 di Bali Discovery Mall. Rasa penasaran terhadap kopi membawanya meraih sertifikasi Coffee Master, mengikuti Coffee Storytelling Competition, bergabung di Starbucks Reserve Dewata, hingga dipercaya menjadi Coffee Specialist di Coffee Experience Center.
Selama proses itu, Seina menyadari bahwa menjadi barista bukan hanya soal mengoperasikan mesin espresso atau menghasilkan latte art yang rapi.
"Kami tidak hanya deliver coffee, tetapi juga deliver experience. Itu yang kami sebut sebagai Starbucks Experience," katanya.
Menurut Seina, setiap cangkir kopi membawa hasil kerja panjang banyak orang. Mulai dari petani yang menanam kopi, pengolah, penyangrai, hingga akhirnya berada di tangan barista.
"Kalau kami membuat espresso yang kurang baik, perjuangan orang-orang sebelumnya juga tidak tersampaikan dengan baik," ujarnya.
Pandangan itulah yang membuat Seina menilai bahwa kemampuan bercerita sama pentingnya dengan kemampuan menyeduh kopi.
Melalui cerita, pelanggan tidak hanya mengenal rasa kopi, tetapi juga memahami perjalanan panjang di balik setiap cangkir yang mereka nikmati.
Bagi Seina, gelar juara tidak hanya menjadi pencapaian personal. Selama kompetisi nasional, ia bertemu dengan delapan finalis lain dari berbagai daerah, mulai dari Batam, Surabaya, Yogyakarta, Bali, hingga Jakarta. Mereka membawa pengalaman, karakter, dan cara bercerita yang berbeda.
Pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa kecintaan terhadap kopi dapat tumbuh dari banyak perjalanan.
Seina berharap, Starbucks Barista Championship dapat mendorong barista lain untuk semakin penasaran terhadap kopi Indonesia, berani menunjukkan kreativitas, dan memanfaatkan berbagai ruang belajar yang tersedia.
Kemenangan di Starbucks Barista Championship 2026 menjadi awal perjalanan baru bagi Seina. Ia akan mewakili Indonesia pada Starbucks Barista Championship tingkat Asia-Pasifik yang dijadwalkan berlangsung di Manila, Filipina, Selasa (29/9/2026) hingga Sabtu (3/10/2026).
Senior Manager Coffee Partner Engagement Starbucks Indonesia yang juga Ketua Dewan Juri Starbucks Barista Championship 2026 Felicia Andrean mengatakan, Starbucks akan mendampingi Seina melalui latihan intensif untuk mempersiapkan kompetisi tersebut.
“Targetnya selalu juara,” ujar Felicia kepada Kompas.com.
Baca juga: Starbucks Catat Rekor MURI dan Rayakan Bulan Kopi Internasional dengan Kompetisi Latte Art
Meski tidak akan mudah, menurut Felicia, Indonesia memiliki kekuatan tersendiri karena merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia dengan keragaman karakter rasa yang dapat diterjemahkan menjadi cerita yang kuat.
Persiapan menuju Manila, kata dia, tidak semata-mata hanya untuk mengejar gelar juara. Lebih dari itu, kesempatan tersebut menjadi panggung untuk memperkenalkan talenta barista Indonesia serta kekayaan kopi Nusantara kepada dunia.
Bagi Daryanto, upaya seperti itu menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan industri kopi Indonesia.
Sebab, masa depan kopi tidak hanya bergantung pada kualitas biji kopi yang dihasilkan petani, tetapi juga pada kelahiran generasi baru yang mampu memahami, merawat, dan menceritakan perjalanan panjang di balik setiap cangkir kopi.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya