Mobil hibrida juga terus menunjukkan kinerja yang kuat. Sebaliknya, perdagangan produk energi surya dan angin justru mengalami penurunan, sedangkan perdagangan bahan bakar fosil tetap tumbuh positif karena harga yang mahal.
Di sektor manufaktur secara umum, perdagangan mesin listrik naik 13 persen, mesin industri 8 persen, dan logam dasar lainnya 13 persen. Sementara itu, perdagangan produk kimia serta besi dan baja mengalami penurunan. Sektor mineral secara keseluruhan tumbuh 22 persen, didorong oleh tingginya permintaan dan harga yang mahal.
Baca juga: AI Bisa Modernisasi Perdagangan Asia-Pasifik, Tapi Adopsi Belum Merata
UNCTAD menyatakan bahwa perkiraan ekonomi jangka pendek masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan politik dunia.
Hal ini terutama dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah, risiko ancaman pelayaran di Selat Hormuz, serta perpecahan kerja sama ekonomi antarnegara.
Faktor-faktor tersebut diperkirakan akan membuat bengkak biaya perdagangan, mengganggu pengiriman barang, dan membuat pertumbuhan perdagangan tidak merata di berbagai wilayah dan sektor.
Laporan tersebut juga mencatat utang negara yang tinggi, keterbatasan anggaran pemerintah, ketidakpastian kebijakan suku bunga, pembatasan ekspor, serta aturan industri sebagai hal-hal yang dapat memengaruhi perdagangan global dalam beberapa bulan ke depan.
Di sisi lain, UNCTAD menyebutkan bahwa investasi pada jaringan pasokan yang kuat, pertumbuhan industri digital dan ramah lingkungan, serta lahirnya pusat-pusat manufaktur dan logistik baru dapat menciptakan peluang perdagangan yang baru.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya